Curhat Bidan
curhat bidan
curhat bidan

Kenali dan Waspadai Terhadap Kondisi Bayi Kuning

www.curhatbidan.com - Sebagai orang tua tentu saja sangat khawatir jika sang buah hati yang baru saja lahir memiliki suatu masalah pada kesehatannya, dan salah satu yang sering terjadi yaitu masalah bayi kuning setelah lahir. Namun sebaiknya jangan panik dulu, karena masalah kuning pada bayi mempunyai 2 macam, yaitu kuning normal dan karena memang adanya penyakit.


Penyakit kuning merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh adanya penimbunan bilirubin yang ada pada dalam darah bayi yang baru lahir. Bilirubin merupakan suatu komponen yang terdapat pada sel darah. Untuk penyakit kuning yang normal merupakan penyakit yang wajar bagi bayi baru lahir, dan hanya akan muncul selama 2 hari saja. Tetapi jika sudah parah maka bisa muncul selama seminggu setelah bayu dilahirkan.

Lalu kenapa bisa terjadi kuning pada bayi? Apa penyebabnya?

Penyebab dari bayi kuning bersifat fisologis atau normal, namun ada juga yang disebabkan oleh hal yang tidak normal. Jika bayi yang dilahirkan secara prematur, maka akan beresiko terkena penyakit kuning lebih dari 50%, sementara pada bayi yang dilahirkan secara normal maka memiliki resiko terkena penyakit kuning sebesar 50%. Kenapa? Karena pada bayi prematur memiliki organ yang belum bisa berkembang dengan cara sempurna terutama pada organ hatinya.

Berikut penyebab penyakit kuning :

1. Pigmen Kuning

Pigmen atau dalam dunia medis disebut dengan Bilirubin merupakan penyebab utama dari penyakit kuning pada bayi, karena kondisi darah yang meningkat sehingga bayi bisa memiliki kulit berwarna kuning. Hal ini terjadi karena adanya pecahan sel-sel darah merah yang terdapat pada tubuh bayi pada waktu lahir. Dengan dalam jangka waktu tertentu, maka sel darah merah akan terjadi penguraian menjadi bilirubin.

Dalam kondisi yang normal, organ yang berfungsi untuk menguraikan bilirubin yaitu organ hati. Dan setelah diuraikan maka akan dibuang melalui BAB. Saat bayi dilahirkan maka perkembangan organ hatinya masih belum bisa berkembang secara sempurna sehingga tidak akan menjalankan fungsi dengan baik, yang akan ada penumpukan bilirubin dalam tubuh bayi dan penumpukan tersebut akan membuat bayi menjadi kuning.

2. Infeksi

Adanya suatu infeksi dalam tubuh maka akan menyebabkan bayi yang baru lahir terkena penumpukan bilirubin. Dan penumpukan tersebut sangat berbahaya bagi bayi saat dilahirkan.

3. Darah Yang Tidak Cocok

Darah yang tidak cocok juga menyebabkan bayi kuning. Dari ketidakcocokan darah ibu dan juga bayinya akan memicu pembentukan bilirubin yang berlebih oleh darah atau juga tergantung pada pengeluaran bilirubin denga melalui BAB.

4. Organ Hati Belum Matang

Organ hati yang belum matang menjadi pemicu bayi kuning. Oleh karena itu penyakit kuning sering dikaitkan dengan hati. Pada orang dewasa juga memiliki sakit kuning yang identik dengan penyakit hati atau liver, sedangkan pada bayi yang memiliki penyakit kuning hanya dikaitkan dengan organ hati yang belum matang saja. Fungsi hati dalam tubuh bayi yaitu sebagai pengurai bilirubin yang kemudian dikeluarkan menjadi BAB. Pada organ hati yang belum matang maka akan terjadi penumpukan bilirubin sehingga bayi akan berwarna kuning.

5. Kurang Asupan Enzim G6PD

Enzim G6PD (Glukosa 6 Phospate Dehidrogenase) terdapat pada aliran darah merah yang memiliki fungsi untuk mencegah kerusakan sel-sel darah merah dalam tubuh. Dan hal inilah pada saat ibu hamil harus dicukupi kandungan gizinya selama masa kehamilan berlangsung.

Cara Mengatasi Bayi Kuning

Selain melakukan penanganan medis dengan fototerapi, hal yang bisa dilakukan untuk mencegah kenaikan bilirubin yaitu dengan memberikan asupan yang cukup. Karena asupan tersebut akan membantu bayi untuk mengeluarkan bilirubin pada tubuhnya. Dengan memberikan ASI sebanyak 8 sampai 12 kali dalam 24 jam, atau jika memberikan dengan susu formula harus dipastikan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, dan biasanya pemberian susu formula sekitar 6 sampai 10 botol dalam 24 jam.

Selalu cek kondisi pada bagian putih bola matanya atau kulitnya untuk melihat apakah kondisinya sudah kembali normal atau malah bertambah parah. Dan perlu diketahui juga, hindari dengan mengatasi bayi kuning dengan cara dijemur di matahari.

By Lia Amalia - Bayi Jum'at, 24 Februari 2017 11:38:28

Anda harus menjadi member untuk memberikan komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar

Diskusi Terkait
Tambah Pertanyaan


  • Pemberian Susu Formula

    1 Balasan

    Bayi

    Halo Bu Bidan, saya mau tanya, apakah tidak apa-apa jika bayi diberi susu formula untuk beberapa hari saja ? Apa ada efek sampingnya ?

  • Perbedaan diare akibat alergi makanan dan akibat bakteri pada bayi

    1 Balasan

    Bayi

    Selamat siang bu bidan saya mau tanya apa sih yang membedakan diare pada bayi akibat alergi makanan dan akibat bakteri. Soalnya saya bingung bayi saya diare dan entah penyebabnya dari…

  • Bayi Mandi Air Dingin

    1 Balasan

    Bayi

    Halo Bu Bidan, saya mau bertanya, bolehkah bayi mandi dengan air dingin ? Sejak umur berapa bayi boleh dimandikan dengan air dingin ?

  • Bayi Usia 1 Bulan Terkena Pilek

    1 Balasan

    Bayi

    Siang dok. Saya Shelly. Anak saya yang berusia 1 bulan terkena pilek tapi tidak panas. Ada batuk sedikit jika sedang menyusui saja. Bagaimana cara menanganinya ? Apa perlu saya periksakan…

  • Frekuensi BAB Pada Bayi

    1 Balasan

    Bayi

    Siang Bu Bidan, saya mau tanya, pada bayi usia 7 bulan berapa kali frekuensi BAB yang normal ?


Bayi
Ketahui 9 Manfaat ASI Untuk Bayi Baru Lahir

ASI merupakan makanan utama bayi…

Bayi
Tahapan Tumbuh Kembang Bayi Sesuai Usia

Mengikuti tumbuh kembang bayi merupakan…

Tanya Bidan

Terima kasih atas kunjungannya

Jika bermanfaat, bantu kami untuk share informasinya

Dan

Ikuti Update Terbaru Kami Di :

Top