Curhat Bidan
curhat bidan
curhat bidan

Risiko Sepsis pada Ibu dan Bayi Baru Lahir

Sepsis merupakan respon tubuh terhadap infeksi yang menyebar melalui darah dan jaringan lain. Sepsis pada bayi baru lahir, 5 kali lebih sering terjadi pada  berat badan yang  kurang dari 2,5 kg. Sebagian besar sepsis mulai timbul dalam waktu 72 jam setelah lahir (3hari).

Bayi baru lahir sangat rentan terkena sepsis karena respon imun yang belum sempurna sehingga bakteri, virus dan parasit mudah masuk ke dalam tubuh bayi. Hal ini bisa dicegah dengan pemberian ASI segera setelah bayi lahir, biasanya saat IMD (Inisiasi Menyusu Dini). Pengeluaran ASI pertama disebut dengan kolostrum. Kolostrum ini mengandung Antibodi yang sangat efektif untuk melawan bakteri, virus dan parasit.

 

Faktor Penyebab Sepsis

Faktor Ibu

1.    Status sosial-ekonomi ibu, ras, dan latar belakang. Ibu yang berstatus sosial ekonomi rendah biasanya nutrisinya tidak terpenuhi dan tempat tinggalnya padat dan kurang higienis sehingga bayi mudah mengalami infeksi

2.    Status paritas (wanita memiliki anak lebih dari 3) dan umur ibu (kurang dari 20 tahun atua lebih dari 35 tahun)

3.    Kurangnya perawatan pada saat kehamilan.

4.    Ketuban pecah dini (KPD)

5.    Proses persalinan tidak dilakukan di tenaga medis


Faktor Bayi Baru Lahir

a)    Prematurius (berat badan bayi kurang dari 2500 gram), merupakan faktor resiko utama untuk sepsis bayi baru lahir. Umumnya imunitas bayi kurang bulan lebih rendah dari pada bayi cukup bulan. Transpor imunuglobulin melalui plasenta terjadi pada paruh terakhir trimester ketiga. Jika bayi lahir prematur maka menyebabkan hipigamaglobulinemia (gangguan kekebalan tubuh) berat dan melemahkan pertahanan kulit.

b)    Laki-laki 

     Kejaian sepsis pada bayi laki-laki empat kali lebih besar dari pada bayi perempuan.

 

Cara Mikroorganisme Mencapai Bayi    

Mikroorganisme atau kuman penyebab infeksi dapat mencapai neonatus melalui beberapa cara, yaitu :

1.            Pada masa sebelum lahir.

Pada masa sebelum lahir kuman dari ibu setelah melewati plasenta dan umbilikus masuk dalam tubuh bayi melalui sirkulasi darah janin. Bakteri yang dapat melalui jalur ini, antara lain malaria, sipilis, dan toksoplasma.

2.            Pada masa persalinan.

Infeksi saat persalinan terjadi karena yang ada pada vagina dan serviks naik mencapai  selaput ketuban. Akibatnya terjadi infeksi, selanjutnya kuman masuk melalui tali pusat  lalu masuk dalam tubuh bayi. 

3.            Infeksi sesudah persalinan.

Infeksi yang terjadi sesudah kelahiran umumnya terjadi akibat infeksi dari lingkungan di luar rahim misalkan tidak bersalin di tenaga kesehatan sehingga alat-alat tidak steril atau melalui  botol minuman/dot.

 

 Tanda dan Gejala Infeksi Sepsis

·           Bayi tampak lesu

·           tidak kuat menghisap

·           denyut jantung lambat dan suhu tubuhnya turun-naik

·           gangguan pernafasan

·          kejang

·           jaundice (sakit kuning)

·           muntah

·           diare

·           perut kembung

 

Komplikasi Sepsis pada Ibu

a)    Kelainan bawaan jantung,paru,dan organ-organ yang lainnya

b)    Sepsis berat : sepsis disertai hipotensi dan disfungsi organ tunggal

c)    Syok sepsis : sepsis berat disertai hipotensi (tekanan darah rendah)

d)    Sindroma disfungsi multiorgan (MODS)

e)    Perdarahan

f)     Demam yang terjadi pada ibu

g)    Infeksi pada uterus (rahim) atau plasenta

h)   Ketuban pecah dini (sebelum 37 minggu kehamilan)

i)     Ketuban pecah terlalu cepat saat melahirkan (18 jam atau lebih sebelum melahirkan)

j)      Proses kelahiran yang lama dan sulit

 

Cara Pencegahan Sepsis

Pada masa kehamilan  :

Perawatan kehamilan meliputi pemeriksaan kesehatan ibu secara berkala, imunisasi, pengobatan terhadap penyakit infeksi yang diderita ibu sebelumnya, asupan gizi yang memadai, penanganan segera terhadap keadaan yang dapat menurunkan kesehatan ibu dan janin. Rujuk ke pusat kesehatan bila diperlukan.

Pada masa Persalinan :

Perawatan ibu selama persalinan dilakukan secara aseptik (steril) di tenaga kesehatan terlatih

Pada masa pasca Persalinan :

Rawat gabung bila bayi normal, pemberian ASI secepatnya, jaga lingkungan dan peralatan tetap bersih, perawatan luka pada tali pusat dengan baik dan benar.

 

By Citra Dewi Amd.Keb - Kesehatan Kamis, 22 Maret 2018 12:08:00

Anda harus menjadi member untuk memberikan komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar

Diskusi Terkait
Tambah Pertanyaan


  • Menstruasi yang terlalu lama

    1 Balasan

    kesehatan reproduksi

    Selamat sore, bidan saya mau tanya lagi, mengapa saya menstruasi terlalu lama. biasanya saya mens hanya 5-7 hari, namun sehabis menjalani treatment bekam saya menjadi mens terlalu lama bisa sampai…

  • telat haid

    1 Balasan

    Kesehatan

    kenapa ya saya telat haid 1 minggu, memang sih 5 bulan kebelakang haid saya sempat tidak teratur, suka mundur. tapi 3 bulan kebelakang sempat teratur dan sekarang tidak teratur lagi.…

  • Flek Cokelat

    2 Balasan

    Kesehatan

    Assalamu'alaikum Bidan saya mau tanya dalam istilah medis ada kata SADARI apa perlu kita mendatangi Bidan di kota kita dan dokter kandungan? bagaimana maksudnya?mohon dibalas.

  • Reproduksi

    1 Balasan

    Kesehatan

    Selamat sore.Dok kalau bulan ini melakukan hubungan lalu haid dan bulan depan tidak melakukan hubungan sama sekali apakah bisa hamil?

  • Memperlancar haid

    1 Balasan

    kesehatan reproduksi

    Saya mau bertanya bolehkah meminum jamu tradisonal untuk memperlancar haid dan mencegah kehamilan? karena datang bulan saya sering tidak teratur sehingga saya kesulitan untuk menghitung massa subur. dan benarkah nanas…


Kesehatan
Kesehatan
Kesehatan
Makanan Sehat Lezat Untuk Menjaga Kesehatan Wanita

Makanan memang merupakan kunci dalam…

Tanya Bidan
Top