×

Komplikasi Dari Virus Flu Singapura

Bagikan Artikel :

Komplikasi Dari Virus Flu Singapura

Banyak orang tua yang ketakutan dan merinding saat mendengar flu Singapura atau biasa juga dikenal dengan penyakit tangan, kaki, dan mulut (Hand-Foot-and-Mouth Disease). Saat ini banyak anak-anak yang terkena flu singapura. Penyakit masa anak-anak ini sangat menular serta mudah menyerang di ruang bermain, pusat penitipan anak, dan ruang kelas prasekolah.

Anak Yang Mengalami flu singapura akan mengalami demam, sakit tenggorokan, sariawan dalam mulut,nafsu makan berkurang, ruam merah pada kulit, rewel, nyeri perut, dan batuk. Jika si Kecil mengalami hal demikian segera lakukan pemeriksaan ke dokter spesialis anak. Apabila tidak ditangani dengan cepat dan tepat si Kecil dikhawatirkan mengalami komplikasi.

Related Posts :

    Komplikasi Flu Singapura

    1. Dehidrasi
      Flu singapura bisa memengaruhi kondisi mulut dan tenggorokan. Penyakit ini menyebabkan seseorang kesulitan makan dan minum karena muncul luka pada rongga mulut dan tenggorokan. Kalau sudah begitu, risiko terjadinya dehidrasi akan semakin tinggi.
    2. Meningitis Virus
      Virus penyebab penyakit flu singapura bisa masuk ke selaput dan cairan otak. Hal itu bisa meningkatkan risiko terjadinya meningitis virus sebagai komplikasi. Meningitis virus adalah infeksi virus pada selaput yang mengelilingi otak dan saraf tulang belakang.
    3. Ensefalitis
      Pada kondisi yang parah, flu singapura bisa menimbulkan komplikasi yang sangat serius. Penyakit ini bisa berkembang dan menyebabkan peradangan pada jaringan otak alias ensefalitis. Komplikasi ini sangat jarang terjadi, tetapi sebaiknya diwaspadai.
    4. Penurunan kesadaran
      Karena nafsu makan menurun si kecil akan mengalami kekurangan nutrisi. Jika tubuh kekurangan nutrisi akan membuat badan lemas bahkan penurunan kesadaran.
    5. Kejang
      Bagi anak di bawah 2 tahun, demam tinggi yang disertai dehidrasi akan memicu terjadinya kejang. Oleh karena itu flu singapura ini tidak boleh dianggap spele.

    Flu singapura biasa menyebabkan munculnya beberapa gejala, mulai dari bintil-bintil air dan luka-luka di sekitar atau di mulut, tangan dan kaki, siku tangan, bokong, lutut, dan lipat paha. Penyakit ini juga memicu munculnya gejala berupa demam tinggi, sakit tenggorokan, hilangnya nafsu makan, hingga munculnya ruam merah dan luka seperti melepuh berwarna merah di lidah, gusi, dan bagian dalam pipi. Pada bayi atau anak, penyakit ini bisa membuat rewel dan mudah marah, sakit perut, batuk, hingga muntah.

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko penyebaran virus flu singapura, mulai dari menjauh dan mengisolasi orang yang sudah terinfeksi virus, membersihkan area-area yang dicurigai terkontaminasi virus, dan menjaga kebersihan dengan rutin mencuci tangan.

    Oleh karena anak-anak sangat rentan mengalami penyakit ini, maka mengajarkan cara menjaga kebersihan pada anak adalah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penyebaran virus. Sebaiknya hindari juga untuk mencium anak yang tengah mengidap flu singapura, karena penyakit ini bisa dengan mudah menular. Pastikan juga anak yang mengalami infeksi virus mendapat istirahat yang cukup, dan banyak minum air putih untuk mengurangi rasa sakit pada tenggorokan.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : May 20, 2022

    Pertanyaan Pengunjung :

    Payudara

  • Oleh : Daura Cika
  • 1 tahun, 9 bulan yang lalu

    Mohon maaf. Saya ingin bertanya. Kenapa ya terkadang payudara saya tiba2 nyeri gtu. Trus menghilang. Dan nyerinya sebentar doang cmn beberapa menit. Apakah itu wajar? Atau bagaimana?
    Trimakasih

  • Oleh : Daura Cika
  • Bayi Usia 1 Bulan Terkena Pilek

  • Oleh : mahdi
  • 4 tahun, 3 bulan yang lalu

    Siang dok. Saya Shelly. Anak saya yang berusia 1 bulan terkena pilek tapi tidak panas. Ada batuk sedikit jika sedang menyusui saja. Bagaimana cara menanganinya ? Apa perlu saya periksakan ke dokter ?

    Darah keluar

  • Oleh : Fajar Fajar
  • 1 tahun, 9 bulan yang lalu

    Assalamualaikum kak,
    Saya mau tnya istri sya kluar bercak darah pda selang waktu 1hari setelah berhubungan, apakah itu tnda kehamilan?

  • Oleh : Fajar Fajar
  • Pil Kontrasepsi

  • Oleh : Dian Poenya Raizo
  • 4 tahun, 9 bulan yang lalu

    Saya mau tanya kemarin saya melakukan hubungan dengan suami saya tetapi kami berencana menunda momongan. yang jadi masalah tadi siang suami saya tidak sengaja mengeluarkan sperma setetes divagina(saya tidak terasa). lalu saya langsung minum pil KB ? apa pil KB bisa menunda kehamilan? atau pil kontrasepsi darurat jauh lebih manjur dan minum pil kb setelah berhubungan justru tidak berpengaruh dan kemungkinan kehamilan masih ada?
    mohon penjelassannnya

    HAID

  • Oleh : Nayla Utami
  • 2 tahun, 3 bulan yang lalu

    Mau tanya, umur saya tahun ini 15 tahun tapi sampai saat ini saya belum mengalami haid apa penyebab dan solusinya?

  • Oleh : Nayla Utami
  • Tanya Bidan