×

Anak Anda Di Bully? Lakukan Ini Ya!

Bagikan Artikel :

Anak Anda Di Bully? Lakukan Ini Ya!

Bully membully sering terjadi pada anak-anak di sekolah, sehingga banyak anak yang menjadi korban. Sebagai orang tua tentu Anda tidak ingin dong apabila anak Anda menjadi korban bully. Tapi jika anak Anda pernah atau sering menjadi korban bully, perlu melakukan sesuatu untuk membantunya menghadapi hal tersebut.

Cara Menangani Anak Yang Di Bully

  1. Identifikasi bahwa anak benar menjadi korban bully
    Sebagai orangtua tentu Anda paham betul perubahan yang terjadi pada anak. Ada banyak hal tanda, namun perubahan perilaku seperti menarik diri dari hubungan sosial atau tidak ingin sekolah merupakan tanda mungkin dia menjadi korban bully
    Tanda-tanda lain seperti insomnia, sering sakit yang tidak diketahui penyebabnya, ada luka di tubuh meski dia tidak menjelaskan asalnya. Bisa juga anak pura-pura bertanya, ‘Temanku di-bully, aku harus ngapain, Bu?’. Nah untuk mengetahui benar tidaknya anak menjadi korban bully, orangtua harus memiliki waktu bersama lebih banyak dengan anak.
  2. Memahami bullying
    Orangtua perlu mengetahui apakah anaknya benar-benar menjadi korban bully atau sesuatu yang buruk tidak sengaja dilakukan oleh temannya. Penggencean sendiri adalah suatu keadaan tidak menyenangkan yang dilakukan oleh orang lain secara berulang dan dengan sengaja.
    Diskusikan dengan anak apa itu bully. Jika mereka diganggu, padahal tidak melakukan kesalahan, seharusnya anak berhak untuk tidak diganggu.
  3. Jangan dilawan kembali
    Saat orangtua tahu anaknya dipukul atau dibentak atau mengalami hal tidak menyenangkan lain pasti akan merasa sakit hati. Namun bukan berarti orangtua boleh mengajarkan anak melawan temannya yang menggencet dengan hal yang sama. Kekerasan bukanlah jalan keluar. Ajarkan anak-anak agar berbuat tegas bila ada orang yang melakukan perundungan padanya.
    Mungkin ada pikiran “Ah, biarin aja diganggu sampai capai”. Menurut para psikolog cara ini tidak mempan. “Beragam studi mengatakan respon pasif tidak bermanfaat dalam hal ini,
  4. Laporkan
    Jika anak masih saja menjadi korban bully, bahkan makin parah, ada baiknya bertemu dengan guru kelas seperti disarankan Profesor Smith. Jelaskan masalah yang terjadi dan tanya mengenai kebijakan sekolahan mengenai kasus tersebut. Bisa saja sekolah langsung bertindak aktif, tapi tidak selalu.
  5. Jangan biarkan bullying merenggut kesempatan anak sekolah
    Menjaga anak dengan tidak memperbolehkannya ke sekolah bukanlah jawaban tepat untuk mengatasi perundungan. Kita tidak ingin anak-anak jadi tidak mendapatkan haknya untuk belajar.
    Pastikan anak-anak aman dari teman yang mem-bully, serta biarkan mereka tahu apa yang harus dilakukan bila mendapat perlakuan tidak menyenangkan lagi. Tidak ada salahnya memisahkan antara anak dengan teman yang sering menggencet.

About : Citra Dewi Amd. Keb

Citra Dewi Amd. Keb

Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : September 14, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    Kb

  • Oleh : Erna Wati
  • 1 tahun, 2 bulan yang lalu

    Saya kb 3 bulan setelah kb 1 bulan saya haid ,udah hmpir 1 minggu haid nya belum brhenti” apakah bahaya ?

  • Oleh : Erna Wati
  • Mansturbasi.

  • Oleh : Arif Pratama
  • 3 tahun, 5 bulan yang lalu

    Selamat malam ibu dokter. Saya mewakili teman saya ingin bertanya.
    Masalah nya temen saya hampir setiap 2 minggu sekali onani dan itu rutin . Dan dia sudah melakukan onani ini sudah dari 3 tahun yang lalu . Dan sekarang setiap menonton film porno alat kelamin nya ngga ereksi nya ga sekeras yang dulu.
    Pertanyaan nya. : apakah dampak terlalu sering onani dapat menyebabkan penurunan ereksi ?
    Dan adakah cara untuk membuat si alat kelaminya itu keras lagi seperti dulu ?
    Terima kasih dokter . . 🙏🏻

    Cara merawat kehamilan kembar agar tetap sehat

  • Oleh : They Xantana Noeza
  • 6 tahun, 1 bulan yang lalu

    Hasil dari pemeriksaan saya dinyatakan mengandung anak kembar dan ini menjadi hal yang paling menyenangkan bagi saya dan keluarga saya. Untuk menjaga ibu dan janin tetap sehat, sebaiknya apa saja yang harus dihindari dan dilakukan?

  • Oleh : They Xantana Noeza
  • Keputihan

  • Oleh : Heni Veronica
  • 2 tahun yang lalu

    Dok keputihan sya seperti sperma udah beberapa hari ini, pertama itu seperti remahan tahu lalu seperti sperma encer, padahal sya masih remaja dan belum pernah berhubungan intim, mengapa ya dok?

  • Oleh : Heni Veronica
  • Telat haid 13 hari

  • Oleh : Nadia Kartika
  • 2 tahun, 3 bulan yang lalu

    Dok, saya mau tanya saya berenti kb sudah satu bulan. Lalu saya telat haid sudah 13 hari. Payudara nyut nyutan dan puting nyeri seperti lecet, keram dibawah perut . Saat berhubungan sakit sebelah kiri, kadang juga tidak sakit. Jalan juga pinggang sebelah kiri sakit tapi ringan. Tolong penjelasannya dok. Trimakasih

  • Oleh : Nadia Kartika
  • Tanya Bidan