Pentingnya Kenaikan Berat Badan Saat Hamil

Perubahan fisik menjadi gendut adalah salah satu yang dihindari ketika naik berat badan. Meskipun demikian, ketika ibu hamil kenaikan berat badan menjadi salah satu ukuran kesehatan janin di dalam kandungan.

Kondisi normal ibu hamil harus mengalami kenaikan berat badan 12-16 kg selama ibu mengalami kehamilan. Sedangkan untuk ibu hamil yang mengawali kehamilan dengan berat badan yang berlebih diusahakan untuk mengalami kenaikan berat badan pada sekitar 5-7 kg selama kehamilan. Lantas, apa saja yang menjadi pengaruh kenaikkan berat badan saat hamil?

Pentingnya Kenaikan Berat Badan Saat Hamil

Ibu hamil harus rajin memantau perkembangan berat badan untuk menunjang tumbuh kembang janin. Pada penelitian yang dilakukan oleh London school of Hygiene & Tropical Medicine, ibu hamil yang mengalami kurangnya kenaikan berat badan akan meningkatkan risiko keguguran di tiga bulan pertama kehamilan. Selain itu, apa saja yang menjadi penyebab sulitnya menaikkan berat badan saat hamil?

  • Hilangnya nafsu makan karena gejala morning sickness dan sangat umum dialami pada 4 bulan pertama kehamilan.
  • Tidak memperdulikan asupan makanan bergizi yang dibutuhkan janin.
  • Ibu mengalami gangguan pencernaan, seperti gigi rusak sehingga makanan tidak dapat di kunyah dengan baik sehingga makanan tidak dapat dicerna dan diserap sempurna.
  • Ibu memiliki riwayat kesehatan seperti paru-paru dan jantung sehingga mengganggu sirkulasi darah dan menyebabkan nutrisi dan oksigen dalam darah menjadi tergangu.
  • Ibu melakukan diet ketat untuk tetap menjaga tubuh yang langsing padahal sangat merugikan pertumbuhan dan perkembangan janin.

Kenaikkan berat badan saat hamil bisa disebut wajar terjadi bahkan harus dipertimbangkan dengan cara memeriksakan kesehatan agar kenaikkan berat badan sesuai dengan usia kehamilan.

Pada usia kehamilan trimester ketiga, ibu hamil yang hanya mengalami kenaikkan berat badan kurang dari 10 kg harus diwaspadai. Adapun alasan mengapa kenaikkan berat badan saat hamil itu penting juga.

  • Ibu hamil harus menyimpan lemak yang akan menjadi makanan untuk bayi
  • Ibu hamil mengalami pembesaran rahim dan persiapan menyusui sehingga ibu hamil harus mengalami kenaikan berat badan
  • Ibu hamil akan mengalami pertambahan darah sehingga kenaikan berat badan disesuaikan dengan usia kehamilan
  • Pertumbuhan janin menjadi alasan utama ibu hamil mengalami kenaikkan berat badan
  • Terdapat plasenta, cairan lainnya dan juga air ketuban yang menjadikan kenaikkan berat badan pada ibu hamil.

Itulah alasan kenapa berat badan harus naik saat masa kehamilan. Semoga info bidan ini bermanfaat bagi Anda yang kini tengah mengandung buah hatinya dan semoga selalu diberikan kesehatan bagi ibu dan janin. Aamiin

CategoriesUncategorized
Diskusi Dari: Peni Nuryulia
Peni Nuryulia

Selama pagi Dok. Saya mau bertanya, kan akhir akhir ini anak saya sering kali merasakan batuk di mana saat batuk ini pasti dia merasakan nafas yang tak menentu dan bahkan sering kali terlihat seperti yang susah sekali untuk bernafas. Yang saya mau tanyakan, kira kira ini jenis masalah kesehatan apa? Dan bagian mana solusi yang tepat untuk mengatasinya?

Dijawab Oleh : Peni Nuryulia
Diskusi Dari: Risda sari
Risda sari

pre-eklampsia pada ibu hamil itu berbahaya ga ya bu bidan?

Dijawab Oleh : Risda sari
Diskusi Dari: Viani
Viani

apakah bahaya dari ibu hamil yang baru terdeteksi virus toksoplasma?

Dijawab Oleh : Viani
Diskusi Dari: Risa
Risa

Sya mau tanya es krim yg jenis nya apa yach yg biisa membantu kesuburan agar cepat hamil…

Dijawab Oleh : Risa
Diskusi Dari: Nenk Marsya
Nenk Marsya

Selamat siang dok saya mau bertanya, saya telat haid 4hari tapi setelah di test pack hasilnya negatif dok, apa ada kemungkinan untuk saya hamil ? Atau bagaimana ya dok. Terimakasih

Dijawab Oleh : Nenk Marsya