Aktivitas Fisik Mencegah Obesitas Anak-Anak

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Tahukah Bunda sekarang jumlah anak yang menderita obesitas semakin besar, keadaan lingkungan dan kehidupanan modern yang sudah maju ini menjadi salah satu penyebab anak bisa memiliki resiko terserang obesitas.

    Obesitas adalah keadaan patologis, dimana terjadi peningkatan lemak di dalam tubuh baik hiperplasia atau hipertropi sel lemak.

    Anak -anak yang malas bergerak karena lingkungan mereka yang membuatnya seperti itu. Globalisasi dan transportasi membuat semuanya menjadi mudah. Belum lagi mereka lebih menyukai bermain video game dan nonton televisi di rumah yang membuat mereka tidak bergerak. Berbeda jauh pada masa dahulu dimana anak-anak selalu bermani di luar rumah yang membuat mereka aktif bergerak.

    Faktor penyebab obesitas lainnya adalah banyaknya jajanan anak-anak yang tinggi kalori, misalnya makanan tinggi gula dan tinggi garam. Mereka lebih menyukai makanan ringan karena rasanya yang lebih enak. Padahal pola makan yang buruk tersebut bisa menjadi penyebab obesitas pada anak-anak. 

    Makanan adalah sumber energi utama bagi tubuh. Makanan yang tinggi kalori seperti gula dan lemak, bila tanpa disertai aktivitas fisik akan menjadi penyebab utama kegemukan atau obesitas pada anak-anak. Oleh karena itu bunda harus membiasakan pola makan sehat anak dengan membiasakan anak makan tepat waktu, tepat jumlah dan tepat jenisnya. 

    Setelah bunda sudah menerapkan pola makan yang sehat selanjutnya bunda perkenalkan aktivitas fisik kepada anak. Bunda harus membiasakan anak bergerak dan beraktivitas fisik minimal 60 menit dalam sehari untuk stimulasi otak mencegah dan mencegah stres. 

    Contoh aktivitas fisik yang bisa bunda terapkan pada anak-anak ialah  Seperti Bersepeda, bermain di luar rumah, rekreasi, bunda juga bisa menerapkan olahraga seperi berenang dan jalan santai secara rutin.  Agar anak lebih bersemangat lagi sebaiknya kegiatan fisik tersebut dilakukan bersama-sama.

    Ada juga beberapa tips aktifitas fisik yang direkomendasikan WHO bagi anak dan remaja usia 5-17 tahun, ialah:

    • Melakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang sampai kuat minimal 60 menit (akumulatif) /hari.
    • Jumlah aktivitas fisik lebih dari 60 menit/hari akan memberikan keuntungan tambahan bagi kesehatan.
    • Aktivitas fisik harian sebaiknya sebagian besar terdiri dari aerobik dengan sisipan latihan intensitas kuat yang termasuk latihan menguatkan otot dan tulang, sebanyak minimal 3x/minggu.

    Atvitas fisik ini akan memberikan keuntungan bagi kesehatan tubuh anak diantaranya bisa menjaga kesehatan otot dan tulang, mengurangi resiko obesitas dan penyakit kronis seperti diabetes, jantung dan kanker usus. Serta dapat mengurangi tingkat kecemasan pada anak-anak. 

    Melakukan aktivitas fisik teratur dan benar akan menyehatkan dan akan membuka kapiler ke seluruh tubuh. Kesehatan anak terjaga, tidak obesitas dan tidak terserang penyakit kronis lainnya.

    Penulis : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd.Keb - March 25, 2017
    Diskusi Dari:
    Wanti

    Dok kenapa ya ko setiap kali bersin saya sering kali bukan 1 kali tapi malah lebih dari 8 atau 10 kali dalam satu waktu. Itu kira kira kepa ya? ko saya jadi khawatir dengan kesehatan saya ya dok.

    Dijawab Oleh : Wanti
    Diskusi Dari:
    Anonymous

    Sebelum telat haid sy pernah 2x tespek tp 1 hasil negatif 1 lagi 2 garis tapi samar membayang setelah telat haid 2 hari sy tespek lagi namun negaif , yg saya rasakan sdh 2 minggu ini pusing migran mual dan baru2 ini tenggorokan sy sakit . Apakah sy harus nunggu beberapa hari lagi untuk tespek kembali atau sy langsung memeriksakan diri ke bidan/usg ?

    Dijawab Oleh :
    Diskusi Dari:
    davegillison

    Selamat pagi bu bidan, saat ini saya sedang hamil 4 bulan dan mengalami BAB yang tidak lancar. Apakah aman jika saya mengkonsumsi obat pencahar dan apakah akan ada efeknya bagi janin? trims mohon jawabannya bu bidan

    Dijawab Oleh : davegillison
    Diskusi Dari:
    Hafis Alfarozi STm

    Maaf dok, saya mau tanya.
    Saat ini saya tengah hamil dan baru menginjak usia 3 minggu. Kehamilan ini menjadi kehamilan pertama saya dan saya masih belum mengetahui bagaimana cara merawat kehamilan. Karena banyak orang yang bilang, kehamilan usia muda masih sangat rentan dan saya takut mengalami keguguran. Oleh karena itu, gimana yah dok supaya kehamilan saya tetap sehat dan kuat? Mohon di jawab yah.

    Dijawab Oleh : Hafis Alfarozi STm
    Diskusi Dari:
    Dian Poenya Raizo

    Selamat siang bu bidan, saya mau tanya nih. Saya punya anak laki-laki yang baru masuk SD kelas 1. Waktu di TK dulu ia rajin belajar dan selalu nurut sama orang tua. Tapi sekarang beda bu bidan, ia jadi malas belajar di rumah, pengennya main terus. Saya jadi sedikit frustasi juga.

    Bagaimana yah bu caranya supaya anak saya mau belajar kembali di rumah ? kasihan juga guru les nya udah dateng ke rumah, dia nya gak mau belajar. Mohon solusinya bu bidan, Terimakasih

    Perlu Jawaban