8 Tanda Bahaya Pada Persalinan Yang Harus Diketahui

Hal penting yang perlu diketahui bagi seorang wanita hamil dan keluarga mereka ialah tentang deteksi dini dan tanda-tanda bahaya ataupun komplikasi dari kelahiran. Hal ini untuk mempermudah perencanan darurat jika hal hal buruk terjadi. Berikut ini Team Curhat Bidan, akan informasikan mengenai 8 tanda bahaya pada persalinan yang harus diketahui.

Kebanyakan wanita, termasuk penyandang cacat dapat melahirkan secara selamat. Tapi ketika sesuatu berjalan salah selama persalinan, sangat penting bagi wanita untuk mendapatkan perawatan yang baik untuk menyelamatkan hidupnya, dan sang bayi.

8 Tanda Bahaya Pada Persalinan Yang Harus Diketahui


1. Air Keluar Dari Vagina

Mungkin tanda ini tidak berarti Anda akan melahirkan dalam waktu 24 jam. Namun pergilah ke pusat kesehatan atau rumah sakit segera. Ketika air di dalam Rahim telah rusak, risiko jauh lebih tinggi bahwa Anda atau bayi Anda bisa mendapatkan infeksi serius. Anda mungkin diharuskan untuk mendapatkan beberapa cairan atau obat-obatan di vena.

2. Posisi Bayi Berbaring Menyamping

Pastikan Anda melahirkan di tempat dengan dokter atau bisa yang sudah ahli. Saat posisi bayi berbaring menyamping, jangan mencoba untuk mengubah posisi bayi setelah persalinan dimulai. Ini dapat merobek Rahim atau memisahkan plasenta dari dinding Rahim. Seorang bayi yang berbaring menyamping tidak dapat lahir tanpa operasi.

3. Pendarahan Sebelum Bayi Lahir

Menjelang hari persalinan, ada beberapa wanita hamil yang mengalami pendarahan tiba-tiba. Pastikan Anda untuk segera pergi ke rumah sakit. Jika Anda mengalami pendarahan darah berwarna merah terang, itu bisa berarti plasenta terpisah dari dinding Rahim atau yang menutupi pembukaan Rahim. Ini sangat berbahaya, sehingga perlu sang ahli untuk mengatasinya demi menyelamatkan nyawa sang ibu beserta bayi yang dikandungnya.

4. Demam Tinggi

Demam biasanya merupakan tanda bahwa adanya infeksi. Jika demam Anda tidak begitu kuat, Anda mungkin memerlukan beberapa cairan. Perbanyak minum air, the atau jus dan mencoba untuk buang air setiap beberapa jam. Namun, jika demam Anda sangat tinggi, dan Anda bahkan menggigil, segera pergi rumah sakit atau ke bidan Anda, karena Anda perlu mengkonsumsi beberapa obat-obatan antibiotic segera.

5. Proses Melahirkan Terlalu Lama

Ketika proses persalinan Anda telah berlangsung lebih dari 1 hari dan 1 malam, atyau jika Anda sudah mendorong keras selama lebih dari 2 jam, Anda mungkin perlu beberapa obat-obatan atau bahkan sebuah operasi Caesar untuk melahirkan sang bayi. Saat Anda melahirkan dengan bidan, pastikan untuk mendiskusikannya dan segera membawa Anda ke rumah sakit.

6. Terdapat Cairan Berwarna Hijau Atau Coklat

Saat terdapat cairan berwarna hijau atau coklat keluar, dan jika masih dalam proses persalinan dini atau tahap awal, atau bisa dikatakan saat belum mulai mendorong, hal yang terbaik bagi bayi Anda yaitu harus dilahirkan di rumah sakit. Biasanya, air yang keluar jelas berwarna merah muda, perairan berwarna coklat atau hijau berarti kemungkinan besar bayi Anda telah bercampur dengan tinda dalam kandungan dalam waktu yang lama, dan hal ini jelas-jelas dalam kesulitan.

Jika ibu jauh dalam persalinan dan bayi akan segera lahir, pastikan ibu untuk mendorong sekeras yang dia bisa, untuk memastikan bayi keluar dengan cepat. Segera setelah kepala bayi keluar dan sebelum ibu mengambil napas yang pertama, pastikan ibu untuk berhenti mendorong. Segera bidan atau perawat menyeka mulut dan hidung bayi dengan jari yang di bungkus kain bersih, atau menggunakan bola hisap untuk menghisap lender. Setelah hidung dan mulut bayi sudah dibersihkan, ibu bisa melanjutkan untuk mendorong hingga seluruh tubuh bayi keluar.

Nah itulah 8 tanda bahaya pada persalinan yang harus diketahui oleh Anda dan keluarga Anda. Semoga menjadi pengetahuan yang berguna untuk menghadapi segala hal hal yang mungkin tidak terbayangkan.

Mungkin tertarik juga untuk membaca :

Mengenal Lebih Jauh Tentang Posisi Jongkok Saat Persalinan

Citra Dewi Amd.Keb - October 21, 2016
Diskusi Dari:
Anonymous

Selamat pagi bu bidan, saya wanita berusia 25 tahun dan saya sudah menikah bulan Maret lalu. Kemudian 5 minggu kemudian saya hamil namun mengalami keguguran pada minggu ke 3 kehamilan saya. Saya sudah berkonsultasi dengan dokter, dan dokter menyarankan untuk menunda terlebih dahulu kehamilan selama 2 bulan. Setelah melawati masa precubation namun saya belum hamil juga. Yang menjadi masalahnya apakah siklus mentruasi saya yang tidak teratur saat ini berpengaruh? Karena setelah saya melakukan kuret pada awal Mei sampain saat ini saya belum mentruasi. Memang beberapa bulan terakhir pasca keguguran itu, saya jadi lebih aktif dan sibuk sekali. Apakah kesibukan saya mempengaruhi siklus haid saya, bu bidan? Kalau iya, adakah obat untuk melancarkan menstruasi saya?

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Amel Fayunl

Siang Bu..
Saya sekarang lagi hamil usia kandungan saya sudah memasuki 24 minggu, tapi akhir-akhir ini daerah vagina dan selangkangan saya sering sakit, terus mau pindah posisi tidur rasa sakitnya itu semakin terasa, apakah itu berbahaya untuk saya dan janin?

Dijawab Oleh : Amel Fayunl
Diskusi Dari:
Ramadhan

Obat apa yg di gunakan untuk menghilangkan kebiasaan menghisap tangan pada anak

Dijawab Oleh : Ramadhan
Diskusi Dari:
Mohammad ikhsan

Saya mau bertanya, kok akhir akhir ini saya sering sekali merasakan sakit pada bagian kaki dan tangan saya ya dok? Rasanya itu cenat cenut, muncul tiba tiba dan bahkan hilang secar tiba tiba. Ini sakit apa ya dok? Terus bagian mana agar ini tidak terjadi terus menerus?

Dijawab Oleh : Mohammad ikhsan
Diskusi Dari:
dorthymickle

Selamat pagi, maaf bu bidan saya ingin menanyakan perihal kehamilan saya yang disertai dengan gejala kaki bengkak dan kini usia kehamilan saya menginjal trimester 3. Apakah hal ini wajar dan bagaimana cara mengatasinya ?

Dijawab Oleh : dorthymickle