×

Cara Melindungi Si Kecil Dari Virus Corona

Bagikan Artikel :

Cara Melindungi Si Kecil Dari Virus Corona

Senangnya melihat si Kecil sehat dan ceria. Sudah menjadi tugas orang tua menjaga si Kecil agar terhindar dari virus dan bakteri. Tapi bagaimana dengan virus corona yang yang mematikan yang menjadi perbincangan di seluruh dunia? Tentu Anda dan Walaupun sejauh ini kebanyakan yang terkena virus corono adalah orang dewasa. Namun, kasus pada anak-anak juga telah dilaporkan, termasuk pada balita.

Kenali Gejala Infeksi Virus Corona pada Anak

• Pilek
• Batuk-batuk
• Sesak napas
• Demam
• Lemas dan kurang aktif
• Diare
• Muntah

Related Posts :

    Cara Mencegah Infeksi Virus Corona pada Anak

    1. Ajari anak mencuci tangan dengan benar
      Ajarkan Si Kecil untuk mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, setidaknya selama 20 detik. Pastikan ia membasuh seluruh bagian tangan, termasuk punggung tangan, sela-sela jari, dan ujung kuku.
      Biasakan anak untuk mencuci tangannya secara teratur, terutama sebelum dan setelah makan, setelah menyentuh hewan, serta setelah batuk atau bersin.
      Anda juga bisa menyediakan hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60% di dalam tas sekolahnya untuk digunakan bila tidak ada air dan sabun saat perlu mencuci tangan.
    2. Hindari mencium tangan orang dewasa
      Untuk sementara beritahu si Kecil bahwa penularan virus corona itu dari udara yang menempel saat penderita batuk atau bersin. Untuk mencegahnya maka bersalaman seperti adat sunda saat bersalaman dengan yang bukan muhrim.
    3. Biasakan anak menggunakan masker
      Penggunaan masker juga dapat mencegah penularan virus Corona pada anak, meskipun tidak seefektif penggunaan masker pada orang yang sakit untuk mencegah penyebaran penyakit ke orang lain.
      Pilihlah masker yang ukurannya pas untuk anak-anak dan anjurkan Si Kecil memakai masker bila berada di dekat orang yang sedang sakit. Jangan lupa untuk mengajarinya cara memakai masker yang benar dan ingatkan untuk selalu mencuci tangan sebelum dan setelah menyentuh masker.
    4. Berikan anak makanan bergizi
      Asupan gizi yang kaya akan sayuran dan buah-buahan tinggi beta karoten, seperti wortel dan jeruk, diketahui dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh anak untuk melawan infeksi, termasuk infeksi virus Corona.
      Guna membangun daya tahan tubuh yang kuat untuk mencegah infeksi virus Corona pada anak, jangan lupa untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Selain itu, pastikan makanan yang diberikan kepada Si Kecil telah dimasak hingga matang.
    5. Ajak anak untuk rutin berolahraga
      Tidak hanya menjaga kebugaran, berolahraga dapat memperkuat daya tahan tubuh untuk melawan infeksi. Oleh karena itu, ajaklah Si Kecil untuk rutin berolahraga, minimal 30 menit sehari.
      Pilih olahraga yang disukai Si Kecil. Olahraga apa pun dan di mana pun, asalkan dilakukan dengan rutin dan membuat tubuh Si Kecil aktif bergerak, dapat menjadi cara yang efektif untuk menjaga kesehatannya dan melindunginya dari infeksi virus Corona.
      Selain dengan menerapkan cara-cara di atas, ingatkan juga Si Kecil untuk menutup mulut dengan tisu saat bersin atau batuk, serta tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut sebelum mencuci tangan.
      Pencegahan infeksi virus Corona pada anak sebenarnya sama dengan cara pencegahan pada orang dewasa. Namun, perlindungan penyakit pada anak juga perlu ditambah dengan melengkapi imunisasinya. Walaupun belum ada vaksinasi khusus untuk virus Corona, pastikan Si Kecil mendapatkan imunisasi dasar yang lengkap dan sesuai jadwal.
      Jika Si Kecil menunjukkan gejala flu dan mengalami demam, sebaiknya biarkan ia beristirahat di rumah dan jangan membawanya ke sekolah. Segera bawa Si Kecil ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat.
    6. Janang ajak dan biarkan anak bergi ke kerumunan orang
      Salah satu menghindari virus corona adalah menghindari keramaian atau stay at home hingga waktu yang benar-benar aman.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : March 16, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    Sakit payudara

  • Oleh : Pah Udin
  • 1 tahun yang lalu

    Mbk. Pa obat payudara istri sy yg sedang sakit sebelah. Ksian istri sy lg menyusui, umur 2 bulan. Skitx dsebelah kanan. Tidak bisa keluar asix. Mintol slusix mbak.

    Bercak Hitam Saat Menstrulasi

  • Oleh : Marini Sjola Manoppo
  • 3 tahun, 9 bulan yang lalu

    Dok, saya mau bertanya. Biasanya kan tanggal sekarang ini saya jadwalnya menstrulasi, namun 2 hari belakang ini saya melihat di celana dalam saya ada bercak hitam sering sekali membuat gatal bagian miss V saya, mau tau dong apa sih penyebabnya itu?

  • Oleh : Marini Sjola Manoppo
  • Keseringan masturbasi

  • Oleh : Kacang Sukro
  • 1 tahun, 3 bulan yang lalu

    Saya mau curhat, saya kecanduan masturbasi, dalam 1 hari saya bisa melakukannya 3 kali,, apakah keseringan masturbasi ini akan mempengaruhi kesuburan saya?

    Kehamilan

  • Oleh : Diah Kusuma
  • 1 tahun, 1 bulan yang lalu

    Assalamu’alaikum…
    saya mau tanya. hari mens pertama saya tgl 13 maret, dan tgl 15 maret harusnya suntik kb 1 bulan. tapi sampai sekarang saya blum kb lagi dan sudah berhubungan. sekarang apa saya hamil ya, dan kapan bisa mulai di testpack nya, trmakasih.

    Kehamilan

  • Oleh : Isti Rahmawati
  • 3 tahun, 1 bulan yang lalu

    Selamat siang,
    Saya mau menanyakan usia kehamilan saya 6 minggu. Saya sempat terkena batuk kering sampai menekan di perut bahkan sampai keluar keputihan saat batuk. Saat hari ke 4 saya terjadi flek. Saya langsung periksa k dr kandungan. Saat di usg terdapat kantung janin tapi janin belum terlihat lalu dokter memeriksa menggunakan alat langsung dr dlm kandungan. Dan janin terlihat. Tapi detak jantung belum terlihat. Dr mengatakan bahwa resiko besar keguguran. Sehingga saya di minta bedrest dan diberi obat penguat. Yang saya tanyakan, apakah mungkin terdapat janin tapi tidak berkembang? Dan seberapa besar resiko bisa berkembang dengan normal? Dan apa yang harus saya lakukan selain bedrest? Mohon informasinya

  • Recent Topics

  • Baru-baru ini :

  • Follow Kami Di :

  • Tanya Bidan