Curhat Bidan
curhat bidan
curhat bidan

Infertilitas sekunder


Mila Amelia

By Mila Amelia
Sabtu, 22 Oktober 2016 11:46:04

Hallo bu bidan.. usia saya 35 thn dan sudah memiliki anak berusia 10 tahun yang lahir di tahun 2006, pada tahun 2008 saya hamil kembali tapi janin tidak berkembang dan harus kuret. Setelah kuret saya langsung pakai KB spiral selma 6 tahun. Dan sudah 2 tahun berjalan saya sudah lepas KB nya. Pertanyaan saya bu bidan, apakah saya termasuk kategori infertilitas sekunder karna sampai saat ini kehamilan belum terjadi kembali bu bidan. Terima kasih



Admin
Visitor

By Admin
Sabtu, 22 Oktober 2016 13:07:53

Halo Mila, Infertilitas sekunder adalah kondisi dimana seseorang yang sebelumnya pernah hamil dan mengalami kesulitan hamil kembali selama lebih dari 12 bulan walaupun telah melakukan senggama/hubungan seksual secara teratur (2-4 kali dalam seminggu). Jadi dari pengertian, kemungkinan memang Anda sudah mengalami infertilitas sekunder.  Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan infertilitas atau gangguan kesuburan, baik dari faktor istri maupun kondisi pada suami. Beberapa faktor yang dapat mengganggu kesuburan, antara lain:



  • Usia pasangan. Semakin bertambah usia biasanya terjadi penuaan termasuk pada organ reproduksi sehingga menyebabkan menurunnya kesuburan.

  • Gerakan sperma yang tidak bagus. Kualitas sperma sangat mempengaruhi kesuburan, terutama gerakan sperma. Kualitas sperma berhubungan dengan gaya hidup, seperti merokok, minum alkohol, dan kelelahan dapat menurunkan kualitas sperma.

  • Gangguan hormonal pada wanita. Dapat disebabkan kelelahan, berat badan berlebih atau berat badan kurang, dan adanya kondisi medis yang mempengaruhi hormon pada wanita, sepeti endometriosis, kista ovarium, kencing manis, kelebihan hormon prolaktin, dll.

  • Jadwal hubungan seksual yang tidak rutin, misalnya karena kesibukan atau bekerja diluar kota.



Jika Anda berencana untuk hamil kembali, beberapa hal yang dianjurkan:



  • Perubahan gaya hidup sehat pada kedua pasangan, hindari rokok dan alkohol, istirahat cukup, manajemen stress, olahraga teratur dll.

  • Jaga berat badan tetap ideal, hindari kegemukan atau berat yang kurang.

  • Rutin melakukan hubungan seksual, setidaknya 2-4 kali dalam seminggu. Anda juga dapat mencoba menghitung masa subur dari siklus menstruasi. Berhubungan saat masa subur akan meningkatkan peluang kehamilan.

  • Konsultasi kedokter ahli fertilitas atau kesuburan, dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan pada kedua pasangan untuk melihat adanya kemungkinan kondisi medis baik pada istri maupun suami.



Informasi tambahan dapat Anda akses Tips Cara Merangsang Kehamilan Yang Efektif

. Semoga dapat membantu ya.



Balas Pertanyaan

Tanya Bidan
Top