Curhat Bidan
curhat bidan
curhat bidan

cesar


Adhitya Abram

By Adhitya Abram
Senin, 22 Januari 2018 09:25:34

maaf sebelumnya. saya mau tanya.
istri saya melahirkan anak pertama dengan operasi cesar. sebab air ketuban sudah pecah pada bukaan 2. dan sekarang sudah hamil yg kedua, kata dokter kemungkinan besar harus di cesar. karena yg pertama cesar dan tidak boleh persalinan dibawa ke bidan karena tidak diperbolehkan suntik pacu. sampai sekarang bekas cesar masih terasa nyeri. padahal sudah 5 tahun. dan dokter menyarankan cesar sebelum waktu kontraksi. dikarenakan posisi bayi sampai minggu ke 37 masih belum turun.
apakah cara seperti ini baik menurut islam? atau sebaiknya saya tunggu sampai kontraksi, kemudian dibawa kerumah sakit dan tunggu keputusan dari dokter di RS? apakah memang tindakan harus cesar atau normal.
terimakasih



Bidan

By
Sabtu, 10 Februari 2018 07:39:24

Selamat Pagi. Terimakasih telah berkonsultasi kepada kami di www.curhatbidan.com
Operasi Caesar diperlukan atas dasar ilmiah kedokteran untuk mengurangi resiko yang mengakibatkan pada angka kematian, kesakitan ibu dan anak. Anjuran dokter melakukan operasi caesar untuk proses persalinan istri bapak untuk mengurangi resiko yang membahayakan pada istri dan anak bapak. Salah satu indikasi dilakukannya operasi Caesar adalah :
1. Persalinan tidak mengalami kemajuan. Jika proses persalinan tidak mengalami kemajuan, maka ini merupakan indikasi tersering dilakukannya operasi caesar. Banyak yang menyebabkan hal ini, misalnya kepala bayi terlalu besar atau mulut rahim tak membuka sempurna.
2. Bayi Kekurangan Oksigen (Gawat Janin). Jika setelah melakukan pemeriksaan ternyata ada masalah pada detak jantung bayi yang menandakan bahwa terjadi gawat janin, maka operasi sesar mungkin menjadi pilihan terbaik. Posisi Janin Tak Normal. Operasi cesar mungkin menjadi pilihan yang aman untuk melahirkan bayi pada posisi sungsang atau melintang
3. Janin kembar, tiga, dan seterusnya. Ketika Ibu mengandung lebih dari satu janin, biasanya satu janin atau lebih berada dalam posisi yang tidak normal.
3. Plasenta Bermasalah. Jika plasenta lepas dari rahim sebelum persalinan dimulai (placental abruption) atau plasenta menutupi pembukaan serviks (plasenta previa), maka operasi sesar menjadi cara yang paling aman untuk melahirkan bayi. Masalah pada tali pusar. Tali pusat terselip melalui leher rahim sehingga tertekan atau terjadinya lilitan tali pusat.
3. Masalah kesehatan pada ibu. Dokter mungkin menyarankan operasi caesar jika ibu memiliki kondisi medis yang bisa membuat persalinan normal menjadi berbahaya, seperti penyakit jantung yang tidak stabil atau tekanan darah tinggi.
4. Masalah kesehatan pada janin. Operasi sesar terkadang lebih aman untuk bayi yang memiliki kondisi perkembangan tertentu, seperti kelebihan cairan di otak (hidrosefalus).
5. Riwayat caesar Sebelumnya. Tergantung pada jenis sayatan uterus dan faktor lainnya, mungkin ibu bisa melahirkan normal setelah sebelumnya melahirkan secara caesar.
Penyembuhan dan pemulihan pasca operasi caesar berbeda-beda setiap wanita karena keadaan kesehatan dan aktivitas yang berbeda-beda pula. Keadaan nyeri yang Anda rasakan pada bekas luka jahitan bukanlah sesuatu yang serius namun tetap membutuhkan pemeriksaan oleh dokter. Namun, jika luka tersebut memiliki tanda-tand ainfeksi seperti kemerahan, bengkak, mengeluarkan nanah maka sebaiknya perlu dilakukan penanganan segera oleh dokter. Setelah melalui waktu selama 5 tahun akan sangat jarang bekas jahitan operasi caesar seorang wanita mengalami masalah, operasi steril yang dilakukan pun tidaklah berpengaruh terhadap keadaan ini. Jika keluhan yang Anda alami sangat mengganggu sebaiknya lakukan konsultasi dengan dokter agar dokter dapat memberikan penanganan yang tepat.
Demikian penjelasan dari kami. Kami tunggu konsultasi berikutnya. Salam



Balas Pertanyaan

Tanya Bidan
Top