Akibat Dari Kekurangan Asam Folat Pada Ibu Hamil Dan Janin

Hai Bunda! Selamat datang kembali pada situs Curhat Bidan kami. Kali ini kami akan membahas sedikit mengenai manfaat penting dari asam folat untuk kesehatan ibu hamil, juga Dampak Ibu Hamil Kekurangan Asam Folat Pada Janin. Berikut selengkapnya.

Asam folat, merupakan Vitamin yang larut dalam air. Terdiri dari Folic acid, Folate, Folacin, Vitamin B9, Vitamin BC, Pteroyl-L-glutamic acid, Pteroyl-L-glutamate, Pteroylmonoglutamic acid, asam folat memiliki manfaat yang beragam. Seperti Vitamin B9, memiliki peranan pentung untuk beragam fungsi tubuh. Diantaranya sebagai sintesis nukleotid ke remetilasi homocysteine. Artinya Vitamin ini sangat penting dalam period pembelahan juga pertumbuhan sel. Anak-anak dan orang dewasa terutama memerlukan asupan Asam Folat untuk memproduksi lebih pada sel darah merah dan mencegah anemia.

Untuk memenuhi kandungan Asam Folat yang dibutuhkan, beberapa makanan sudah menyediakannya. Berbagai jenis sayuran, buah dan daging diantaranya memiliki kandugan Asam Folat didalamnya. Diantaranya Bayam, Kubis, Brokoli, Pisang, Jeruk, Alpukat, Pepaya, Kentang, Kacang-kacangan, Biji-bijian, Sereal, juga Hati Ayam dan Hati Sapi. Dengan mengkonsumsi makanan-makanan tersebut, akan membantu Anda untuk memenuhi kebutuhan Asam Folat yang cukup sehingga terhindar dari penyakit yang bisa terjadi akibat kekurangan Asam Folat.

Pada ibu hamil, beberapa masalah kesehatan yang bisa terjadi akibat ibu hamil kekurangan Asam Folat, juga dampaknya pada janin, diantaranya :

Sariawan. Sariawan tidak hanya terjadi pada mereka yang kekurangan Vitamin C, tetapi mereka yang kekurangan asupan Asam Folat juga Vitamin B9 juga beresiko mengalami Sariawan. Jika terjadi pada ibu hamil, Sariawan akan menghambat aktifitas makan dan minum yang menjadi sumber nutrisi baik untuk membangun kesehatan pada ibu hamil juga janin.

Diare. Diare ternyata juga bisa terjadi akibat ibu hamil kekurangan Asam Folat. Mengapa bisa terjadi? Penyebabnya adalah karena jika kandungan Asam Folat pada ibu hamil terjadi, secara alami dapat menyebabkan sakit maag dan gangguan di dalam usus yang akan memicu terjadinya Diare.

Anemia. Jika kandungan Asam Folat terpenuhi, salah satu kelebihannya adalah mencegah Anemia. Jadi jika kekurangan Asam Folat, maka secara otomatis dapat memicu terjadinya Anemia. Anemia pada ibu hamil cukup membahayakan karena dapat membuat tubuh kekurangan sel darah merah dan membuat tubuh menjadi lemah, lesu dan pusing.

Spina bifida. Merupakan sebuah kondisi dimana terjadi masalah kesehatan yang menyerang pada tulang sumsum belakang dan akan berpengaruh pada bayi, jika terjadi pada ibu hamil. Selain itu, kondisi ini juga menyebabkan perlindungan pada bayi saat didalam perut tidak maksimal. Selain itu, akibat lainnya adalah ibu hamil dapat melahirkan dengan kecacatan bayi secara fisik dan mental. Sudah jelas jika kondisi seperti ini tidak boleh hanya dibiarkan begitu saja.

Anencephaly. Anencephaly pada istilah medis disebut sebagai ‘kelainan’. Kelainan disini digambarkan sebagai posisi dari otak janin yang tidak terbentuk sempurna akibat sang ibu kekurangan asupan Asam Folat ketika hamil. Selain jaringan otak yang tidak akan berkembang sempurna, bentuk pada tengkorak janin juga akan mengalami perkembangan yang tidak maksimal. Sehingga ketika bayi lahir kelak dapat menyebabkan bayi mengalami pembesaran kepala karena terisi dengan cairan yang terdapat di dalam tubuh sebelumnya. Maka tidak heran jika para ahli sangat menganjurkan untuk ibu tidak mengurangi dan harus mendapatkan asupan Asam Folat yang cukup.

Nah Bunda, setelah mengetahui selengkapnya mengenai Akibat Dari Kekurangan Asam Folat Pada Ibu Hamil Dan Janin, diharapkan untuk lebih memperhatikan lagi nutrisi dan gizi yang dikonsumsi pada saat hamil ya. Jangan sampai kekurangan suatu apapun, dan yang terpenting tetap jalani pola hidup sehat agar ibu sehat, janin juga berkembang dengan baik dan terlahir dengan normal nantinya.

Semoga bermanfaat, salam!

Citra Dewi Amd.Keb - August 10, 2016
Diskusi Dari:
Sahputri Ramadhani

Saya mau menanyakan tentang cara menghitung kehamilan wanita yang memiliki haid tidak teratur. bUlan lalu saya masih haid dan terakhir nya pada tanggal 29 Agustus. Pada minggu ke 2 setelah terakhir menstrulasi, tepatnya apda tanggal 18 Oktober saya merasakan mual mual dan saya cek ternyata positif hamil. Sebelumnya saya sering kali memiliki masalah dengan mestrulasi yakni waktu yang tidak teratur yang bahkan bisa saja telat hingga 3 bulan lamanya. Yang mau saya tanyakan, bagai mana cara menghitung kehamilan pada orang yang memiliki masalah dengan haid yang tak lancar ini, apakah bisa dihitung sama dengan orang yang memiliki siklus haid yang normal?

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Chika ELlo

Bun saya mau tanya ank saya dari kmarin demam.tpi kalau pagi badanya anget klau mnjelang malam agak panas dikit…tpi mkanya gk kyak biasanya klau minum susu tetep ..bun minta solusinya makasih

Dijawab Oleh : Chika ELlo
Diskusi Dari:
Anonymous

Selamat siang bu bidan saya mau bertanya bagaimana cara mengatasi alergi dingin pada anak. Anaks aya berusia 10 tahun dan sering batuk berdahak bahkan sudah 2 minggu. Saya pernah bawa anak saya periksa ke dokter spesialis anak dan katanya batuk yang anak saya derita akibat dari cuaca dingin. mohon penjelasannya apakah anak saya harus bergantung terus pada obat

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Pipit Winartii

Selamat Siang Dok,

Istri saya seblumnya mempunyai siklus menstrusai 28 hari
namun ini sudah lewat dari 28 hari apakah istri saya hamil

salam,

Dijawab Oleh : Pipit Winartii
Diskusi Dari:
Salma Syarifah Latipah

Selamat pagi mba bidan,

Saat ini saya tengah mengandung usia kehamilan 8 bulan 1 minggu. Akhir akhir ini saya sering merasa sakit seperti orang yang mau melahirkan, dan kemarin rasa sakitnya sangat kuat seperti kontraksi yang biasanya datang ketika mau lahiran. Tapi kemarin saya cek ke dokter kandungan, katanya hal itu wajar saja dan kemungkinan bayi saya akan lahir sekitar 2-3 minggu lagi. Yang mau saya tanyakan, apakah hal tersebut wajar? Saya takut terjadi apa apa dengan bayi saya. Terimakasih, saya tunggu jawaban Anda.

Dijawab Oleh : Salma Syarifah Latipah