Hal Yang Harus Dilakukan Orang Tua Untuk Kesehatan Bayi-nya

Bidan Online | Mempunyai buah hati yang yang terlahir sehat dan sempurna memang impian semua orang tua. Iya, Bayi memang akan membawa kebahagiaan dan keceriaan dalam sebuah keluarga. Untuk hal ini, para orang tua akan melakukan upaya apa saja untuk buah hatinya dari mulai kecil hingga dewasa nanti. Tapi memang, terkadang ada saja kondisi dimana para orang tua harus menerima takdir memiliki bayi yang baru lahir tidak sempurna atau tidak sehat. Kondisi seorang bayi yang terlahir cacat pada hal nya tidak bisa dicegah. Karena Allah SWT yang sudah menentukan segalanya. Sedangkan kita sebagai manusia hanya bisa berdo’a dan berikhtiar.

Nah, Untuk anda yang baru melahirkan seorang bayi yang sehat, Jaga kesehatan bayi anda. Karena Suatu hal yang kecil pun bisa saja berakibat fatal bagi kesehatan bayi dan anak. Untuk mengetahui apa saja hal tersebut, Berikut di bawah ini :

Hal Yang Harus Dilakukan Orang Tua Untuk Kesehatan Bayi-nya.

1. Berdo’a dan Berikhtiar

Rajinlah para orang tua untuk berdoa’a sebagai ikhtiar yang pertama pada sang Maha Pencipta. Jika anda seorang muslim berdoalah dengan membaca surat Al-Qur’an seperti QS.Al-Imran ayat 38, QS.Al-furqon 72 selain itu bisa juga dengan bahasa sendiri, Mintalah agar kita semua diberi kesehatan secara jasmani dan rohaninya.

2. Tidak Meninggalkan Bayi Sendirian
Akan berakibat buruk yang tidak pernah diduga sebelumnya dalam waktu satu detik saja, Untuk itu jangan pernah tinggalkan bayi atau bahkan anak balita yang sudah mulai mengenal lingkungan sekitarnya.

3. Tidak Menyepelekan Kesehatan Bayi
Semua orang tua pastinya menjadikan anak sebagai prioritas utama dibandingkan dengan apapun. Untuk itu jika si kecil terserang gejala-gejala yang tidak biasa, segerlah untuk pergi ke dokter dan jangan pernah berspekulasi.

4. Tidak Mengabaikan Tangisan Si Kecil
Bayi memang mudah menangis, terumata pada saat si kecil berinjak pada tahun-tahun pertamanya. Si Kecil menangis bisa jadi ia lapar, sakit atau apa saja yang tidak bisa dijelaskan oleh Si kecil. Jika orang tua mendengar tangisan anak tidak seperti biasanya, segerlah untuk cek kesehatan bayi untuk memastikan masalah apa yang terjadi.

5. Tidak Mengabaikan Ekspresi Bayi
Si kecil mungkin memang belum bisa berbicara, tapi ia bisa saja mengekspresikan diri. Cobala untuk para orang tua lebih perhatikan saat tingkah laku si kecil yang tidak biasa, atau malah menunjukan ekspresi wajah yang berbeda. Bunda tau ? Memberi respon terhadap reaksi bayi secepat mungkin ternyata bisa mempererat bonding antara orang tua dengan anak.

6. Tidak Membawa Bayi Dengan Sepeda Motor
Hal inilah yang sering terjadi di Negri kita ini. Apalagi jika si kecil sudah bisa duduk sendiri. Dan biasanya ia duduk di depan. Sebenarnya membawa anak dengan sepeda motor bukanlah hal yang aman. Si kecil umumnya masih belum bisa duduk dengan tenang dalam waktu yang cukup lama, juga keseimbangan tubuh mereka belum terbangung dengan sempurna. Jadi akan lebih baik jika membawa sepeda motor tidak membawa si kecil.

7. Tidak Bertengkar Di Depan Bayi
Si kecil masih sangat sensitif lho, jika orang tua bertengkar di depannya maka hormon penyebab stress dan tekanan darah si kecil akan meningkat. Selain itu si kecil akan mudah rewel dan pola tidurnya bisa saja tergganggu.

8. Tidak Menakut-nakuti Anak
Orang tua biasanya menakut-nakuti anaknya agar anak tersebut bisa lebih mendengarkan orang tua nya. Menakuti anak supaya ia patuh bukanlah hal yang bijak. Malah bisa menjadikan keadaan yang sebaliknya dari tujuan orang tua.

9. Buatlah Kondisi Rumah Yang Aman Untuk Bayi
Hal ini sangatlah penting bagi kalian yang memiliki anak kecil, terutama saat ia sudah merangkak atau berjalan. Pastikan ia aman berada dirumahnya seperti stop kontak, handphone, barang mudah pecah dan lain-lain.

10. Tidak Ceroboh Saat Menggendong Bayi
Struktur tubuh bayi ini masihlah sangat lunak. untuk itu harusalah berhati-hati ketika menggendong anak. Pastikan kita menyangga kepala dan leher nya saat menggendong. Jangan biarkan anak kecil lain untuk menggendongnya.

Nah itulah Hal Yang Harus Dilakukan Orang Tua Untuk Kesehatan Bayi-nya. Tentunya kita sebagai orang tua selalu berharap agar buah hati kita tetap aman dan sehat. Untuk itu mulailah menjaga buah hati kita dengan benar, karena hal yang kecil saja bisa berakibat buruk bagi si kecil. Semoga Bermanfaat :))

Diskusi Dari: Aisyah Putri Setiawan
Aisyah Putri Setiawan

Siang dok, saya mau bertanya. 2 tahun lalu kami menikah, dan kami belum begitu menginginkan keturunan sehingga memutuskan untuk menggunakan KB. Saya menggunakan KB selama 1 tahun, dan kini sudah tidak menggunakan KB 1 tahun. Pertanyaan nya, kenapa saya tidak bisa hamil juga sampai saat ini, padahal saya sudah melepas KB tersebut 1 tahun yang lalu. Mohon penjelasannya dok

Dijawab Oleh : Aisyah Putri Setiawan
Diskusi Dari: Aisyah Putri Setiawan
Aisyah Putri Setiawan

Siang bu bidan.

2 bulan lagi rencananya saya akan melangsungkan pernikahan dan saya beserta calon suami memilki keinginan untuk tidak menunda memiliki momongan. Yang saya mau tanyakan pada waktu kapankan masa subur ini terjadi? Dan kapan waktu yang pas untuk melakukan hubungan agar segera mendapatkan momongan ketika kelak kami menikah?

Dijawab Oleh : Aisyah Putri Setiawan

Selamat pagi, Bu.. Saya mau bertanya beberapa hal mengenai anak sy yg BBnya tdk pernah lagi naik. Sekarang anak usia 2th…
1. Apakah anak sy kena TB/kurang gizi? Krn adik sy ada yg riwayat TB. Ortu sy juga batuk tidak kunjung sembuh. Anak kakak ipar sy juga abis pengobatan TB.
2. Apa sebenarnya faktor pemicu TB dan cara mengatasinya?
3. Apakah TB menular ke ibu hamil? Dan bagaimana ciri serta mengatasinya?
4. Sebaiknya anak dibawa ke ahli gizi atau ke dokter anak?
Terima kasih

Dijawab Oleh : Ribka Veronika Tatengkeng
Diskusi Dari: Widya
Widya

Saya hamil 8 minggu tp sblmnya tdk masalah tp saya ada flek dan dan darah saat pup. Rasanya kaya haid

Dijawab Oleh : Widya
Diskusi Dari: Shelly Aulia
Shelly Aulia

Siang dok. Saya Shelly. Anak saya yang berusia 1 bulan terkena pilek tapi tidak panas. Ada batuk sedikit jika sedang menyusui saja. Bagaimana cara menanganinya ? Apa perlu saya periksakan ke dokter ?

Dijawab Oleh : Shelly Aulia