Curhat Bidan
curhat bidan
curhat bidan

Aktif Melakukan Hubungan Seksual dengan Kontrasepsi Tanpa Alat


Banyak pasangan usia subur yang aktif melakukan hubungan seksual namun memiliki resiko kesehatan dalam menggunakan alat kontrasepsi atau memiliki beberapa kendala seperti sering lupa meminum pil KB setiap harinya, malas untuk melakukan suntik KB secara rutin ke Bidan atau Dokter, alergi dalam pemakaian kondom atau takut untuk pemasangan implan dan IUD.
A. Pengertian Kontrasepsi
Kontrasepsi berasal dari kata Kontra berarti mencegah atau melawan, sedangkan konsepsi adalah pertemuan antara sel telur yang matang dengan sel sperma yang mengakibatkan kehamilan. Maksud dari kontrasepsi adalah suatu cara atau metode yang bertujuan untuk mencegah pembuahan sehingga tidak terjadi kehamilan.

B. Cara kerja Kontrasepsi
a) Mencegah  tidak terjadi ovulasi
b) Melumpuhkan sperma.
c) Menghalangi pertemuan sel telur dengan sperma.

C. Metode Kontrasepsi tanpa alat
1. Metode Kalender 
1). Definisi
Metode kalender atau pantang berkala adalah cara atau metode kontrasepsi sederhana yang dilakukan oleh pasangan suami istri dengan tidak melakukan senggama atau hubungan seksual pada masa subur.

2). Bagaimana memulai metode Kalender?
Sebelum menggunakan metode kalender, terlebih dahulu  harus menghitung siklus menstruasi. Tujuannya agar mengetahui apakah siklus menstruasi teratur atau tidak.
a. Catat siklus menstruasi selama enam bulan berturut-turut.
b. Perhitungan di mulai dari awal keluarnya menstruasi.
c. Catat dari hari pertama keluarnya menstruasi hingga di bulan berikutnya saat menstruasi datang kembali.
d.Jumlahkan hari pertama haid hingga bertemu ke haid pertama berikutnya.
e. Siklus menstruasi yang normal berlangsung antara 21 sampai 35 hari.
f. Setelah menghitung siklus menstruasi dan telah mengetahui siklus menstruasi maka barulah dapat mencari tahu waktu yang sebaiknya tidak melakukan hubungan suami istri.

3). Cara Menggunakan Metode kalender pada Menstruasi Teratur
Untuk menggunakan metode kalender, maka pasangan suami istri harus berhubungan saat istri tidak mengalami masa subur. Sebagai contoh untuk memudahkan, jika siklus menstruasi 28 hari maka masa subur terdapat pada hari ke 11-17. Maka pantang untuk melakukan hubungan seksual. Jika siklus menstruasi 30 hari maka masa subur terdapat pada hari ke 12-18. Maka pantang melakukan hubungan seksual.
Rumusnya jika siklus menstruasi 28 hari maka di bagi 2 hasilnya 14, masa subur berarti 3 hari sebelum dan sesudah hari ke 14. Jika ingin melakukannya tentu harus menggunakan kontrasepsi tambahan, misalnya kondom atau dengan senggama terputus. Pilihan lainnya menunggu sampai masa subur selesai.
Contoh:
Jika haid tanggal 11 januari 2018, maka hari ke 11 dihitung dari hari haid pertama adalah tanggal 21 januari 2017 – 27 Januari 2018 pantang melakukan hubungan seksual.

4). Metode Kalender pada Menstruasi Tidak Teratur
Cara tepat menjalani  metode kalender pada wanita dengan siklus menstruasi yang tidak teratur yaitu dengan mengurangi siklus menstruasi. Pada siklus menstruasi yang terpendek dikurangi 18. Sedangkan, pada  siklus menstruasi terpanjang dikurangi 11. 
Sebagai contoh : Seorang wanita memiliki siklus terpanjang adalah 30 hari, sedangkan siklus terpendeknya adalah 21 hari. Maka siklus terpendeknya dikurangi 18  (28 hari – 18 =  10). Lalu  siklus terpanjang dikuragi 11 (30 hari -11=  19 ). Jadi kesimpulannya, dapat melakukan hubungan hubungan seksual di luar hari ke 10 sampai ke 19 dari pertama haid.  Dikarenakan pada ke 10 sampai ke 19 dari petama haid adalah masa subur. Apabila ingin melakukan senggama, maka harus menggunakan kontrasepsi tambahan, misalnya kondom atau dengan cara senggama terputus.

B. Metode Suhu Basal 
1. Definisi
Suatu metode yang dilakukan dengan mengukur suhu tubuh untuk menentukan masa ovulasi. Suhu tubuh terjadi peningkatan sedikitnya 0,4oF (0,2-0,5 oC).

2. Cara mengukur suhu basal tubuh 
Hal yang pertama kali Anda harus lakukan saat terbangun dari tidur adalah mengukur suhu basal tubuh dalam posisi masih terbaring, sebelum bergerak, meregangkan tubuh, atau bahkan berbicara. Tujuannya adalah mendapatkan hasil pengukuran yang akurat selama tubuh Anda masih beristirahat. Untuk mempermudah pengukuran suhu di pagi hari, letakkan termometer di meja samping tempat tidur sehingga mudah dijangkau saat Anda terbangun di pagi hari.  Segera lakukan pengukuran suhu saat Anda terbangun, di waktu/jam yang sama setiap hari.  

Segera catat hasil pengukuran suhu basal tubuh. Untuk dapat memantaunya secara efektif. Buatlah catatan dalam buku atau masukkan dalam aplikasi ponsel. Pastikan untuk menandai hari dalam siklus (tanggal dan bulannya) dalam sumbu horizontal. Sementara itu, tandai sumbu vertikalnya dengan rentang suhu basal tubuh, yaitu 36,1°C hingga 37,2°C. Sebelum ovulasi (masa subur), suhu basal tubuh wanita berkisar antara 36,1°C dan 36,3°C. Setelah ovulasi, suhu tersebut biasanya meningkat menjadi 36,4°C hingga 37°C.

 
C. Metode Lendir Cervic (Metode Ovulasi Billings/MOB)
Metode kontrasepsi dengan menghubungkan pengawasan terhadap perubahan lendir serviks wanita yang dapat di deteksi di vulva. Metode ovulasi didasarkan pada pengenalan terhadap perubahan lendir serviks selama siklus menstruasi. Pola yang diidentifikasi menunjukkan bahwa individu wanita dapat memperkirakan masa ovulasi dengan cukup akurat tanpa harus memperhatikan perubahan suhu basal tubuh.Perubahan pola tersebut antara lain :
a. Hari-hari kering :
Setelah darah haid bersih,kebanyakan wanita mempunyai selama beberapa hari tidak terlihat adanya lendir dan daerah vagina terasa kering

b. Hari-hari subur :
Ketika terobservasi adanya lendir sebelum ovulasi, ibu dianggap subur ketika terlihat adanya lendir yang bening, licin, encer atau sedikit kental dan lengket.. Jika terdapat lendir seperti ini maka pantang melakukan hubungan seksual, jika ingin menunda kehamilan.

c. Hari Puncak :
Adalah hari terakhir adanya lendir licin,mulur dan ada perasaan basah. Kenali masa subur dengan memantau lendir yang keluar dari vagina, pengamatan dilakukan sepanjang hari  dan ambil kesimpulan pada malam hari. Periksa lendir dengan jari tangan atau tisu di luar vagina dan perhatikan perubahan perasaan kering/basah. Tidak dianjurkan untuk periksa ke dalam vagina.
D. Coitus Interuptus atau Senggama Terputus
Coitus interuptus atau senggama terputus adalah metode keluarga berencana alamiah, pria mengeluarkan alat kelaminnya (penis) dari vagina sebelum mencapai ejakulasi.
Alat kelamin (penis) dikeluarkan sebelum ejakulasi sehingga sperma tidak masuk ke dalam vagina, maka tidak ada pertemuan antara sperma dan ovum, dan kehamilan dapat dicegah. 

By Citra Dewi Amd.Keb - kesehatan reproduksi Kamis, 01 Februari 2018 12:08:26

Anda harus menjadi member untuk memberikan komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar

Diskusi Terkait
Tambah Pertanyaan


  • kebidanan

    1 Balasan

    kesehatan reproduksi

    Bu bidan saya kemarin menikah dan melakukan hub intim bersama suami saya tapi ga keluar darah. Katanya kalo ga keluar darah saat malam pertama ga perawan. Mohon penjelasanya


kesehatan reproduksi
Dampak Video Porno dalam Sensitivitas Kegiatan Seksual

Dengan berulang kali menonton video…

kesehatan reproduksi
Kembalikan Gairah Seks Setelah Menopause

Pada masa menaupose, aktifitas seksual…

kesehatan reproduksi
Akibat Legalnya Homoseksual

Beberapa negara khususnya negara maju…

Tanya Bidan
Top