×

Ini Lho Penyebab Anak Terlahir Tunanetra Dan Cara Penanganannya

Bagikan Artikel :

Ini Lho Penyebab Anak Terlahir Tunanetra Dan Cara Mengatasinya

Bagaimanapun kondisi fisik anak, baik sempurna atau tidak itu adalah titipan Tuhan yang harus kita jaga. Jika anak terlahir dengan keterbatasan, hal ini masih bisa dilakukan terapi dan pelatihan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari baik itu kognitif, sosial, dan psikomotorik.

Related Posts :

    Anak yang terlahir dengan keterbatasan yang sering disebut anak berkebutuhan khusus (ABK) dimungkinkan mengalami kelainan atau gangguan salah satunya seperti gangguan penglihatan atau yang biasa disebut dengan tunanetra. Banyak orang tua yang cemas, kecewa, sedih dan lain-lain karena kelahiran anak yang tuna netra. Kekecewaan ini biasnya karena khawatir dengan masa depan buah hati. Padalah anak dengan tuna netra masih bisa memcapai mimpi yang sama dengan anak yang lain asalkan dengan metode pembelajaran dan pelatihan yang khusus.

    Pelatihan Anak Tuna Netra

    Pertama anak dilatih untuk memanfaatkan indera-indera lainnya untuk belajar aktivitas sehari-hari. Misalnya, indera peraba untuk mengenali barang-barang yang ada di rumah, indera pendengaran untuk mengenali suara orang atau bunyi-bunyian lainnya, indera pengecapan untuk mengenali berbagai macam makanan, dan indera penciuman untuk mengenali berbagai bau-bau yang ada di sekitarnya.

    Setelah itu ajari anak untuk berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya, dengan mengajak anak untuk berbicara mulai dari mengucapkan kata-kata yang sederhana seperti “terima kasih”, “selamat pagi/siang/sore”, dan sebagainya. Ajak anak juga untuk mengungkapkan perasaannya, baik rasa senang, sedih, marah, dan sebagainya.
    Kemudian ajari anak untuk mengenal huruf Braille. Dengan demikian, ia dapat belajar membaca dan menulis dengan lebih mudah. Latihan-latihan ini harus dilaksanakan terus-menerus dan konsisten. Makin sering dilatih, maka anak akan semakin siap untuk mandiri.

    Hal-hal Yang Perlu Orang Tua lakukan Untuk Anak Tuna Netra

    1. Orang tua harus menyediakan tape recorder
      Melalui tape recorder, penjelasan materi pelajaran yang dijelaskan oleh guru di kelas dapat direkam, sehingga ketika mengulang pelajaran si kecil dapat mendengarkan rekaman tersebut.
    2. Dampingi anak ketika sedang belajar, sehingga ia merasa ada yang mendukungnya. Intinya, biasakan si kecil untuk belajar menggunakan berbagai alat pendukung yang dapat membantunya belajar.
    3. Dalam proses belajar, orang tua ikut belajar huruf Braille sehingga dapat membantu anak ketika ia mengalami kesulitan pada saat belajar.
    4. Yang perlu diingat, ada baiknya orangtua mendahulukan terapi kepada anak tuna netra untuk menjalani aktivitas sehari-hari, seperti mandiri untuk berpakaian, mandi, makan, dan sebagainya. Karena ketika anak sudah dapat mandiri dengan aktivitas sehari-harinya, maka anak pun akan lebih siap untuk menjalani terapi dalam dunia pendidikan.
    5. Ajak anak untuk bergaul dengan sebanyak mungkin pada orang di sekitarnya
      Seperti keluarga, teman-teman, orang yang lebih dewasa, orang yang lebih muda, dan sebagainya. Ajak anak berpartisipasi dalam acara keluarga dan kegiatan rumah tangga sehari-hari, sehingga ia terbiasa untuk mandiri, bertanggung jawab, dan percaya diri.
    6. Kedua orangtua harus kompak, konsisten, dan penuh kasih sayang terhadap anak.
      Orangtua yang kompak dan harmonis akan membuat anak merasa diterima dan didukung dalam segala hal, sehingga anak juga semangat untuk sukses, walaupun memiliki kekurangan.

    Penyebab Kelahiran Bayi Dengan Tuna Netra

    1. Pada saat kehamilan seperti faktor genetik, ibu hamil yang merokok, kelainan kromosom, ibu kurang gizi, ibu mengalami infeksi TORCH, ibu hamil kekurangan asam folat, konsumsi obat-obatan yang bukan diresepkan dokter, kekurangan yodium.
    2. Pada bayi yang lahir prematur dan membutuhkan perawatan oksigen, kebutaan bisa terjadi.
    3. Perdarahan di otak
    4. Katarak kongenital

    Tentu kebutaan ini tidak ingin terlahir pada anak kita bukan? Tenang saja, hal ini tidak terjadi karena bisa di cegah dengan mengonsumsi sehat mata selama kehamilan. Obat ini tentunya aman untuk ibu hamil dan menyusui.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : February 2, 2019

    Pertanyaan Pengunjung :

    Menstruasi

  • Oleh : Adhy Putra Lautan
  • 4 tahun, 2 bulan yang lalu

    Selamat Malam,dok saya mau tanya tentang mentruasi saya.
    Awalnya saya sekitar dua bulan tidak haid,lalu baru bulan ini haid,tapi dari tanggal 13 sampai dengan tgl 23 hari ini darah haid saya masih keluar,berbahaya atau tidak ya dok?
    Terima kasih.

    Benjolan kecil di dalam bibir vagina sebelah kanan

  • Oleh : Yuni Setiasih
  • 5 bulan, 1 minggu yang lalu

    Selamat sore dok.
    Saya mau tanya.
    Apakah benjolan kecil di dalam bibir vagina sebelah kanan dengan berbahaya? Tidak sakit sih dok. Cuman kalo misal di pegang agak sedikit gatal. Lalu kalo di teken terasa sedikit sakit. Mohon jawabannya 🙏

  • Oleh : Yuni Setiasih
  • Apakah Perlu Bayi di Bedong ?

  • Oleh : Marini Sjola Manoppo
  • 4 tahun, 7 bulan yang lalu

    Assalamu’alaikum bu bidan,
    Saya sedang hamil anak pertama, saya mau tanya dong bu bidan saya apakah bayi baru lahir itu wajib di bedong atau tidak ? ada apa saja manfaat dan bahayanya ? terus batasan untuk membedong bayi kira-kira sampai umur berapa ?
    terima kasih ditunggu balasannya bu bidan

    Keram

  • Oleh : Riska safitri
  • 5 bulan yang lalu

    Assalamualaikum.
    Dok mau nanya saya hamil tapi saya keluar darah dn ada plek ke coklatan apa itu gak apa² dok hamil nya baru masuk 1 blan tdak ada rsa sakit cman keram d bgin bwah perut

  • Oleh : Riska safitri
  • Bisakah Setelah Melakukan Kuret Hamil Lagi ?

  • Oleh : Nenk Marsya
  • 4 tahun, 6 bulan yang lalu

    Bu bidan, kakak saya kemarin habis kuret padahal dikehamilannya yang pertama dia melahirkan secara normal dan sekarang baru hamil muda sudah keguguran. Tapi anehnya kakak saya gak kapok bu dan katanya ingin cepat hamil lagi, tapi yang pernah saya denger katanya orang yang sudah melakukan kuret itu susah hamil itu benar gak ya bu bidan ? Terima kasih.

  • Oleh : Nenk Marsya
  • Tanya Bidan