×

Si Kecil Gelisah Bahkan Menjerit Saat Tidur? Waspada Night Terror Yah Bun!

Bagikan Artikel :

Si Kecil Gelisah Bahkan Menjerit Saat Tidur? Waspada Night Terror Yah Bun!

Sebagai orang tua tentu akan merasa tenang dan bahagia apabila si kecil bisa tidur dengan nyenyak tanpa gangguan apapun. Tapi pernah kah menemui Si Kecil menjerit seperti mengalami tindihan saat tidur? Nah itu tandanya Si Kecil mengalami night terror. Sleep terror ini berbeda dengan mimpi buruk Bun. Meski belum cukup familiar, night terror merupakan salah satu gangguan tidur yang umum diidap oleh bayi dan anak-anak berusia 3-12 tahun.

Penyebab Night Terror

Night terror terjadi karena sistem saraf anak belum matang. Secara umum, kondisi ini menyerupai mimpi buruk yang timbul dengan efek dramatis. Night terror biasanya terjadi 2-3 jam setelah anak mulai tidur. Saat tertidur dan mengalami night terror, Si Kecil biasanya akan bernapas dengan cepat, menangis, menjerit, mengigau, terlihat marah, atau ketakutan. Bahkan tanpa sadar, ia bisa menendang barang-barang di sekitarnya atau berjalan dari tempat tidurnya.

Gejala tersebut dapat berlangsung selama kurang lebih 10-30 menit. Setelah itu, Si Kecil biasanya akan kembali tenang dan tertidur seperti biasa. Berbeda dengan mimpi buruk biasa, setelah mengalami night terror, Si Kecil akan bangun di pagi hari tanpa mengingat kejadian yang dialaminya semalam.

Night terror dapat dipicu oleh beberapa hal. Mulai dari lelah, stres, demam, dan pengaruh obat tertentu yang dikonsumsi Si Kecil. Umumnya, kondisi ini akan hilang dengan sendirinya saat anak beranjak dewasa, seiring dengan semakin matangnya sistem saraf. Namun, jika hal ini terus-menerus terjadi atau bertambah berat, hingga mengganggu waktu tidurnya sehari-hari, sebaiknya tidak dibiarkan tanpa penanganan.

Kapan Biasanya Night Terror Terjadi?

Night terror umumnya terjadi di sepertiga pertama hingga awal malam. Teror ini jarang terjadi selama tidur siang.

Teror biasanya dimulai sekitar 90 menit setelah tertidur. Selama mengalami teror tidur, anak akan berteriak ketakutan, tatapan terbelalak, berkeringat, menendang, meronta, dan menangis histeris.

Selama waktu teror, anak menjadi tidak responsif terhadap rangsangan, tidak menyadari kehadiran orang tua, dan biasanya tidak berbicara. Kondisi ini biasa berlangsung beberapa menit hingga 30 menit. Kemudian, anak lebih santai dan bisa tidur normal.

Related Posts :

    Gangguan tidur ini diklasifikasikan sebagai parasomnia, yaitu perilaku atau pengalaman yang tidak diinginkan selama tidur.

    Cara Mengatasi Night Terror

    1. Jangan Dibangunkan!
      Jangan membangunkan Si Kecil saat ia mengalami night terror, apalagi secara mendadak. Sebab, hal ini justru bisa membuatnya semakin marah. Sebaliknya, cobalah cara yang lebih lembut dengan memeluknya dan memberikan sentuhan lembut untuk menenangkan.
    2. Awasi
      Night terror kemungkinan menyebabkan anak terjatuh dari tempat tidur atau turun dari tempat tidur dan mengambil barang yang ada di sekitarnya. Untuk itu, sebaiknya jangan tinggalkan Si Kecil, sampai ia benar-benar kembali tidur dengan tenang. Pastikan juga untuk tidak meletakkan barang-barang berbahaya di sekitar tempat tidur Si Kecil.
    3. Atur Jadwal
      Pada pagi hingga siang hari, sebisa mungkin atur kegiatan rutin dengan pola yang sama sehingga bayi minum ASI, bermain, dan bersiap tidur berada di waktu yang kurang lebih sama pada tiap harinya.
    4. Ajak Bermain di Siang Hari
      Kegiatan di sepanjang siang dapat membuat bayi dapat tidur lebih lelap di malam hari. Rangsang bayi dengan berbagai hiburan untuk bayi, seperti menyanyi. Di siang hari, pastikan rumah mendapat pencahayaan yang terang.
    5. Mandi atau Membacakan Cerita Menjelang Tidur
      Bentuk kegiatan rutin harian menjelang tidur, seperti mandi, membacakan buku, atau mendengarkan musik. Lama-kelamaan, bayi akan terbiasa dan mengasosiasikan aktivitas ini dengan tidur. Tetapi hindari menerapkan rutinitas baru saat anak sedang sakit.
    6. Kenali Tanda-Tanda Si Kecil Mengantuk
      Saat bayi sudah tampak mengantuk, tempatkan dia di tempat tidur agar dia turut terbiasa untuk tidur dengan sendirinya. Anak yang mengantuk dapat ditandai dengan mengucek mata, menguap, mata berair, rewel, hingga menarik-narik telinga. Maka dari itu, jangan sampai terlambat menempatkan bayi ke tempat tidur. Kondisi fisik bayi yang terlalu lelah justru menjadikan bayi lebih susah tidur. Jika tidak, dia cenderung akan bangun lebih cepat.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : July 14, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    siklus haid

  • Oleh : liya
  • 2 tahun, 3 bulan yang lalu

    bu bidan, yang ingin aku tanyakan adalah ketika pms sudah datang namun haid tidak kunjung tiba, apakah itu tidak apa2 ? semenjak menikah, siklus haid saya jadi kacau padahal sebelum menikah siklus haid saya 30 hari

    Persalinan Yang Di Lakukan Di Dalam Air

  • Oleh : Ribka Veronika Tatengkeng
  • 4 tahun, 3 bulan yang lalu

    Selamat Pagi Ibu Bidan 🙂

    Saya mau bertanya seputar persalinan di dalam air, apakah persalinan itu aman di lakukan? Dan apa saja manfaat manfaat serta bahaya dari persalinan tersebut bagi kesehatan ibu dan anak yang akan di lahirkan?

  • Oleh : Ribka Veronika Tatengkeng
  • posisi tidur hamil menginjak 8 bulan

  • Oleh : uye (wanita)
  • 2 tahun, 3 bulan yang lalu

    saya hamil menginjak usia 8 bulan. saat sedang tidur posisi miring ke kanan memang tidak nyaman karena janin seperti menolak dan menendang2, bentuk perut pun jadi menggantung. tapi akhir-akhir ini miring ke kiri pun sama jadi kurang nyaman dan menggantung sedikit namun janin tidak menendang2. rasanya lebih enak untuk tidur telentang begitu, padahal kan resikonya buruk ya. tapi janin nampak nyaman juga apabila posisi tidur telentang. tapi saya berganti-ganti posisi saja kadang miring ke kiri kadang telentang. bagaimana ya solusinya?

    Bercak Hitam Saat Menstrulasi

  • Oleh : Marini Sjola Manoppo
  • 4 tahun, 2 bulan yang lalu

    Dok, saya mau bertanya. Biasanya kan tanggal sekarang ini saya jadwalnya menstrulasi, namun 2 hari belakang ini saya melihat di celana dalam saya ada bercak hitam sering sekali membuat gatal bagian miss V saya, mau tau dong apa sih penyebabnya itu?

  • Oleh : Marini Sjola Manoppo
  • baik gak sih

  • Oleh : Ayu Priyani
  • 1 bulan, 4 minggu yang lalu

    mau tanya saya sedang masuk angin boleh gak minum obat antangin , atau larutan

  • Oleh : Ayu Priyani
  • Tanya Bidan