Curhat Bidan
curhat bidan
curhat bidan

Pengaruh Dukungan Suami Terhadap Istri yang Mengalami Kecemasan Kehamilan


Masa kehamilan merupakan masa tubuh seorang ibu hamil mengalami perubahan fisik, dan perubahan psikologis akibat peningkatan hormon kehamilan. Selama masa kehamilan terjadi penambahan hormon estrogen sebanyak sembilan kali lipat dan progesteron sebanyak dua puluh kali lipat yang dihasilkan sepanjang siklus menstruasi normal.

 Adanya perubahan hormonal ini menyebabkan emosi perempuan selama kehamilan cenderung berubah-ubah, sehingga tanpa ada sebab yang jelas seorang wanita hamil merasa sedih, mudah tersinggung, marah atau justru sebaliknya merasa sangat bahagia. Beberapa penelitian mengungkapkan semakin bertambahnya berat beban kandungan dan bertambah banyaknya rasa tidak nyaman secara fisik, maka kondisi psikologis ibu hamil juga ikut terganggu, sehingga dapat mengalami kecemasan.

 

Dampak Kecemasan pada Kehamilan

Ibu hamil yang mengalami rasa cemas berlebihan akan berdampak buruk sehingga dapat memicu terjadinya rangsangan kontraksi rahim. Kondisi tersebut dapat mengakibatkan keguguran dan tekanan darah yang meningkat sehingga dapat menjadi salah satu faktor pencetus keracunan dan meningkatnya kejadian preeclampsia (komplikasi pada kehamilan berupa tekanan darah tinggi yang terjadi di dalam kehamilan akhir atau pada proses persalinan).

Selain preeklampsia, ibu hamil yang kurang mendapat dukungan dan mengalami stres mental akan rawan mengalami kelahiran premature (kelahiran kurang dari usia kehamilan 37 minggu dan bayi lahir dengan berat kurang dari 2500 gram).Akibat dari kecemasan yang berlibahan juga dapat meningkatkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR).

 

Faktor Penyebab Kecemasan pada Kehamilan

Kecemasan yang dialami oleh ibu hamil sampai menjelang masa persalinan selain karena faktor fisik dan psikologis juga kemungkinan disebabkan oleh faktor-faktor lain seperti faktor sosial. Faktor sosial yang dapat menyebabkan kecemasan tersebut seperti pengalaman melahirkan, dukungan sosial, hubungan suami istri dan keluarganya.

 Dukungan sosial yang diterima oleh ibu hamil akan berpengaruh bagi ibu hamil tersebut dalam mengurangi kecemasan. Dukungan sosial terutama dari suami merupakan faktor utama yang berpengaruh terhadap terjadinya kecemasan pada ibu hamil dalam menghadapi masa kehamilan sampai persalinan.

 

Jenis-jenis Dukungan Suami Untuk Mengurangi Kecemasan

Beberapa bentuk dukungan suami yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil antara lain :

1.    Fasilitasi pelayanan kesehatan  yang baik

Menyediakan transportasi atau dana untuk biaya konsultasi, dan menemani berkonsultasi ke dokter ataupun bidan sehingga suami dapat mengenali tanda-tanda komplikasi kehamilan dan juga kebutuhan ibu hamil.

2.    Membuat Istri Lebih Percaya Diri

Kepercayaan seorang ibu hamil di masa kehamilannya merupakan hal yang sangat penting. Terkadang rasa minder akibat perubahan bentuk tubuh akibat reaksi hormonal membuat istri menjadi cemas dan tidak nyaman dengan kehamilannya. Karena itu, sebagai seorang suami, sudah sepatutnya selalu memberikan dukungan khususnya berupa apresiasi, pujian, dan motivasi.

3.    Mengurangi Kekhawatiran

Saat hamil, seorang wanita akan menjadi lebih sensitif dengan segala kondisi tubuh hingga lingkungannya. Ia akan mengkhawatirkan kondisi kehamilan, rumah, hingga pekerjaannya. Jadilah suami yang selalu ada di samping istri dan memberikan bantuan untuk segala kesulitan yang dihadapi. Hal ini dapat membantunya keluar dari rasa cemas dan khawatir.

4.    Menumbuhkan Semangat

Salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan kandungan dan ibu hamil adalah memastikan kondisi psikisnya yang harus dalam keadaan baik. Jika seorang ibu hamil dapat melalui hari-hari kehamilannya dengan bahagia, dijamin ia akan menjadi lebih menikmati tiap proses menanti kelahiran sang buah hati. Suami dapat mendukungnya dengan cara membicarakan topik seru seputar bayi, atau mengajaknya berbelanja keperluan bayi.

5.    Membuat Istri Merasa Tidak Sendiri

Kehamilan yang dialami sering sekali terasa berat khususnya jika ia merasa menjalaninya seorang diri. Tidak ada salahnya jika suami juga ikut serta mendampingi dan mengetahui detail apa yang dirasakan istri. Hal itu dapat membuat istri memiliki teman berbagi keluh kesah kehamilan sehingga ia dapat lebih tenang menghadapi kehamilan.


By Citra Dewi Amd.Keb - Kehamilan Sabtu, 31 Maret 2018 14:13:57

Anda harus menjadi member untuk memberikan komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar

Diskusi Terkait
Tambah Pertanyaan


  • Vagina terasa sangat berat, keluar flek

    1 Balasan

    Kehamilan

    Selamat pagi. Saat ini sy sedang memasuki usia kehamilan ke 38. 3 hari yg lalu sy diperiksa dalam oleh dokter kandungan saya dengan memasukkan kedua jarinya ke dlm vagina saya.…

  • Kehamilan

    1 Balasan

    Kehamilan

    Malam bu bidan, saya via 23 thn. Tadi sore usg uk 8 minggu. Kantung janin sudah ada tapi janin belum ada masih gumpalan darah. Kenapa itu yaa bu bidan

  • Kehamilan

    1 Balasan

    Kehamilan

    Saya sudah telat 17 hari, pas di hari ke 11 saya coba di tes tapi hasil nya negative, saya blm cek lagi takutknya negative, pertanyaannya mungkinkah saya hamil dok, terimakasih

  • Kehamilan

    1 Balasan

    Kehamilan

    Usia sy saat ini 36 tahun. Dan berencana utk program kehamilan. Apakah beresiko dgn usia sy sekarang? Dua kali kehamilan tidak ada masalah. Terima kasih

  • Hamil

    1 Balasan

    Kehamilan

    Selamat siang dok saya mau bertanya, saya telat haid 4hari tapi setelah di test pack hasilnya negatif dok, apa ada kemungkinan untuk saya hamil ? Atau bagaimana ya dok. Terimakasih


Kehamilan
Berikut Faktor yang Menghambat Perkembangan Janin

Masa perkembangan janin dalam kandungan…

Kehamilan
Risiko Tinggi pada Kehamilan dengan Gagal Ginjal

Gagal ginjal merupakan komplikasi yang…

Kehamilan
Solusi Efektif Merangsang Kontaksi Supaya Cepat Melahirkan

Solusi Efektif Merangsang Kontraksi Supaya…

Tanya Bidan
Top