×

Manfaat Pemberian Susu Sapi A2 Untuk Anak

Bagikan Artikel :

Manfaat Pemberian Susu Sapi A2 Untuk Anak

Bunda sudah tau mengenai susu sapi A2? Susu sapi A2 ini adalah susu yang dianggap lebih baik dari segi nutrisi dan lebih toleran di sistem pencernaan dibanding susu yang berasal dari sapi perah biasa. Lalu, sebenarnya apa perbedaan susu dari sapi biasa dan sapi A2?

Perbedaan Susu Sapi Biasa Dan Susu Sapi A2

Susu sapi perah biasa, berasal dari sapi yang dikembangbiakkan secara khusus untuk menghasilkan susu, memiliki kandungan protein A1 dan protein A2–dengan perbandingan 40:60.

Sedangkan susu sapi A2, berasal dari sapi spesial yang diseleksi khusus, hanya memiliki kandungan protein A2 tanpa protein A2.

Menurut penelitian, protein A1 dapat menimbulkan rasa tidak nyaman di perut, seperti rasa kembung dan mual yang muncul sehabis mengonsumsi susu. Hal ini karena protein A1 memiliki asam amino histidin, yang terletak pada posisi n67 dalam rantai protein. Asam amino histidin ini nantinya akan dipecah oleh enzim tubuh menjadi fragmen protein bernama senyawa beta-casomorphin-7 (BCM-7). Nah, senyawa inilah yang seringkali membuat perut Anda terasa tidak nyaman akibat konsumsi susu.

Sebaliknya, protein A2 tidak memiliki asam amino histidin, melainkan asam amino prolin. Makanya, susu yang berasal dari sapi A2 tidak akan menimbulkan gangguan pencernaan seperti susu yang berasal dari sapi perah biasa karena lebih mudah dicerna.

Susu A2 untuk Anak

Susu A2 merupakan susu yang berasal dari sapi pilihan yang hanya menghasilkan protein beta casein A2, selain whey protein tentunya. Berbeda dengan susu biasa yang mengandung kombinasi protein A1 dan A2, susu A2 menghasilkan protein beta casein A2 yang nyaman untuk sistem pencernaan anak.
Protein beta casein A2 dinilai sebagai varietas asli protein yang ditemukan dalam susu sapi. Penelitian menunjukkan, protein beta casein A2 cenderung mudah diserap dalam sistem pencernaan dan tidak menyebabkan gangguan pencernaan si kecil.
Apalagi jika susu A2 mengandung nutrisi lainnya seperti DHA, kolin, omega 3, omega 6, sphingomyelin, dan phospolipid.
Omega 3 dan omega 6 merupakan asam lemak tak jenuh bersifat esensial yang berfungsi membentuk sel tubuh, tak terkecuali sel otak.
DHA juga diperlukan untuk memaksimalkan perkembangan otak si kecil di awal pertumbuhannya, meningkatkan ketajaman penglihatan, dan mendukung perkembangan verbal. Asupan DHA yang tercukupi juga dapat membantu meningkatkan kesehatan mental serta kemampuan bahasa anak sejak dini.
Sementara itu, kolin berperan dalam perkembangan sistem saraf. Kandungannya dapat meningkatkan fungsi kognitif serta daya ingat, sehingga dapat mendukung anak makin cerdas.
Sama seperti zat gizi lainnya, sphingomyelin dan phospolipid juga berperan dalam perkembangan kognitif anak. Dalam penelitian berjudul Sphingomyelin in Brain and Cognitive Development yang dilansir US National Library of Medicine, ditemukan bahwa anak-anak yang mendapatkan kedua zat gizi ini secara cukup memiliki tingkat perkembangan verbal yang lebih tinggi dalam dua tahun pertama kehidupannya.

About : Citra Dewi Amd. Keb

Citra Dewi Amd. Keb

Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : January 27, 2022

    Pertanyaan Pengunjung :

    Keputihan terus menerus

  • Oleh : Fithrotun Najihah
  • 3 tahun, 1 bulan yang lalu

    Assalamualaikum. Bu saya ingin menanyakan perihal keputihan. Saya keputihan semenjak saya duduk di krlas dua SMA itu hampir tiap hari. Sampai sekarang di waktu umur saya 24 juga masih mengalami hal yang sama. Saya sangat takut. Kadang keputihan itu warna putih kadang kekubingan mau ke hijauan. Kadang banyak dan berbau. Kadang tidak dok. Apa itu hal yg masih wajat atau bagaimana. Terus kalau mau di memeriksa biasanya di dokter spesialis apa dok. Terimakasih

    Menjaga Kesehatan Sperma

  • Oleh : Alwia
  • 5 tahun, 5 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan saya adrian usia 27 tahun saya sudah menikah 1,5 tahun namun saat ini belum mempunyai momongan. Yang saya mau tanyakan bagaimana cara menjaga kesehatan sperma agar saya cepat dapet momongan. Ditunggu jawabannya trims

    cara mengatasi kebiasaan anak usia 5 tahun yang masih suka mengompol di tempat tidur

  • Oleh : Vita Ratnasari
  • 5 tahun, 8 bulan yang lalu

    ibu bidan, anak saya laki-laki usia 5 tahun masih suka minum susu pake botol, juga masih suka ngompol di tempat tidur, bagaimana solusinya ya?

    Menghadapi anak yang sulit diatur

  • Oleh : Cantika Rahayu
  • 5 tahun, 10 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan, maaf sebelumnya saya tidak menanyakan bahasan kesehatan. Saya memiliki anak usia 8 tahun. Ia sekarang baru masuk kelas 3 SD. Sewaktu kecil anak saya itu nurut sama saya, tapi semakin besar kok dia malah sulit untuk diatur. Apa yang salah dengannya atau saya sendiri yang salah mendidiknya selama ini ? Mohon penjelasannya bu bidan. Terimakasih

  • Oleh : Cantika Rahayu
  • Faktor yang berpengaruh agar memiliki bayi kembar

  • Oleh : Siska zumrotul fauziah
  • 4 tahun, 10 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan saya mau bertanya apa saja faktor yang dapat berpengaruh agar memiliki bayi kembar pada keluarga yang tidak mempunyai riwayat anak kembar. Mohon penjelasannya

    Tanya Bidan