Curhat Bidan
curhat bidan
curhat bidan

Cara Menjadi Orang Tua Tegas Tanpa Membentak Anak

Ketika anak melakukan sebuah kesalahan, bunda atau ayah mungkin selalu mudah marah dan membentak mereka, bahkan di hadapan teman-temannya sekalipun. Padahal apa yang dilakukan orang tua yang terbiasa tegas dengan cara kasar justru akan membuat anak tertekan, atau justru berbalik menjadi seorang pembangkang di suatu saat ini. Jika bunda atau ayah merasa kesulitan untuk menghindari kebiasaan membentak tersebut, bidan online kini memiliki cara terbaik untuk membantu anda agar bisa tegas pada anak tanpa harus kasar atau memberikan bentakan.

Cara Menjadi Orang Tua Tegas Tanpa Membentak Anak



Mengubah cara pandang

Hal utama yang diperlukan adalah dengan mengubah cara pandang dan melihat siapa ia seutuhnya. Jika ia masih kecil, apakah pantas jika kita berbicara dan berperilaku sekasar itu kepada anak yang masih ingin tahu bagaimana dunia ini sebenarnya. Mereka yang masih belum tahu tentang perbuatan mereka yang ternyata bisa menimbulkan gangguan atau pengaruh buruk bagi orang lain, dan mereka yang masih belum mengerti apa yang dimaksud dengan sabar dalam setiap keadaan.

Jika anak anda saat ini sudah remaja, kemungkinan besar ia bertingkah seperti dengan sebab tertentu, yang biasanya karena hanya ingin diperhatikan lebih oleh orang tua, atau memiliki keinginan tak biasa yang ingin diwujudkan. Jika anda tahu apa alasan mereka berbuat hal yang menjengkelkan, cobalah untuk mencari solusinya dengan tepat.

Menjauhkan diri anda dari masalah, sebentar saja

Ketika masalah pada anak muncul, cobalah untuk bekerja sama dengan pasangan dan mengambil alih posisi anda saat itu dengan cara keluar ruangan sebentar saja. Keluar ruangan bukan berarti anda lari dari masalah, namun justru cara ini sedikitnya bisa meredupkan amarah dalam hati saat itu. Dengan cara ini pula masalah akan bisa terselesaikan dengan baik tanpa teriakan atau makian.

Jangan memendam apa yang anda rasakan


Ketika anda merasa kesal atau marah pada anak, anda berhak mengungkapkan bahwa anda sekarang ini marah dengan mereka. Dengan cara ini, anak akan sadar akan perbuatannya yang bisa membuat anda marah. Dan kemungkinan, ia tak akan mengulangi kesalahan tersebut untuk kedua kalinya.

Menetapkan batas kemarahan

Walaupun ada kalanya anda bisa marah, namun amarah tersebut harus memiliki batasan tertentu agar tak berkepanjangan dan membuat anak justru takut dengan anda. Sebaiknya, anda melakukan kegiatan tertentu setelah marah tanpa mengatakan apapun. Kemudian selang beberapa waktu, katakan bahwa anda telah lelah untuk marah. Meskipun sang anak merasa tak terima anda marahi, namun ia justru akan mudah memaafkan anda pula dan merasa bahwa semua itu adalah kesalahannya sendiri.

Bayangkan jika ada yang melihat anda membentak anak

Ketika anda memiliki pengalaman melihat anak yang dibentak-bentak orang tua mereka di depan umum, mungkin saat itu pula anda merasa iba atau kasihan pada sang anak. Bagaimana jika kejadian ini menimpa anda ? anda akan merasa malu dan banyak dibenci oleh orang lain. Begitu juga anak anda yang akan merasa malu dibentak di hadapan teman-temannya saat itu. Untuk itu, pikirkan dengan baik sebelum membentak anak.

Membantu anak menjelaskan perasaan mereka

Ketika anak berperilaku tidak baik, pastikan jika anda juga tahu alasan mengapa ia berbuat demikian. Jangan sampai anda sudah membentaknya habis-habisan, namun pada kenyataannya, sumber dari masalah tersebut bukan berasal dari ia sendiri. Walaupun ia hanya membela diri dari masalahnya, namun dengan cara yang salah, jelaskan padanya jika tak perlu membalas perbuatan yang tidak baik dengan hal yang tidak baik pula.

Mencari benda yang bisa mengatasi amarah

Jika anda memiliki hobi melukis, anda bisa tuangkan perasaan anda saat itu melalui lukisan tanpa harus membentak anak. Cara ini juga dipercaya efektif dalam meredam amarah anda di waktu tersebut.

Cobalah untuk mengajaknya bermain

Mungkin sedikit dari anda yang bisa melakukan ini, mengajak anak bermain ketika anda mulai ingin marah akibat perilakunya. Memang bukan hal mudah, namun jika anda mencoba dan membiasakannya, nantinya anda bisa merasakan kenyamanan dan ketenangan.

Dekatkan diri kepada Tuhan

Sebagai manusia yang taat beragama, sudah seharusnya anda menyerahkan semua yang sudah anda lakukan kepada Yang Maha Kuasa. Dengan lebih  mendekatkan diri kepada-Nya, niscaya hati anda akan lebih tenang walaupun masalah pada anak akan datang silih berganti.

Dengan Cara Menjadi Orang Tua Tegas Tanpa Membentak Anak di atas, anda bisa menjadi orang tua yang lebih baik, dan anak pun bisa menjadi generasi yang berbakti dan patuh pada perintah orang tua.

By - Parenting Selasa, 27 September 2016 13:26:53

Anda harus menjadi member untuk memberikan komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar

Diskusi Terkait
Tambah Pertanyaan


  • Tips bagi ibu menyusui yang berpuasa

    1 Balasan

    Parenting

    Selamat pagi bu, saya mau konsultasi nih saat ini anak saya baru saja menginjak usia 6 bulan dan saya sudah berniat mau puasa. Apakah ada dampaknya jika saya puasa sama…

  • Membiasakan Anak Bersikap Sopan pada Orang Lain

    1 Balasan

    Parenting

    Pagi Bu Bidan saya mau tanya bagaimana cara mengajarkan anak untuk bisa sopan pada orang lain ? baik itu pada orang tua, teman sebayanya atau pada anak yang lebih kecil…

  • Makanan Pendamping ASI

    1 Balasan

    Parenting

    Selamat sore, saya mau tanya bu bidan. Apa yang bisa menjadi menu paling tepat sebagai makanan pengganti ASI untuk si kecil ? Mohon dijawab, Terimakasih

  • Kegemukan pada Anak

    1 Balasan

    Parenting

    Selamat siang bu bidan, saya mau tanya. Bagaimana caranya mengatasi kegemukan anak di usia sekolah dasar tanpa mengurangi asupan gizi yang ia perlukan di usianya saat ini ? Mohon dijawab…

  • Belum Haid Setelah Melakukan Kuret

    1 Balasan

    Parenting

    Selamat sore bu bidan, saya merasa khawatir dan tidak tau kenapa akhir akhir ini haid saya tak kunjung datang juga. Semenjak saya melakukan kuret terhitung sekitar 5 bulan saya belum…


Parenting
Parenting
Tahapan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 0-15 Bulan

Tahapan perkembangan motorik kasar anak…

Parenting
Macam-Macam Imunisasi untuk Anak Di Bawah 1 Tahun

Pemberian imunisasi sudah jadi kewajiban…

Tanya Bidan
Top