×

Pengaruh Kompres Air Hangat pada Demam Anak

Bagikan Artikel :


Demam merupakan salah satu sebab yang sering membuat orang tua segera membawa anaknya berobat. Demam adalah keadaan tubuh mengalami kenaikan suhu hingga 38°C atau lebih. Sedangkan bila suhu tubuh lebih dari 40°C disebut demam tinggi/hiperpireksia. Sebagian besar demam berhubungan dengan infeksi yang dapat berupa infeksi lokal atau sistemik. Paling sering demam disebabkan oleh penyakit infeksi seperti infeksi saluran pernafasan atas, infeksi saluran pernafasan bawah, gastrointestinal dan sebagainya.

Penanganan terhadap demam dapat dilakukan dengan tindakan farmakologis, tindakan non farmakologis maupun kombinasi keduanya. Tindakan farmakologis yaitu memberikan obat antipiretik. Sedangkan tindakan non farmakologis yaitu tindakan tambahan dalam menurunkan panas setelah pemberian obat antipiretik. Tindakan non farmakologis terhadap penurunan panas seperti memberikan air minum yang banyak, ditempatkan dalam ruangan bersuhu normal, menggunakan pakaian yang tidak tebal, dan memberikankompres. Kompres hangat adalah tindakan dengan menggunakan kain atau handuk yang telah dicelupkan pada air hangat, yang ditempelkan pada bagian tubuh tertentu sehingga dapat memberikan rasa nyaman dan menurunkan suhu tubuh

Pengaruh Kompres Air Hangat Terhadap Demam

Kompres adalah salah satu metode fisik untuk menurunkan suhu tubuh anak yang mengalami demam. Pemberian kompres hangat pada daerah pembuluh darah besar merupakan upaya memberikan rangsangan pada area preoptik hipotalamus agar menurunkan suhu tubuh. Sinyal hangat yang dibawa oleh darah ini menuju hipotalamus akan merangsang area preoptik mengakibatkan pengeluaran sinyal oleh sistem efektor. Sinyal ini akan menyebabkan terjadinya pengeluarn panas tubuh yang lebih banyak melalui dua mekanisme yaitu dilatasi pembuluh darah perifer dan berkeringat.

Mengapa Harus Kompres Air Hangat ?

Kompres air dingin biasanya manjur untuk meredakan nyeri otot, bukan untuk menurunkan demam. Saat Anda demam, tubuh jadi panas karena hal tersebut merupakan reaksi alamiah yang diperlukan oleh tubuh Anda dalam mempertahankan diri. Jika Anda menempelkan kompres dingin, tubuh justru akan menerjemahkannya sebagai ancaman terhadap proses melawan infeksi. Akibatnya, tubuh akan semakin meningkatkan suhunya dan demam pun jadi semakin parah. Selain itu, kompres dingin juga berisiko menurunkan suhu tubuh secara tiba-tiba. Hal ini akan memicu badan jadi menggigil. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda menghindari kompres dingin saat demam, apalagi mandi air dingin.
Kompres hangat memicu produksi keringat sehingga suhu tubuh akan menurun secara alamiah dari dalam. Selain itu, kompres hangat mampu membantu melancarkan aliran darah dan membuat Anda lebih nyaman.

Bagian yang Tepat dalam Mengompres

Kompres air hangat yang lebih efektif adalah pada daerah ketiak, hal ini karena terdapat vena besar yang memiliki kemampuan proses vasodilatasi yang sangat baik dalam menurunkan suhu tubuh dan sangat dekat dengan otak yang merupakan tempat terdapatnya sensor pengatur suhu tubuh yaitu hypothalamus.

Related Posts :

    Jika kekurangan cairan, demam akan meninggi. Setelah dikompres, perbanyak minum. Fungsinya, menjaga kecukupan cairan dan mencegah timbulnya panas lebih tinggi. Jangan minum minuman yang mengandung kafein (teh, kopi-red) karena akan menyebabkan cairan tertarik keluar melalui kencing sehingga makin kekurangan cairan.

    Tidak ada suhu maksimal yang ditentukan. Jika anak Anda tidak mau minum banyak sehingga terlihat lemah atau terdapat tanda-tanda dehidrasi, segeralah bawa ke rumah sakit. Selain itu, jika terdapat tanda gawat lainnya seperti sesak, kejang yang tidak berhubungan langsung dengan demam, jangan ditunda-tunda.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : July 20, 2018

    Pertanyaan Pengunjung :

    Terlambat Haid 2 Bulan

  • Oleh : Een Kumala
  • 3 bulan, 2 minggu yang lalu

    Selamat Malam..
    Saya mau konsultasi ke bu bidan.
    saya sudah tidak haid 2 bulan lebih 2 hari.
    itu karna apa ya bu?

    saya single.
    saya takuf kalau ada sesuatu ditubuh saya.
    siklus menstruasi saya berubah” kadang sesuai kadang lebih dari 35 hari.

    saya biasa nya konsumsi Sangobion Femine untuk melancarkan haid..

    apakah bisa dibantu bu?

  • Oleh : Een Kumala
  • Mual Dan Muntah Di Awal Kehamilan

  • Oleh : Putri Kintamani
  • 4 tahun, 8 bulan yang lalu

    Selamat siang bu Dokter, saya mau bertanya. Saat ini saya sedang mengandung, dan usia kandungan saya baru meningjak 2 bulan. Saat ini saya sering sekali merasakan mual dan rasanya ingin muntah. Yang saya mau tanyakan apakah hal ini berbahaya dan bagai mana cara mengatasi masalah ini agar tidak berkepanjangan hingga kehamilan tua?

    Tentang benjolan di dalam selengkangan atas istri saya

  • Oleh : Sutan Rajab
  • 6 bulan, 3 minggu yang lalu

    Benjolannya tidak ada rasanya cman besar sebesar kulit kacang..trus tu halus itu gmnbya bu???

  • Oleh : Sutan Rajab
  • Benjolan d bibir vagina

  • Oleh : Pipih Sopiah
  • 1 minggu, 6 hari yang lalu

    Assalamualaikum Bu bidan, maaf saya mw tanya d bibir dlm vagina sebelah kiri saya ad benjolan kecil dan keras trs rasa nya agak nyeri, yg saya mw tanyakan itu kenapa ya

  • Oleh : Pipih Sopiah
  • Sdh hamil 8 bln blum ada tanda2 memproduksi asi

  • Oleh : Sabilillah Anjani Cintakamoesllu
  • 4 tahun, 3 bulan yang lalu

    Siang bu bidan.. Saya hamil anak pertama.. Usia kehamilan sy jalan 8 bln.. Tapi payudara saya blum ada tanda2 memproduksi asi.. Apa itu normal? Atau berbahaya? Apakah saat nanti melahirkan ada kemungkinan asi bisa keluar?

    Tanya Bidan