5 Penyebab Bayi Sering Menangis Dan Gelisah

5 penyebab bayi sering menangis dan gelisah -, Bayi yang sering menangis dan gelisah merupakan salah satu sikap bayi yang sering kali membuat Anda sebagai orang tua kebingungan dengan apa yang harus di lakukan. Mengingat bahasa bayi yang belum begitu anda kenali, sehingga memerlukan kepekaan untuk memahami kondisi tersebut. Meskipun begitu, banyak dari orang tua, terlebih mereka yang baru memiliki anak, belum begitu mengerti dengan kondisi bayi yang tiba-tiba menangis dan rewel. Bahkan para orang tuapun terkadang kehabisan cara untuk membuat sang bayi tidak rewel dan gelisah.

Inilah 5 Penyebab Bayi Sering Menangis Dan Gelisah

Banyak faktor yang dapat memicu kondisi bayi sering kali menangis dan gelisah. Mulai dari faktor ringan hingga gangguan pada kondisi bayi. Sikap bayi tersebut, merupakan salah satu cara bayi untuk menerjemahkan keinginan ataupun ketidaknyamanannya sehingga andapun dapat memenuhinya. Maka dari itu, anda patut mengenali 5 penyebab bayi sering menangis dan gelisah seperti yang akan kami informasikan berikut ini.

1.Lapar
Pemicu bayi sering kali rewel dan gelisah yang pertama adalah kondisi lapar. Meskipun demikian, kondisi ini akan di ikuti dengan tanda-tanda lainnya sebelum ia menangis, seperti bayi terlihat gelisah dan sering membuka serta menutup kembali mulutnya. Di samping itu, bayi juga sering kali menghisap mulutnya dimana kondisi lapar yang bayi anda rasakan telah klimaks. Tak hanya itu, sang bayipun akan memutarkan kepalanya, saat anda meletakan jari tangan di atas bibirnya. Solusi tepat yang dapat anda lakukan adalah memberikannya ASI ataupun makanan pendamping ASI apabila bayi telah berumur 6 bulan ke atas.

2. Terlalu lelah
Bayi akan merasakan kelelahan, setelah seharian bermain dengan anda. Dan salah satu tandanya adalah bayi menangis dan gelisah. Selain itu, bayi juga sering mengusap matanya dan menguap, yang di sertai rewel dan mata yang tertutup. Untuk itu, anda dapat membawanya ke tempat tidur yang di sertai dengan iringan musik, sehingga membuat bayi anda tidur.

3. Perubahan suhu tubuh
Perubahan suhu tubuh yang cepat bergantipun sering kali memerlukan adapatasi bagi bayi anda, sehingga bayi andapun rewel dan gelisah. Kondisi terlalu panas sering kali membuatnya tidak nyaman. Solusi tepat yang harus anda lakukan diantaranya memberikan ventilasi yang cukup, serta melepaskan selimut atau mengganti pakaiannya menjadi berbahan katun yang sangat mudah untuk menyerap keringat. Sebalikanya, jika bayi rewel dengan keadaan menggigil, dan kulit bayi nampak merah ataupun putih, anda dapat memberikan penghangat dengan lampu biasa atau memberikannya selimut.

4. Tumbuh Gigi
Kondisi lainnya yang menyebabkan bayi anda sering kali gelisah dan rewel adalah ketika tumbuh gigi. Kondisi tersebut di sebabkan karena saat bayi tumbuh gigi, sering kali membuat suhu tubuhnya berubah, yang di sertai dengan gusi gigi yang bengkak dan nafsu makannyapun berkurang. Pda kondisi tersebut, ada baiknya anda memberikan mainan gigit yang aman untuk mengrangi rasa gatal pada gusinya.

5 Gangguan kesehatan
Penyebab bayi sering menagis dan gelisah yang terakhir adalah karena ada gangguan kesehetan pada tubuh sang bayi. Yang diantaranya seperti perut kembung, pilek dan juga demam. Masing-masing bayi memiliki ciri tersendiri apabila mereka sedang mengalami keluhan tersebut. Namun Kondisi ini seringkali di sertai dengan kondisi bayi yang cepat lelah, suhu tubuh yang tinggi, serta menangis kesakitan.

Dengan mengenali 5 penyebab bayi sering menangis dan gelisah, anda dapat mengenali ciri kondisi yang menyebabakan bayi anda menangis dan gelisah, serta dengan mudah menemukan solusi untuk membuatnya tidak menangis serta gelisah kembali. Jika terus menangis buatlah suasana menjadi  lebih nyaman, dan berikan pertolongan pertama apabila bayi anda mengalami gangguan kesehatan.

Citra Dewi Amd.Keb - June 7, 2016
Diskusi Dari:
Mohammad ikhsan

Saya mau bertanya, kok akhir akhir ini saya sering sekali merasakan sakit pada bagian kaki dan tangan saya ya dok? Rasanya itu cenat cenut, muncul tiba tiba dan bahkan hilang secar tiba tiba. Ini sakit apa ya dok? Terus bagian mana agar ini tidak terjadi terus menerus?

Dijawab Oleh : Mohammad ikhsan
Diskusi Dari:
Anonymous

Selamat siang,
Saya mau menanyakan usia kehamilan saya 6 minggu. Saya sempat terkena batuk kering sampai menekan di perut bahkan sampai keluar keputihan saat batuk. Saat hari ke 4 saya terjadi flek. Saya langsung periksa k dr kandungan. Saat di usg terdapat kantung janin tapi janin belum terlihat lalu dokter memeriksa menggunakan alat langsung dr dlm kandungan. Dan janin terlihat. Tapi detak jantung belum terlihat. Dr mengatakan bahwa resiko besar keguguran. Sehingga saya di minta bedrest dan diberi obat penguat. Yang saya tanyakan, apakah mungkin terdapat janin tapi tidak berkembang? Dan seberapa besar resiko bisa berkembang dengan normal? Dan apa yang harus saya lakukan selain bedrest? Mohon informasinya

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Anonymous

Selamat siang bu bidan saya mau bertanya bagaimana cara mengatasi alergi dingin pada anak. Anaks aya berusia 10 tahun dan sering batuk berdahak bahkan sudah 2 minggu. Saya pernah bawa anak saya periksa ke dokter spesialis anak dan katanya batuk yang anak saya derita akibat dari cuaca dingin. mohon penjelasannya apakah anak saya harus bergantung terus pada obat

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Claudia harapankita

Saya mau tanya kemarin saya melakukan hubungan dengan suami saya tetapi kami berencana menunda momongan. yang jadi masalah tadi siang suami saya tidak sengaja mengeluarkan sperma setetes divagina(saya tidak terasa). lalu saya langsung minum pil KB ? apa pil KB bisa menunda kehamilan? atau pil kontrasepsi darurat jauh lebih manjur dan minum pil kb setelah berhubungan justru tidak berpengaruh dan kemungkinan kehamilan masih ada?
mohon penjelassannnya

Dijawab Oleh : Claudia harapankita
Diskusi Dari:
Aryanto Id

assalamu’alaikum
bu bidan, saya ingin tanya dong kemaren anak saya berumur 4 bulan katanya harus diberikan vaksin DPT namun kemaren pas jadwal imunisasi lagi demam jadi saya telat memberikan vaksin nya. apakah itu tidak berbahaya ? apakah masih bisa diberikan imunisasi DPT tersebut ? terima kasih sebelumnya

Perlu Jawaban