Manfaat Mengonsumsi Beras Merah Saat Masa Kehamilan

Di Indonesia, beras menjadi bahan makanan pokok yang tidak bisa ditinggalkan. Beras memiliki berbagai macam dan salah satunya yaitu beras merah. Beras merah mengandung zat warna alami antosianin yang bersifat antioksidan, antikanker dan anti hipertensi serta anti hiperglikemik. Dalam prosesnya, biasanya beras merah hanya ditumbuk dan hal ini bertujuan untuk menghilangkan sekamnya saja tanpa menggunakan mesin untuk mengurangi kerusakan pada nutrisi yang ada pada beras merah tersebut.

Dalam satu porsi beras merah tumbuk terdapat kandungan kalori, mineral mangan, selenium, magnesium, asam amino triptofan, serat, protein, asam lemak alfa-linoleat, zat besi, vitamin B kompleks, dan vitamin A yang sangat penting dan dibutuhkan dalam mencukupi asupan nutrisi pada masa kehamilan. Lalu, apa sajakah yang menjadi manfaat dan khasiat dari nutrisi yang terdapat pada beras merah dibandingkan dengan beras putih yang sering kita konsumsi?

Manfaat Mengonsumsi Beras Merah Saat Masa Kehamilan

Tidak heran jika saat ini beras merah menjadi alternatif bagi ibu hamil yang ingin mencukupi kebutuhan nutrisi hariannya. Selain itu, berikut dibawah ini manfaat mengonsumsi beras merah saat masa kehamilan.

Sumber energi
Beras merah mengandung karbohidrat kompleks namun rendah kadar gula sehingga memerlukan waktu yang lama untuk dicerna dalam tubuh. Oleh karena itu, beras merah sering dijadikan alternatif lain untuk para penderita diabetes. Karena dapat membantu menstabilkan kadar gula darah. Oleh karena itu, selain berkhasiat untuk meningkatkan energi, beras merah juga aman bagi penderita diabetes.

Menjaga kesehatan pencernaan
Sembelit dan susah BAB saat hamil menjadi salah satu masalah pencernaan yang sering dialami oleh para ibu hamil. Hal ini dikarenakan rahim ibu yang membesar dan memberikan penekanan pada usus yang mengakibatkan sisa pencernaan masih tertinggal di usus. Namun, dengan mengonsumsi beras merah, kandungan seratnya dapat membantu proses pencernaan lebih lancar. Selain itu juga, membantu mengurangi risiko terkena kanker pada usus akibat sembelit.

Menjaga kadar kolesterol
Asam lemak alfa-linolenat di dalam beras merah merupakan asam lemak tak jenuh yang sangat berguna dalam membantu mengurangi kadar kolesterol yang tinggi dalam darah terutama saat masa kehamilan. Mengkonsumsi beras merah secara teratur dapat membantu meningkatkan asam lemak esensial yang penting dalam tubuh yang dibutuh selama masa kehamilan.

Menjaga sistem kekebalan tubuh
Antioksidan yang terdapat pada beras merah sangat diperlukan tubuh untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh pada masa kehamilan. Antioksidan pun dipercaya dapat mengurangi resiko stres yang mungkin menimpa ibu pada masa kehamilan yang melelahkan. Inilah mengapa saat ini makin banyak orang yang beralih mengkonsumsi beras merah.

Menjaga Kesehatan Tulang
Untuk menjaga kesehatan tulang kita harus menerima asupan vitamin D, kalsium dan magnesium. Kedua nutrisi ini dapat membantu proses pembentukan tulang sejak janin masih dalam kandungan. Tak perlu repot mengkonsumsi bebagai macam suplemen sebab segala kebaikan magnesium tersedia pada beras merah. Namun jangan lupa untuk mengkombinasikannya dengan bahan makanan lain agar hasilnya lebih maksimal, misalnya saja sayuran bayam, dll

Nah, jadi itulah beberapa nutrisi yang terdapat pada beras merah sebagai sumber nutrisi baik untuk ibu hamil dan janin. Pilihlah beberapa jenis makanan yang benar-benar memiliki nutrisi penting yang dibutuhkan oleh ibu dan janin untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan jabang bayi yang Anda kandung.  Semoga info bidan ini bermanfaat dan menambah wawasan bagi para calon ibu saat ini.

Diskusi Dari: wahyu
wahyu

Selamat pagi bu bidan saya mau bertanya istri saya mengalami haid yang tidak lancar setelah melahirkan namun di awal nipas haid istri saya lancar-lancar saja. Dan setelah itu selama 3 bulan istri saya tidak haid juga mohon penjelasannya apakah ini normal?

Dijawab Oleh : wahyu
Diskusi Dari: Gaby Arnelita
Gaby Arnelita

Halo Bu Bidan,
Saya ingin bertanya, anak saya usia 8 bulan ketika tidur malam hari sering berkeringat padahal udaranya dingin. Apa ada masalah dengan anak saya saya ? Terimakasih sebelumnya

Dijawab Oleh : Gaby Arnelita
Diskusi Dari: Dera Ananda
Dera Ananda

Hi Bu Bidan, bayi saya belum berusia 6 bulan tapi sudah terlanjur saya beri MPASI seminggu ini, apa saya harus menghentikan pemberian MPASI atau dilanjutkan saja ?

Dijawab Oleh : Dera Ananda
Diskusi Dari: Rizka Anggraeni
Rizka Anggraeni

Selamat pagi.
Saat ini sy sedang memasuki usia kehamilan ke 38. 3 hari yg lalu sy diperiksa dalam oleh dokter kandungan saya dengan memasukkan kedua jarinya ke dlm vagina saya. Usai itu sy ke kamar mandi dan sy keluar darah merah segar dr vagina. Sy kembali lagi ke dokter mnanyakan hal itu. Katanya kalau besok masih keluar langsung ke ruang persalinan saja. Tapi esoknya sy hnya kluar flek coklat kehitaman hingga saat ini. Ditambah bagian tulang vagina sy yg sangat amat nyeri jika bangun dr tidur ataupun sedang jalan. Apakah ini sy harus kembali ke dokter atau tetap nunggu kontraksi ? Sy belum ada rasa mulas soalnya. Tapi sy ga tahan sama rasa sakit di vagina ini.
Terima kasih

Dijawab Oleh : Rizka Anggraeni
Diskusi Dari: Lesti
Lesti

Siang dok, saya mau tanya. Anak saya umur 3 bulan lebih belum bisa miring apalagi tengkurap, apa itu tidak apa-apa dok ? bagaimana caranya agar anak saya bisa cepat miring dan tengkurap ? Terimakasih

Dijawab Oleh : Lesti