Curhat Bidan
curhat bidan
curhat bidan

Menambah Ukuran Penis dengan Pemasangan Implan


Panjang dan ketebalan penis telah lama menjadi sumber kecemasan bagi pria dan berlaku hingga sekarang. Pria sering merasa perlu mengoptimalkan dimensi penis mereka untuk meningkatkan harga diri mereka dan atau untuk mengesankan pasangan mereka. Di era modern ini dengan perkembangan ilmu dan teknologi kesehatan telah ditemukan cara untuk pembesaran penis dengan pemasangan implan. Teknologi ini adalah metode untuk meningkatkan ukuran penis dan estetika dengan hasil yang progresif dan permanen.

Implan penis adalah prosedur bedah yang dapat membantu seorang pria supaya ereksinya dapat lebih kuat dan tahan lama. Implan terdiri dari tabung kecil (dipasang di sekitar area ereksi), reservoir (wadah berisi larutan garam), dan pompa. Ereksi akan terjadi saat pompa ditekan sehingga larutan garam akan naik dan masuk ke tabung.

 

Klasifikasi Pria pada Pemasangan Implan Penis

Pemasangan implan penis sering digunakan dan dianjurkan bagi pria yang didiagnosis atau menunjukkan gejala disfungsi ereksi (impotensi) atau ketidakmampuan untuk ereksi. Ereksi adalah kondisi saat penis menjadi tegang, sehingga dapat masuk ke vagina saat hubungan seksual.

Ada banyak gangguan kesehatan yang dapat menyebabkan atau memicu impotensi. Contohnya adalah tekanan fisik dan psikis, hipertensi, aterosklerosis (penyempitan arteri akibat menumpuknya timbunan plak), diabetes, cacat bawaan pada penis yang mencegah ereksi, penyakit peyronie (penis bengkok saat ereksi), penis kecil, penis yang retak, penis melengkung, atau dysmorphia tubuh (ketidakpuasan pada bentuk tubuh).

 Implan dapat diberikan bagi pasien yang impotensinya tidak dapat disembuhkan dengan metode pengobatan lain.

 

Sensitivitas Penis Implan

Penis yang dipasang implan pada dasarnya akan bertambah ukuran panjang dan ketebalan. Saatmelakukan hubungan seksual, yang dirasakan juga tidak terlalu berbeda dari segi sensitivitas ransangan. Tetapi sayangnya, ereksi yang bisa dialami penis implan tidak akan bertahan lebih lama dibanding dengan penis alami.

 

Cara Pemasangan Implan Penis

Operasi pemasangan implan penis dilakukan di rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang memadai. Pasien akan diberi antibiotik setidaknya 1 jam sebelum pembedahan untuk mengurangi resiko infeksi. Bius total atau epidural (spinal) juga akan diberikan untuk kenyamanan pasien.

Lalu, dokter bedah akan membuat sayatan kecil (sekitar 3 cm) di bagian atas penis dan di bagian bawah perut (infrapubic) atau di skrotum (kantung yang membungkus testis). Sayatan juga dapat dibuat di kepala penis. Sebelum disayat, area pembedahan akan dibersihkan dari bulu dan diberi antiseptik.

Kemudian, dokter bedah akan mencari corpora cavernosa (sepasang ruang berongga di penis) untuk menemukan jaringan di mana darah berkumpul saat ereksi. Jaringan tersebut akan ditarik dan tabung implan akan dipasang. Setelah itu, pompa diletakkan di skrotum dan reservoir di dalam perut. Setelah selesai, sayatan akan dijahit. Pembedahan ini biasanya dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari satu jam.

 

Waktu untuk Memulai Melakukan Hubungan Seksual Setelah Pemasangan Implan Penis

Pria yang telah melakukan pemasangan implan penis, pasti terlihat jelas adanya bekas luka jahit sayatan pada bawah kepala penis (kantung skrotum). Pria yang baru menjalani pemasangan implan pada penis, dianjurkan untuk berhenti melakukan hubungan seksual untuk sementara waktu. Hal ini dilakukan karena bekas luka saat operasi pada penis, membutuhkan ruang dan minimnya sentuhan maupun gesekan terhadap berbagai benda, termasuk vagina.

Pria dapat kembali bekerja dalam 2 hari setelah pembedahan, namun aktivitas seksual baru boleh dilakukan setelah 3 minggu sampai 1 bulan.

 

Komplikasi Pemasangan Implan pada Penis

Pemasangan implan tidak 100% berhasil, beberapa di antaranya tidak mampu ereksi secara efektif dan di antaranya bahkan dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang. Ironisnya, memiliki efek memperpendek penis. Selain itu pemasangan implan penis berdampak pada infeksi yang dapat menyebabkan kulit penis robek. Larutan garam juga lama-kelamaan dapat keluar dari penis.

By Citra Dewi Amd.Keb - kesehatan reproduksi Rabu, 28 Maret 2018 13:51:37

Anda harus menjadi member untuk memberikan komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar

Diskusi Terkait
Tambah Pertanyaan


  • Menstruasi yang terlalu lama

    1 Balasan

    kesehatan reproduksi

    Selamat sore, bidan saya mau tanya lagi, mengapa saya menstruasi terlalu lama. biasanya saya mens hanya 5-7 hari, namun sehabis menjalani treatment bekam saya menjadi mens terlalu lama bisa sampai…

  • Memperlancar haid

    1 Balasan

    kesehatan reproduksi

    Saya mau bertanya bolehkah meminum jamu tradisonal untuk memperlancar haid dan mencegah kehamilan? karena datang bulan saya sering tidak teratur sehingga saya kesulitan untuk menghitung massa subur. dan benarkah nanas…

  • kebidanan

    1 Balasan

    kesehatan reproduksi

    Bu bidan saya kemarin menikah dan melakukan hub intim bersama suami saya tapi ga keluar darah. Katanya kalo ga keluar darah saat malam pertama ga perawan. Mohon penjelasanya


kesehatan reproduksi
kesehatan reproduksi
Penanganan pada Korban Pelecehan Seksual

Saat ini kasus pelecehan seksual…

kesehatan reproduksi
Tanya Bidan
Top