×

Balita Yang Memiliki Hewan Peliharaan Cenderung Lebih Cerdas

Bagikan Artikel :

Balita Yang Memiliki Hewan Peliharaan Cenderung Lebih Cerdas

Orang tua tentunya senang jika melihat anaknya yang masih balita aktif dan kreatif dalam bermain. Apalagi jika anak menyukai dan menyayangi hewan peliharaan. Biasanya hal ini berawal dari kebiasaan orang tuanya yang juga penyayang hewan.  Memelihara hewan tentunya memiliki dampak yang baik untuk perkembangan otak anak termasuk balita di bawah 4 tahun.

Hal ini sesuai dengan beberapa studi yang mengungkapkan bahwa bayi mulai dari usia 11 bulan memiliki naluri terhadap hewan, dan bahkan lebih menyukai hewan peliharaan di banding mainanya. Hal ini terjadi karena hewan merupakan makhluk hidup yang tentunya bisa bergerak dan memiliki respon ketika balita membelainya. Inilah yang membuat keingintahuan balita semakin besar dibanding mainan yang merupakan benda mati.

Meski dianggap hal sepele namun ternyata memiliki kepekaan yang tinggi terhadap makhluk hidup lain dapat membawa pengaruh baik bagi perkembangan karakter anak.Salah satu manfaatnya anak tumbuh dengan pola pikir sayang terhadap binatang dan tidak memiliki sifat suka menyakiti hewan yang juga merupakan makhluk ciptaan Tuhan.

Memelihara Hewan Mampu Memberikan Contoh yang Baik Untuk Perkembangan Balita

Hewan peliharaan seperti kucing, kelinci, anjing, burung dan lain-lain mampu menjadi contoh yang baik bagi balita untuk belajar. Meluasnya penggunaan karakter hewan di buku anak-anak serta program televisi bisa dijadikan sarana untuk mengenalkan hewan pada balita.
Namun ajaran yang paling baik adalah secara langsung. Hal ini dibuktikan ketika balita menghabiskan banyak waktu bersama hewan kesayangannya, dia seolah berbicara dengan bahasanya sendiri yang unik dan membuat orang tuanya sering tertawa melihat tingkahnya.
Beberapa peneliti mengatakan bahwa hal ini bisa mengarahkan pada hal yang positif karena selain mengajarkan banyak hal juga mencegah rasa takut yang berlebihan terhadap hewan yang dilihatnya.
Hal yang perlu orangtua perhatikan agar keamanan balita terjamin adalah mengawasi secara benar karena hewan jinak sekalipun terkadang bisa bersikap agresif apalagi jika anak belum tahu apa-apa.

Manfaat Memiliki Hewan Peliharaan

1. Membantu anak belajar

Related Posts :

    Sejumlah pendidik anak telah lama mengetahui bahwa memiliki hewan peliharaan dapat sangat membantu perkembangan belajar dari anak. Selain itu anak juga belajar cara mengendalikan stress dan cara beradaptasi pada lingkungan.

    2. Menjaga kesehatan anak

    Menurut sebuah studi oleh Dennis Ownby, MD, seorang dokter anak dan kepala departemen alergi dan imunologi di Medical College of Georgia, memiliki hewan peliharaan benar-benar mengurangi risiko anak terkena alergi tertentu. Penelitiannya melacak 474 bayi dari lahir sampai sekitar usia 7 tahun. Ia menemukan bahwa anak-anak yang selalu berada di sekitar dua atau lebih anjing atau kucing sewaktu mereka bayi lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan alergi umum berkat paparan dini terhadap bakteri tertentu.

    3. Mengajarkan anak rasa tanggung jawab, kasih sayang, dan kepedulian

    Bahkan balita termuda sekalipun dapat sedikit banyak belajar tentang tanggung jawab dengan adanya hewan peliharaan di rumah. Tentu saja Anda akan mengerjakan sebagian besar tugas perawatan hewan peliharaan, tapi anak Anda akan menyerap banyak ilmu dari perilaku yang Anda contohkan secara tidak langsung, seperti pentingnya menjadi orang yang baik dan lembut. Ia bahkan bisa mengulurkan tangan kecilnya untuk membantu Anda dengan pekerjaan yang lebih mudah, seperti menuangkan makanan ke piring.
    Dengan terlibat langsung dalam mengurus peliharaannya, anak akan menyadari bahwa hewan peliharaan, sama seperti manusia membutuhkan makanan, tempat tinggal, olahraga, dan cinta. Ini kemudian mengajarkannya pelajaran berharga tentang empati dan kasih sayang.

    4. Memberikan rasa nyaman dan mendorong kepercayaan diri anak

    Ada penelitian yang menunjukkan bahwa anak-anak yang punya hewan peliharaan di rumah memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi. Hal ini karena mereka memiliki hewan peliharaan untuk dicintai dan yang balik mencintai mereka apa adanya, hewan peliharaan juga bisa menjadi teman bercerita yang tidak pernah menghakimi sekaligus teman bermain ketika tidak ada orang lain di sekitar. Kemudian, ketika anak Anda mulai sekolah, hewan peliharaan memberikan anak suatu topik menarik untuk diperbincangkan dan berbagi minat yang sama dengan anak-anak lain.

    5. Memperkuat ikatan keluarga

    Perawatan hewan peliharaan seringnya menjadi bintang utama dari kegiatan bersama dalam keluarga. Semua orang mengajak anjing untuk jalan-jalan sore, atau bahu-membahu memandikan dan memberi makan kucing. Kadang, sekeluarga bisa semuanya bermain bersama kelinci. Menghabiskan waktu bersama seperti ini membantu keluarga tumbuh lebih kuat dan lebih dekat.

    Cara Merawat Hewan Agar Tidak Menyebarkan Virus dan Bakteri

    1. Rutin memandikan atau membersihkan tubuh hewan
    2. Selalu Memberikan vaksin kepada hewan
    3. Tidak membiarkan Hewan peliharaan memakan tikus atau makanan yang berada di tempat sampah

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : August 1, 2018

    Pertanyaan Pengunjung :

    Hamil Dengan Haid Yang Tak Normal

  • Oleh : Sahputri Ramadhani
  • 5 tahun, 9 bulan yang lalu

    Saya mau menanyakan tentang cara menghitung kehamilan wanita yang memiliki haid tidak teratur. bUlan lalu saya masih haid dan terakhir nya pada tanggal 29 Agustus. Pada minggu ke 2 setelah terakhir menstrulasi, tepatnya apda tanggal 18 Oktober saya merasakan mual mual dan saya cek ternyata positif hamil. Sebelumnya saya sering kali memiliki masalah dengan mestrulasi yakni waktu yang tidak teratur yang bahkan bisa saja telat hingga 3 bulan lamanya. Yang mau saya tanyakan, bagai mana cara menghitung kehamilan pada orang yang memiliki masalah dengan haid yang tak lancar ini, apakah bisa dihitung sama dengan orang yang memiliki siklus haid yang normal?

    tips kehamilan dengan diabetes

  • Oleh : francesca21c
  • 7 tahun, 4 bulan yang lalu

    Selamat pagi ibu bidan, saya mau tau dong ada ga tips sehat yang harus dilakukan ibu hamil penderita diabetes?

    Haid tidak teratur

  • Oleh : Selvi Anggereni
  • 5 tahun, 4 bulan yang lalu

    Mau nanya, tiap bulan saya selalu haid. Tapi durasi waktuna suka beda2. Sperti bulan 8,9,10 29 hari, kemudian bulan 11 menjadi 35 hari. Setelah itu bulan 12 menjadi 27 hari, dan bulan berikutnya 26 hari. Sudah hampir setahun saya menikah dan belum hamil juga. Apakah ini tanda2 bahwa saya kena PCO, dan haid saya termasuk haid yg tidak teratur..? Terima kasih sebelumnya

    Lutut sakit

  • Oleh : maya
  • 5 tahun, 10 bulan yang lalu

    Dok saya mau bertanya, kok akhir akhir ini kenapa ya kaki saya ini seperti ada yang mengganjal di bagian belakang lutut, susah banget di lurusinnya, kaku dan bahkan kaya ada urat ya ikut dok. Kalau saya naik atau turun tangga, itu harus pelan banget, karena kalau misalkan berjalnnya cepat kaki itu terasa tersengkak dok, itu kira kira masalah kesehatan apa ya dok? Mohon penjelasannya dok :), Terimakasih

    Apa saya hamil?

  • Oleh : Desy Silvy
  • 3 tahun, 2 bulan yang lalu

    Dok Bln 1 tgl 1-5 sya m dan BulN 1 tgl 28-1 m lgi. BulN 2 tgl 14 15 sy berhubungan tgl 24-27 saya m. BulN 3 tgl 11 12 26 syg berhubung intim tapi menggunakan pil kb sekali minum.dan Sampek bulan 4 syg bm m. Tgl 3 BulN 4 aku test garis dua apa saya hamil

  • Oleh : Desy Silvy
  • Tanya Bidan