7 Tips Menjaga Bayi Supaya Tidak Mudah Sakit

Mengetahui bahwa bayi sangat rentan terkena penyakit atau infeksi merupakan suatu kewajiban yang tidak bisa ditinggalkan. Anak-anak juga dapat dengan mudahnya tertular suatu infeksi dari lingkungan sekolahnya atau melalui saudara atau pengasuh mereka. Hal ini dimaksudkan supaya para orang tua mengantisipasi terhadap kesehatan bayi bisa dilakukan setiap saatnya. Pada umumnya bayi dan anak masih memiliki daya tahan tubuh yang belum maksimal seperti orang dewasa. Sehingga wajar jika si kecil sangat mudah terserang penyakit.

Banyak hal yang dapat menyebabkan si kecil mudah sakit. Flu atau batuk merupakan jenis penyakit yang sering muncul, apalagi ketika musim hujan datang. Oleh sebab itu sangat perlu diketahui bahwa bagaimana caranya untuk menjaga bayi supaya tidak mudah sakit atau terkena infeksi. Karena mencegah lebih baik dibandingkan dengan mengobati. Maka dari itu sebagai orang tua harus mengetahui cara supaya bayi tidak gampang sakit.

Berikut cara menjaga bayi supaya tetap sehat dan bebas infeksi :

1. Menjaga Kebersihan

Menjaga kebersihan memang sangat penting dan merupakan langkah pertama yang harus dilakukan. Kuman, virus, dan kotoran merupakan penyebab umum dari suatu penyakit. Sistem imun pada bayi yang masih belum sempurna sehingga belum mampu untuk memerangi kuman, virus, dan kotoran tersebut. Maka dari itu bayi sangat memerlukan bantuan dari orang tuanya untuk menghindari sumber penyakit tersebut.

Dengan menjaga dan memelihara kebersihan pada bayi baik pada tubuh, tangan, makanan, serta lingkungannya. Kebersihan pada kuku tangannya, gigi, dan pakaiannya pun sangat perlu diperhatikan. Apabila banyak kuman yang menempel pada tubuhnya maka akan dengan mudahnya masuk kedalam tubuh bahkan bisa menyerang pada sistem umun bayi.

2. Memenuhi Cairan yang Dibutuhkan

Pada tubuh manusia baik bayi maupun orang dewasa sangat membutuhkan cairan. cairan sangat berguna untuk menjaga proses yang terjadi pada dalam tubuh seperti proses pencernaan, proses peredaran darah, dan proses metabolisme. Dari semua proses tersebut membutuhkan cairan yang cukup banyak. Apabila jumlah ciaran tidak terpenuhi maka proses tersebut tidak akan berjalan dengan maksimal.

Dampak tubuh kekurangan cairan yakni dehidrasi. Kondisi dehidrasi ini tidak boleh disepelekan karena berdampak berbahaya bagi kesehatan tubuh seperti lemas, pusing, dan tidak akan bertenaga karena peredaran darah dan oksigen di dalam tubuh tidak berjalan lancar. Kurangnya cairan di dalam tubuh menjadi penyebab tubuh terkena penyakit terutama pada bayi. Maka dari itu cukupi asupan cairan untuk si kecil dengan minuman yang ia butuhkan setiap harinya.

3. Menjaga Pola Makan

Untuk menghindari bayi dari infeksi atau berbagai macam penyakit yakni dengan menjaga pola makan bayi. Pola makan bayi harus teratur dan bergizi. Dari makanan bergizi dapat meningkatkan sistem imun pada bayi supaya tidak terkena penyakit. Pola makan bayi juga harus teratur untuk menghindari masalah pada lambung serta masalah pencernaan akibat dari pola makan yang tidak teratur.

4. Dapatkan Vaksin Dengan Waktu yang Tepat

Mengikuti pada jadwal vaksinasi merupakan salah satu cara yang penting untuk melindungi anak dari penyakit. Dalam tiap dosis vaksin memang penting karena dapat melindungi terhadap penyakit menular yang merupakan suatu ancaman saat ini.

5. Mengawasi Bayi

Menjaga supaya bayi tidak mudah sakit yaitu dengan cara mengawasinya. Apalagi jika bayi sudah bisa merangkak atau berjalan. Hal tersebut dikarenakan bayi yang merangkak atau berjalan ketika menemukan sesuatu maka ia akan mudah memasukkan sesuatu tersebut kedalam mulutnya. Mungkin saja benda tersebut penuh dengan kuman sehingga kuman akan mudahnya masuk kedalam tubuh dan menginfeksi pada tubuh bayi. Apabila kondisi tubuh bayi yang lemah atau tidak stabil maka akan mudah terkena infeksi.

6. Biasakan Tidur Siang

Dengan membiasakan bayi tidur siang maka sangat bermanfaat untuk menghindari dari kelelahan. Karena ketika bayi merasa lelah maka akan rentan terkena penyakit sehingga sistem imun menjadi tidak stabil. Tidur siang dapat menjaga stamina bayi supaya sistem imun tetap stabil.

7. ASI

ASI merupakan salah satu makanan untuk bayi dibawah 6 bulan dan dapat dilanjutkan hingga usia 2 tahun. ASI juga merupakan makanan yang dapat membuat tubuh bayi kebal dan kuat serta terhindar dari suatu penyakit karena memiliki kandungan seperti antioksidan serta mineral yang sangat penting untuk bayi.

Cara untuk menjaga si kecil supaya tidak mudah sakit sebenarnya dapat dilakukan dengan cara yang sederhana, tetapi bagaimana kita menyikapinya serta ketelatenan seorang ibu lah yang dapat menjamin segalanya.

Citra Dewi Amd.Keb - September 15, 2017
Diskusi Dari:
eureeka

Selamat siang bu bidan. Anak saya lahir prematur dengan berat 1,7 kg dan dirawat di ruang perinatologi selama 9 hari. Sekarang usianya 2 bulan dan beratnya sudah naik menjadi 3,4 kg. Apa boleh saya beri susu formula hanya siang hari saja karena saya harus bekerja dan malam hari saya beri ASI ?

Dijawab Oleh : eureeka
Diskusi Dari:
Marini Sjola Manoppo

Maaf bu bidan saya mau tanya. istri saya hamil 5 bulan dan sering merasakan rasa sakit pada perut, apakah itu tanda gejala penyakit ataukah itu hanya reaksi sang bayi di dalam kandungan ?

Dijawab Oleh : Marini Sjola Manoppo
Diskusi Dari:
Anonymous

Bagaimana mengatasi stres saat hamil

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Anonymous

Selamat pagi saya mau bertanya apa yang harus di lakukan ketika perut bayi kembung dan mengeras saat ini bayi saya usianya baru 20 hari mohon penjelasannya trims

Dijawab Oleh :

Selamat pagi Bu Bidan,

Saya aneu, 25 tahun. Saat ini saya sedang hamil usia kandungan 2 bulan, tapi tidak ada tanda-tanda seperti payudara sakit dan membengkak, mual-mual di pagi hari seperti contoh tanda kehamilan umumnya. Apakah kehamilan saya normal?

Dijawab Oleh : Ribka Veronika Tatengkeng