×

Tips Cara Menghadapi Anak yang Selalu Berkata Kasar

Bagikan Artikel :

Sudah menjadi kewajiban orang tua untuk membentuk pribadi anak agar menjadi orang yang santun dan cerdas. Namun, bagaimana jika lingkungan atau tempatnya bergaul justru memberikan kesan yang buruk bagi anak ? Baik kepada teman bermainnya maupun anda sebagai orang tuanya ?

Ketika orang tua mendengar sang anak mengucapkan kata-kata yang tidak pantas seperti itu, jangan langsung membentaknya, karena justru ini akan membuat si kecil tambah kasar dan menjadi seorang pembangkang. Tanya bidan merekomendasikan beberapa tips menghadapi anak yang sering berkata kasar untuk hasil yang lebih baik bagi kepribadiannya sendiri.

Tips Menghadapi Anak yang Sering Berkata Kasar

Mencari tahu penyebabnya

Hal pertama yang harus bunda lakukan adalah mencari tahu penyebab si kecil bisa terbiasa berkata kasar seperti itu. Kemungkinan besar ia terpengaruh dengan lingkungan tempat bermain, kemudian ketika ia mengeluarkan kata-kata kasar, orang di rumah malah menertawakannya. Hal inilah yang justru akan membuat perkataannya semakin menjadi-jadi.

Jangan langsung marah

Ini menjadi poin paling penting untuk orang tua. Jika anak melakukan kesalahan, bahkan ia telah berani mengucapkan kata-kata kasar, jangan langsung memarahinya. Karena seperti yang anda tahu, bahwa kebanyakan anak tidak paham sama sekali apa yang baru dia ucapkan tersebut.

Hal yang harus diperhatikan orang tua ketika menegur atau menasehati sang anak adalah “jangan kasar”. Bunda sendiri yang memberikan arahan pada anak untuk tidak berkata kasar, namun bunda sendiri yang justru mengucapkan kata-kata kasar pada si kecil. Hal ini tentu tidak adil bukan ?

Perlu orang tua ketahui juga, jika anak terbiasa dididik keras atau selalu dimarahi dengan kata-kata kasar, maka di waktu ia dewasa, ia akan mengalami gangguan kepribadian dengan menyakiti diri mereka sendiri, seperti menjadi seorang pecandu miras, narkoba, mencuri, bahkan perilaku seksual yang menyimpang. Ia pun akan menjadi pribadi yang lebih sentimen dibandingkan sebelumnya.

Mendampingi anak

Ketika masalah eksternal yang menjadi penyebab anak menjadi kasar, mungkin awalnya anda akan membatasi anak dalam pergaulan dengan lingkungan luar rumah. Namun tentunya bunda tak bisa terus seperti ini, karena anak membutuhkan teman dan tempat sosialisasi. Walaupun membuka jalan anak untuk bergaul, bunda harus bisa mendampingi anak. Jelaskan padanya dengan perlahan bahwa kata-kata kasar itu tidak baik.

Menjelaskan arti kata yang diucapkan anak

Jelaskan dengan tenang dan perlahan pada si kecil bahwa kata-kata yang ia ucapkan tersebut memiliki arti yang buruk dan bisa menyakiti orang lain. Jika anak tau bagaimana maksudnya, tentu ia akan paham dan kemungkinan besar tak akan mengulangi perkataan tersebut. Katakan pula padanya untuk tidak mengucapkan kata-kata tersebut kembali.

Membuat kesepakatan

Jika setelah dinasehati anak tetap melakukan hal yang sama, maka sebaiknya buat perjanjian atau kesepakatan bersamanya. Misalnya, Jika anak mengucapkan kata-kata yang kasar kembali, ia harus membereskan tempat tidurnya setiap hari. Perjanjian ini harus sesuai dengan usia si kecil bun. Dan satu lagi, jangan memberikan hukuman fisik padanya, karena justru anak akan cenderung takut dan dendam pada orang tuanya sendiri.

Nah, itulah beberapa tips cara menghadapi anak yang selalu berkata kasar akibat berbagai sebab. Semoga dengan cara seperti ini yang bunda terapkan pada si kecil, sehingga ia bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan anak yang patuh pada kedua orang tuanya.

Related Posts :

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : August 16, 2016

    Pertanyaan Pengunjung :

    cara mengatasi kebiasaan anak usia 5 tahun yang masih suka mengompol di tempat tidur

  • Oleh : Vita Ratnasari
  • 4 tahun, 4 bulan yang lalu

    ibu bidan, anak saya laki-laki usia 5 tahun masih suka minum susu pake botol, juga masih suka ngompol di tempat tidur, bagaimana solusinya ya?

    Susah Hamil Setelah Mengalami Keguguran

  • Oleh : Khansa Adeline
  • 4 tahun, 8 bulan yang lalu

    Bu saya mau bertanya, Sudah 3 tahun menikah saya belum diberikan keturunan, padahal dulu istri saya pernah hamil, tapi sayangnya keguguran saat usia kandungan 6 bulan. Tapi istri saya sampai saat ini masih belum memeriksakan diri ke dokter ahli. Apakah hal ini disebabkan karena adanya penyakit pada istri saya??

    Keputihan

  • Oleh : Suci Rahmadhani
  • 1 tahun, 4 bulan yang lalu

    Dok saya mau tanya? Saya mengalami keputihan yg sangat berbau, saya mengalami ini hampir 2bulanan. Rasa ga pede deket orang sekitar dan ga nyaman dok. Gimana cara mengatasi nya ya?

    Program Hamil

  • Oleh : Fajar
  • 3 tahun, 10 bulan yang lalu

    Saya sudah menikah kira kira 5 bulanan. Saat ini saya sedang melakukan program hamil. Saya dan suami berharap segera memiliki keturunan. Namun sayang, suami saya merupakan perokok aktif dan sangat susah untuk berhenti merokok. Yang saya mau tanyakan apakah program hamil saya akan terjadi meski sang suami merupakan perokok aktif?

    kehamilan

  • Oleh : Gek Anik
  • 3 tahun, 8 bulan yang lalu

    selamat siang,
    saya dwik ingin menanyakan dulu saya kista,sekarang kista saya di nyatakan layu
    terus saya berhubungan badan karna saya menginginkan kehamilan,
    apakah mungkin bisa jadi kehamilan bila kista sudah layu
    mohon di bantu infonya,,
    terima kasih

    Tanya Bidan