Pengertian Dan Jenis Jenis Kelahiran Sungsang

Pengertian Dan Jenis Jenis Kelahiran Sungsang | Kelahiran sungsang merupakan kondisi ketika bayi lahir dengan bagian bawah tubuh, kaki atau lutut yang pertama keluar, bukannya kepala mereka. Antara 29 dan 32 minggu kehamilan, perkiraan sekitar 15% dari bayi yang lahir dengan bagian bawah terlebih dahulu. Hal ini dianggap normal karena pada trimester kedua untuk bayi normalnya berada dalam posisi sungsang. Pada dasarnya, risiko memiliki kelahiran sungsang yang erat cocok yakni dengan minggu kehamilan.

Pada awal persalinan kebanyakan bayi berbaring disisi mereka, dengan kepala mereka menghadap kearah baik ibu sisi kiri atau kanan. Dengan kelahiran sungsang, kepala bayi umumnya duduk tepat dibawah diafragma ibu dan tulang rusukunya. Merasa kras pada tulang khas didaerah ini, merupakan salah satu faktor kunci dalam mendiagnosis presentasi sungsang.

Jenis Jenis Kelahiran Sungsang


  • Sungsang Breech – Ini adalah ketika bagian bawah bayi atau pantatnya
    yang pertama keluar, dengan posisi kaki yang menempel lurus di depan
    tubuhnya. Posisi ujung kakinya berada dekat kepala.
  • Sungsang Lengkap – Ini adalah ketika pantat bayi adalah bagian yang pertama keluar, lutut ditekuk dan kaki didekat pantat.
  • Sungsang Footling – Dalam posisi ini salah satu atau kedua kaki bayi mengarah ke bawah (jalan lahir) dan seluruh tubuh mengikutinya. Terlihat bayi sedang dalam posisi berdiri.

Apa yang membuat kelahiran sungsang lebih mungkin?

Prematuritas adalah faktor paling penting yang mempengaruhi kemungkinan memiliki kelahiran sungsang. Sekitar 25% dari semua bayi berada dalam posisi sungsang dari 32 minggu kehamilan dan selama 8 minggu ke depan, ini hanya mengurangi 3%. Karena bayi tumbuh begitu cepat dalam beberapa bulan terakhir. Mereka tidak mampu bergerak sebesas dan sekali kepala mereka masuk ke posisi “bawah” dipanggul ibu, mereka cenderung untuk tinggal disana. Karena kepala bayi sangat berat cenderung bergerak ke posisi pertama kepalanya, dan menemukan posisi nyaman di panggul ibu.

Faktor lainnya termasuk :

  • Kelahiran kembar seperti kembar dua atau kembar tiga.
  • Ketika ada volume cairan ketuban abnormal, terlalu banyak atau dikenal sebagai “polihydramnios” atau tidak cukup yang dikenal sebagai “oligohidramnion”. Kedua hal ini dapat menjadi indicator komplikasi lain dengan ibu dan / atau bayinya.
  • Ketika ada masalah dengan bayinya – terdapat kelainan bayi meski jumlah cairan ketuban dalam keadaan normal.
  • Ketika seorang ibu telah memiliki lebih dari empat bayi. Hal ini menyebabkan Rahim atau otot perut peregangan dan mengalami kelemahan.
  • Jika ada kelainan dengan Rahim ibu. Bentuk Rahim menjadi pengaruh besar pada bagaimana bayi diposisikan dan saat proses bayi dilahirkan.
  • Jika plasenta berada dalam posisi rendah di uterus, misalnya dengan plasenta previa.
  • Jika seorang ibu memiliki panggul yang sangat kecil atau dia memiliki trauma misalnya tulang panggul yang pernah patah di masa lalu.
  • Jika ibu yang telah melakukan persalinan Caesar sebelumnya.

Bagaimana kelahiran sungsang didiagnosis?

Beberapa minggu sebelum tanggal jatuh tempo, penyedia perawatan kesehatan akan menempatkan tangannya diperut ibu yang lebih rendah untuk mencari kepala bayi, punggung, dan bokongnya. Jika muncul bahwa bayi mungkin berada dalam posisi sungsang, mereka dapat menggunakan ultrasound untuk mengkonfirmasi hal ini.

Khusus X-ray juga dapat digunakan untuk menentukan posisi bayi dan ukuran panggul untuk menentukan apakah persalinan normal untuk bayi sungsang dapat aman dilakukan atau tidak.

Mungkin Anda tertarik juga untuk membaca :

Posted By : Curhat Bidan

Diskusi Dari: Rahma Wati
Rahma Wati

Saya sudah menikah kira kira 5 bulanan. Saat ini saya sedang melakukan program hamil. Saya dan suami berharap segera memiliki keturunan. Namun sayang, suami saya merupakan perokok aktif dan sangat susah untuk berhenti merokok. Yang saya mau tanyakan apakah program hamil saya akan terjadi meski sang suami merupakan perokok aktif?

Dijawab Oleh : Rahma Wati
Diskusi Dari: Disti Hanifa
Disti Hanifa

Assalamualaikum bu bidan …

Nama saya Disti Hanifa, saya sudah menikah sekitar 4 bulan ini dan kemarin saya mengaja menggunakan KB jenis suntik 1 bulan sekali untuk menunda kehamilan dan sudah 2 kali ini saya menggunakan KB suntik bu. Sekarang saya mau program hamil dan saya mau bertanya, untuk kembali mendapatkan kesuburan setelah KB berapa bulan bu ? Terus makanan apa aja yang harus saja hindari supaya program hamil saya lancar.

Terima kasih.

Dijawab Oleh : Disti Hanifa
Diskusi Dari: Riska Setiawati
Riska Setiawati

Selamat siang dok, saya kan sering membunyikan bagian jari dan juga persendian saya saat sedang pegal. Apakah hal ini berbahaya dok bagi kesehatan?

Dijawab Oleh : Riska Setiawati
Diskusi Dari: Amelia Putri
Amelia Putri

Selamat siang dok, saya mau bertanya. Saat ini usia pernikahan saya menginjak 2 minggu. Saat saya melakukan hubungan intim dengan suami saya pertama kalinya, tiba tiba saya merasakan gatal di bagian vagina yang tidak tertahankan. Selain itu, dari bagian vagina saya juga keluar cairan putih yang di sertai dengan kepingan putih seperti susu. Selain itu, saya juga sering merasakan gatal, perih dan juga sakit yang begitu dasyat ketika melakukan hubungan. Apakah ini merupakan hal yang serius bagi kesehatan?

Dijawab Oleh : Amelia Putri
Diskusi Dari: Ahmad
Ahmad

Istri saya tengah mengandung usia 7 bulan, dan dia sering mengeluh pegal-pegal dibagian leher, kaki dan tangan, sehingga dia selalu minta untuk dipijat. Apakah boleh ibu hamil dipijat?

Dijawab Oleh : Ahmad