×

5 Tips Merawat Gigi Anak Tumbuh Dengan Rapi

Bagikan Artikel :

Melihat tumbuh kembang anak memang suatu hal yang sangat menyenangkan bila kita pantau setiap harinya. Salah satunya ketika momen tumbuh gigi si kecil pertama kali. Berbagai macam cara pun kita lakukan agar anak dapat merawat giginya tersebut, dari mulai memberikan sikat gigi yang menarik sampai dengan membiasakan anak sikat gigi yang benar untuk mendapatkan gigi yang bersih, putih, cantik dan rapih.

Related Posts :

    Untuk mendapatkan hasil gigi yang putih dan rapih ternyata tidak semudah dan segampang yang dipikirkan. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan gigi anak tumbuh tidak rapih dan cenderung berantakan tentu hal ini tidak boleh dibiarkan karena akan mempengaruhi pertumbuhan gigi saat anak besar nanti.

    Kenali beberapa faktor penyebab gigi anak tumbuh berantakan berikut ini :

    • Gigi susu yang susah lepas/copot
    • Terdapat jumlah gigi yang tumbuh berlebihan
    • Kebiasaan menggigit jari
    • Mengalami trauma pada gigi susu depan sehingga pertumbuhan gigi tetap menjadi berubah arah
    • Letak pertumbuhan gigi tetap tidak benar
    • Ukuran gigi lebih besar dari biasanya
    • Kurang panjang lengkung gigi sehingga gigi tumbuh ke arah langit-langit
    • Mengalami keterlambatan klasifikasi gigi geraham tetap
    • Panjang lengkung rahang yang abnormal.

    Ingin gigi anak dapat tumbuh dengan baik sebaiknya hindari beberapa faktor diatas dari mulai anak masih balita, karena pertumbuhan gigi tetap akan berlangsung setelah gigi susu terlepas. Oleh karena itu perawatanya pun harus dilakukan sejak dini.

    5 Tips Agar Gigi Anak Tumbuh Rapi Dari Sejak Balita

    Pertumbuhan gigi susu anak ternyata berbeda-beda, ada yang sudah teratur rapi bahkan ada pula yang tampak jarang karena terdapat celah pada gigi. Gigi tetap pun akan muncul setelah ia menginjak usia 6-7 tahun. Adapun beberapa cara yang harus di lakukan agar anak tumbuh dengan gigi yang rapi beriktu ini :

    1. Hentikan kebiasaan mengisap dot
      Ini disarankan bagi balita yang sudah menginjak usia 2 tahun. Dot dalam susu botol ternyata memiliki dampak pada susunan gigi anak. mengisap dot ternyata dapat memicu gigi anak menjadi maju ke depan. Oleh karena itu jangan biarkan si kecil terus mengisap dot jika sudah berumur 2 tahun, lebih baik ajarkan si kecil minum susu dari gelas. Hentikan juga kebiasaan anak mengisap jari tangan.
    2. Biasakan menyikat gigi
      Usia 7-12 bulan usia dimana bayi sudah tumbuh gigi, usahkan bersihkan gigi tersebut dengan kain lembut, bersih dan lembab pada usia tersebut gunakan sikat gigi kecil yang hanya dibasahi dengan air saja. Nah awal anak boleh menggunakan pasta gigi yaitu pada usia 13-24 bulan, mulailah kenalkan pasta gigi yang mengandung fluoride sikat gigi anak biasakan dua kali sehari (sehabis sarapan dan sebelum tidur malam). Bila kebiasaan tersebut diterapkan dari sejak bayi maka saat besar nanti pun akan melakukan kebiasaan tersebut.
    3. Hindari mengkonsumsi makanan manis
      Makanan manis seperti halnya permen, gulali, kue dan jajanan lainnya memang menjadi favorit mereka, namun terlalu banyak mengkonsumsi makanan manis dari mulai sejak bayi dapat membuat lapisan gigi menjadi keropos sehingga gigi akan berlubang dan berwarna hitam. Makanan yang mengandung gula yang banyak dapat menyebabkan bakteri di mulut merubah makanan manis menjadi asam sehingga merusak keindahan gigi. Bakteri pun dapat terselip pada celah-celah gigi sehingga gigi menjadi berlubang.
    4. Perbanyak asupan nutrisi dan vitamin yang lengkap
      Menjaga asupan nutrisi dan vitamin tidak hanya baik untuk gigi saja melainkan juga baik untuk tumbuh kembang si kecil. Zat-zat nutrisi yang diperlukan si kecil untuk pertumbuhan giginya, diantaranya : Kalsium (bisa didapatkan dari yogurt rendah lemak, susu, pudding, keju, dll), Vitamin D (terdapat pada ikan salmon, kuning telur dan margarin), Fosfor (bisa ditemukan pada susu sapi, telur, daging, hati, ikan dan kacang-kacangan), Flour (banyak ditemukan pada sayur-sayuran, buah-buahan, ikan teri, ikan, daging, teh serta air tanah), Vitamin C (biasanya terdapat dari jambu biji, jeruk, apel, delima, kiwi dan buah-buahan lainnya). Untuk informasi lebih lengkap mengenai nutrisi si kecil silahkan konsultasikan pada bidan online terdekat.
    5. Kunjungi dokter gigi secara rutin
      Walaupun anda sudah melakukan berbagai macam cara diatas sebaiknya ajak anak untuk berkunjung ke dokter gigi secara rutin sekitar 6 bulan sekali. Hal ini perlu dilakukan agar pertumbuhan gigi nya tetap terpantau.

    Demikianlah Tips Merawat Gigi Agar Tumbuh Rapi semoga dapat menjadi inspirasi untuk merawat kesehatan gigi si kecil dan bisa di praktekan di rumah. Nantikan juga artikel Curhat Bidan lainnya mengenai informasi seputar persalinan, kehamilan dan berbagai tips merawat si kecil. SEMOGA BERMANFAAT

    | 5 Tips Merawat Gigi Anak Tumbuh Dengan Rapi

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : July 19, 2016

    Pertanyaan Pengunjung :

    Bayi Usia 1 Bulan Terkena Pilek

  • Oleh : mahdi
  • 2 tahun, 3 bulan yang lalu

    Siang dok. Saya Shelly. Anak saya yang berusia 1 bulan terkena pilek tapi tidak panas. Ada batuk sedikit jika sedang menyusui saja. Bagaimana cara menanganinya ? Apa perlu saya periksakan ke dokter ?

    Takut hamil

  • Oleh : Husna Alf
  • 1 tahun, 1 bulan yang lalu

    Terakhir haid saya
    tgl 6 bulan juli, sampai sekarang saya belum haid lagi. Banyak keluhan kesehatan yang saya rasakan, seperti mual, muntah, nafsu makan turun, demam, perut kembung, kadang nyeri sebelah kanan bawah & apabila ditekan terasa sakit & terasa ada yang mengganjal. Saya iseng uji tes pack hasilnya positif, tapi tidak ada tanda-tanda kehamilan yang saya alami. Saya juga susah bab & susah buang angin. Apakah ini gejala suatu penyakit atau memang hamil?

    Amankah episiotomi saat persalinan?

  • Oleh : Muhammad Hanif Maulana
  • 4 tahun, 2 bulan yang lalu

    Selamat sore bu bidan, saat ini saya sedang mengandung usia 8 bulan, dan setelah melakukan USG ternyata bayi saya mempunyai berat badan yang tergolong bayi besar. Kata dokter, saya lebih baik melakukan episiotomi. Tetapi saya ragu dan takut akan rasa sakitnya, dan apakah episiotomi itu amak dilakukan? Mohon penjelasannya, terimakasih

    Payudara

  • Oleh : Nur Isti
  • 1 tahun, 10 bulan yang lalu

    Selamat malam.. Saya nur istiqomah dari kalimantan.. Saya sudah menonton cara sadari dari awal kangker atau tumor di dalam diri. Setelah saya cek memang ada benjolan. Yang ingin saya tanyakan tentang benjolan yang ada di payudara namun jika di tekan benjolan itu lari lari( tidak menetap) payudara saya juga sering nyeri.. Mohon jawaban nya.. Terima kasih. selamat malam

    Bayi Usia 2 Minggu Belum BAB 9 Hari

  • Oleh : Ivie Suci
  • 2 tahun, 3 bulan yang lalu

    Halo dok, saya Resy saat ini usia bayi saya 2 minggu dan saat usia 4 hari bayi saya disinar selama 2 hari, selama disinar bayi saya diberikan susu formula untuk antisipasi dehidrasi dan pulang kerumah banyak bayi saya banyak bab. Tapi sampai sekarang ini sekitar 9 hari dengan full asi belum bab juga, padahal minum asinya banyak dan buang air kecilnya juga cukup banyak. Ada yang harus dikhawatirkan ga yah dok ?

    Tanya Bidan