Fakta Dan Mitos Seputar Kafein Untuk Kesehatan Wanita

Mitos dan Fakta Kafein Untuk Kesehatan | Kopi mungkin seringkali disebut sebagai sumber kafein yang cukup besar dan juga mudah ditemukan. Tapi ternyata kafein tidak hanya terdapat pada minuman beraroma khas tersebut. kafein juga secara alami muncul di 60 tanaman seperti kopi, teh, dan coklat. Kafein juga ditambahkan pada beberapa jenis minuman ringan dan minuman berenergi, bahkan kafein tetap terkandung pada kopi dengan label decaf (decaffeination) atau white coffe.

Tapi benarkah kafein bisa membantu kerja lebih fokus? atau menghilangkan selulit dan mengencangkan kulit? Banyak informasi seputar manfaat kafein bersama dengan efeknya pada tubuh. Tapi, tidak semua informasi tersebut benar atau telah terbukti secara ilmiah. Di bawah ini terdapat beberapa Fakta dan Mitos Kafein yang dirangkum dari berbagai sumber.

Fakta Dan Mitos Kafein Untuk Kesehatan Wanita


Kafein membuat pikiran lebih fokus
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidak meminum kopi secara rutin, bisa menjadi lebih waspada dan fokus ketika mengerjakan tugas yang sifatnya kognitif (membutuhkan nalar) dan juga motorik, jika diberikan kafein dalam dosis yang cukup. Mengkonsumsi kafein baik untuk meningkatkan performa ketika mengerjakan tugas yang membosankan, seperti mengetik. Tapi efeknya tidak terlalu terasa pada orang yang meminum kopi setiap hari.

Membantu meringankan sakit kepala
Mengkonsumsi kafein dalam jumlah yang cukup, maksimal 1-2 gelas kopi sehari juga bisa membantu meringankan sakit kepala. Gangguan kesehatan ini pada umumnya muncul karena pembesaran pembuluh darah di otak. Dengan mengkonsumsi kafein, bisa sedikit menyempitkan pembuluh darah dan juga bisa membantu mengurangi rasa sakitnya. Kafein juga mempunyai manfaat sebagai anti peradangan, yang bermanfaat sebagai pereda rasa sakit ringan.

Kafein berbahaya bagi ibu hamil
Padahal kopi atau minuman yang berkafein aman-aman saja dikonsumsi oleh ibu hamil, hanya saja jumlahnya yang harus dibatasi. Dan ibu hamil sendiri tidak boleh mengkonsumsi lebih dari 200 mg kafein perharinya, sebab dosis yang terlalu tinggi bisa beresiko melahirkan bayi yang nantinya memiliki berat di bawah rata-rata dan bahkan keguguran. Dan teh juga pada umumnya mengandung kefein jang jauh lebih rendah dibandingkan dengan kopi atau minuman penambah stamina, untuk tetap aman sebaiknya cukup mengkonsumsi teh 1-2 cangkir per hari saja.

Bisa menyebabkan hipertensi
Beberapa artikel juga menyebutkan bahwa kafein bisa meningkatkan resiko penyakit hipertensi. Hal ini bisa saja terjadi pada seseorang yang meminum minuman berkafein setiap hari. Tapi sifatnya tidak permanen. Peminum kopi reguler memang akan mengalami peningkatan tekanan darah tapi jumlahnya tidak terlalu tinggi. Dan sampai saat ini belum ada penelitian yang menunjukkan hubungan antara kafein dengan penyebab hipertensi.

Kafein bantu menurunkan berat badan
Karena sebagian besar pil penurun berat badan mengandung kafein yang tinggi sebab dipercaya bisa meningkatkan metabolisme tubuh. Kafein memang bisa memicu suhu tubuh lebih panas dan melepaskan energi lebih banyak saat proses pencernaan makanan. Tapi sampai sekarang belum ditemukan bukti yang kuat untuk menunjukkan bahwa proses tersebut akan membantu menurunkan berat badan secara signifikan. Karena kafein lebih bermanfaat turunkan berat badan ketika berolahraga. Salah satu ahli mengatakan meminum kopi hitam tanpa gula sesaat sebelum berolahraga bisa membuat tubuh membakar lebih banyak kalori.

Memaksimalkan olahraga
Ini bisa iya dan bisa tidak, tergantung dari jenis olahraga yang dilakukan. Kopi mengandung kafein yang bisa meningkatkan ketahanan stamina. Kopi juga bisa memicu metabolisme tubuh untuk membakar lemak lebih banyak. Tetapi mengkonsumsi kafein ini kurang efektif untuk latihan angkat beban karena efeknya yang kurang signifikan dalam pembakaran lemak.

Kafein dan kanker
Dari 13 studi yang melibatkan 20 ribu orang telah melakukan dan menunjukan hasil studi bahwa tidak ada hubungan antara konsumsi kafein dan meningkatnya resiko terkena kanker. Bahkan juga beberapa studi menunjukkan bahwa mengkonsumsi kopi yang dikenal sebagai sumber kafein bisa membantu kita memerangi kanker dan berbagai penyakit lainnya.

Kafein menyebabkan masalah jantung
Benar halnya bahwa mengkonsumsi kafein bisa menimbulkan kenaikan denyut jantung dan juga tekanan darah, tapi ini biasanya bersifat sementara dan hanya terjadi pada mereka yang sensitif terhadap kafein. Beberapa penelitian yang dilakukan belum menemukan hubungan antara kafein dengan peningkatan kolesterol ataupun peningkatan resiko penyakit kardiovaskular. Dan jika sebelumnya anda memang sudah memiliki penyakit atau kelainan pada jantung dan tekanan darah, lebih baik konsultasikan kembali dengan dokter mengenai porsi kafein yang bisa ditoleransi oleh tubuh.

Itukah mungkin beberapa mitos dan fakta dari kafein untuk kesehatan yang bisa bidan online sampaikan semoga bisa bermanfaat:))

CategoriesUncategorized
Diskusi Dari: Rara
Rara

Selamat sore bu bidan, , kenapa ya semenjak saya menjalani kehamilan saya sering merasakan lapar. Bawaannya lapar terus , saya takut kalau makan terus bayinya kelebihan berat badan.

Dijawab Oleh : Rara
Diskusi Dari: Cherma
Cherma

Selamat sore.Dok kalau bulan ini melakukan hubungan lalu haid dan bulan depan tidak melakukan hubungan sama sekali apakah bisa hamil?

Dijawab Oleh : Cherma
Diskusi Dari: Sari
Sari

Dimana alamat untuk akupuntur kehamilan

Dijawab Oleh : Sari
Diskusi Dari: Gatari Ashyla
Gatari Ashyla

Bu bidan, kakak saya kemarin habis kuret padahal dikehamilannya yang pertama dia melahirkan secara normal dan sekarang baru hamil muda sudah keguguran. Tapi anehnya kakak saya gak kapok bu dan katanya ingin cepat hamil lagi, tapi yang pernah saya denger katanya orang yang sudah melakukan kuret itu susah hamil itu benar gak ya bu bidan ? Terima kasih.

Dijawab Oleh : Gatari Ashyla
Diskusi Dari: Ani Mulyani
Ani Mulyani

Siang bu bidan, saya sedang hamil muda anak pertama bu bidan. Katanya ada salah satu gangguan mental yang bisa terjadi pada ibu hamil muda yang dinamakan dengan “Baby Blues”. yang ingi saya tanyakan apa sih itu baby blues? benarkah sering menyerang ibu hamil muda? jika benar bagaimana cara saya untuk menghindarinya? lalu seperti apa gejala baby blues tersebut? saya khawatir bu, mohon untuk dijawab bu bidan. Terimakasih

Dijawab Oleh : Ani Mulyani