×

Pertolongan Pertama Pada Saat Anak Mengalami Demam Tinggi

Bagikan Artikel :

Demam merupakan salah satu kondisi gangguan kesehatan yang dapat di alami oleh siapapun termasuk anak-anak. Beberarapa dari orang tua sering kali mengalami kebingungan pada saat pertama kali mendapati anaknya mengalami peningkatan suhu tubuh yang begitu tinggi. Bahkan para orang tuapun sering kali bertindak berlebihan pada penanganan demam, akibat kecemasan yang mereka alami.

Demam sendiri merupakan mekanisme tubuh dalam melawan berbagai infeksi. Kondisi inipun pada umunya tidak berbahaya, jika tidak di sertai dengan dehidrasi, penurunan kesadaran dan kejang. Demam juga dapat di artikan sebagai bentuk pertahanan tubuh terhandap benda asing yang masuk ke dalamnya, seperti halnya  anak sering kali mengalami demam setelah melakukan imunasasi. Pada kondisi tersebut, anak tidak memerlukan perawatan medis. Virus juga dapat menjadi salah satu faktor pemicu meningkatnya suhu tubuh seseorang. Dan pada kondisi tersebut, tubuh memerlukan antibiotika untuk melawan virus tersebut.

Oleh karena itu, jika anda telah mengetahui penyebab demam pada anak, anda tidak perlu terlalu cemas. Hindari tindakan secara berlebihan pada saat perrtama kali anak terkena demam. Seperti halnya langsung memberikan antibiotika, atau langsung melakukan cek darah, yang jelas hal tersebut merugikan anak di banding dengan mnghilangkan demam pada anak. Lalu apa pertolongan pertama yang harus dilakukan pada saat anak mengalami demam? Untuk mengetahui secara lebih detail, anda dapat menyimak uraian berikut ini.

Beberapa hal ataupun pertolangan pertama pada anak demam adalah sebagai berikut:

1. Mengenal salah satu gejala yang tampak

Jika demam yang ananak anda alami di sebabkan oleh adanya infeksi virus, maka salah satu gejala yang nampak adalah anak menjadi lesu dan kehilangan gairahnya untuk bermain. Selain itu, infeksi viruspun sering kali di tandai dengan batuk, flu dan diare tanpa darah. Ciri yang paling menonjol jika anak mengalami demam yang di sebabkan oleh infeksi virus adalah anak mengalami demam yang tinggi selama 1-2 hari. Dan biasanya pada hari ke 4-5, anak masih mengalami demam namun tak setinggi pada  hari pertama. Dan setelah hari ke 6 atau 7, kondisi anak berangsur pulih  seperti sebelumnya. Sehingga pada kondisi ini, anda tidak perlu memberikan antibotika ataupun melakukan cek darah.

2. Kompres dengan air hangat

Jika infeksi virus menjadi penyebab demam pada anak, anda dapat memberikan pertolongan pertama dengan mengompres anak menggunakan air hangat. Air hangat sendiri dapat menurunkan suhu tubuh anak secara otomatis. Hindari pengunaan air dingin serta alkohol untuk mengompres. Alkohol sendiri dapat berhaya, karena uapnya akan berdampak buruk, jika di  terhirup oleh anak terLeBih bayi. Andapun dapat menggunakan plaster kompres, yang dapat anda dapatkan di pasaran.

3. Memeriksa suhu tubuh anak secara berkala

Anda dapat menggunakan termometer sebagai alat untuk memerika tubuh anak anda secara berkala. Suhu normal tubuh sendiri adalah 36-37 derajat celsius. Dan jika suhu tubuh anak lebih dari 37 derajat celsius, anda dapat memberikan air putih yang cukup pada sangat anak, sebagai pertolongan pertama agar anak tidak mengalamim dehidrasi.

4. Memberikan obat penurun demam anak

Related Posts :

    Pertolongan pertama lainnya yang dapat anda lakukan saat mendapati si kecil mengalami demam adalah memberikan obat penurun demam khusus anak sesuai dengan usianya. Parasetamol merupakan salah satu jenis obat penurun demam, yang di yakini memiliki efek samping yang rendah untuk tubuh anak maupun bayi. Namun, anda sangat di anjurkan untuk memberikannya sesuai dengan dosis atau petunjuk dokter, sehingga dapat menghindari resiko gangguan fungsi hati yang di sebabkan oleh pemberian dosis yang tidak tepat.

    5. Penaganan medis

    Apabila bayi yang baru berusia 3 bulan, dan mengalami demam dengan suhu tubuh yang mencapai 37,5 derajat celcius, maka sebaiknya anda harus segera membawanya ke dokter spealis anak. Selain itu, andapun harus membawanya ke dokter jika anak mengalami demam dengan kondisi urinnya yang agak kental dan kakinya yang sering menggerak-gerakkan, karena ada kemungkinan demam yang di alami oleh anak anda di sebabkan karena adanya infeksi pada saluran kemih. Demam pada anak yang tak kunjung turun selama 3 hari yang di sertai dengan mimisan atau bintik merahpun perlu mendapatakan pertolongan dokter, untuk melakukan tes kesehatan. Karena gejala tersebut hampir mirip dengan gejala demam berdarah.

    Nah, itulah informasi yang dapat bidan online sampaikan pada kesempatan kali ini. Dan ingat hal yang terpenting saat mendapati sang buah hati mengalami demam dengan suhu tubuh yang tinggi adalah tidak terlalu cemas dan tidak bertindak secara berlebihan. Tetap tenang dan lakukan hal-hal seperti yang telah di uraikan di atas, sebagai bentuk pertolongan pertama pada saat anak mengalami demam yang tepat.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : July 19, 2016

    Pertanyaan Pengunjung :

    Penanganan herpes zoster

  • Oleh : puji
  • 3 tahun, 12 bulan yang lalu

    Selamat malam Bu bidan mau saya Santi Nuranti ibu satu anak usia 23thn,Bu saya sedang hamil 18week dan terdistraksi terkena herpes,awalnya flu dan Kuti pada lengan memerah dan perih lama kelamaan an bergelembung seperti luka bakar apa ini termasuk herpes zoster Bu?? Apa bahaya untuk janin saya?? Penanganan yg tepat itu apa ya??

    Program Hamil

  • Oleh : Uchi Susilawati
  • 5 tahun, 11 bulan yang lalu

    Selamat siang Dok. Saya sudah menikah kurang lebih 2 tahunan. Sampai saat ini saya belum hamil juga. Memang dulu saya sempat merasakan haid yang tidak biasanya saya rasakan. Saat ini, saya sedang bekerja di pabrik dan meraskan haid yang tidak biasanya saya rasakan yang membuat saya lemas dan bahkan mengeluarkan gumpalan darah sebesar ati aya. Yang saya mau tanyakan itu berpengaruh tidak dengan masalah kehamilan? soalnya sampai sekarang saya belum hamil juga, padahal sami saya sudah ingin segera memiliki keturunan

    Telattt menstruasi

  • Oleh : Tri Utari
  • 6 bulan, 2 minggu yang lalu

    Assalamualaikum Bu dokter
    Sebelum nya saya mohon maaf
    Saya terakhir haid tanggal 4 Desember 2021
    Tapi kenapa setelah ganti bulan sampai sekarang
    Tanggal 25 Januari 2022 saya belum juga haid
    Nah terus saya berinisiatif ingin menespeck tapiii
    Hasil dari tespack tersebut negatif itu kenapa ya dok
    Padahal saya ingin hamil sekali

  • Oleh : Tri Utari
  • Wasir / Ambeien Saat Hamil

  • Oleh : Opik Taufik
  • 5 tahun, 11 bulan yang lalu

    Selamat pagi, saat ini saya tengah mengandung usia 8 bulan. Beberapa hari yang lalu saya mengalami sembelit, yang berujung (mohon maaf) anus saya perih. Saya pikir itu akan sembuh dalam sehari, tetapi kini rasa sakit dan perih bertambah parah, juga seperti ada yang mengganjal. Saya mendiskusikannya dengan suami saya, dan kami rasa itu adalah wasir / ambeien. Yang mau saya tanyakan, apakah bagi ibu hamil itu adalah kondisi yang wajar, dan apakah akan berdampak buruk bagi persalinan saya yang hanya beberapa minggu lagi? Lalu bagaimana cara mengobatinya?
    Terimakasih

    Konsul hamil

  • Oleh : Nirwana Tanio
  • 2 tahun, 7 bulan yang lalu

    Assalamualaikum dok, saya ingin hamil tapi asi saya msh bnyak.. Apakah itu klebihan hormon atau gmna yah dok.. Anak saya sdh 3th lbih

    Tanya Bidan