×

Tips Cerdas Menghentikan Kebiasaan Menghisap Jari Pada Anak

Bagikan Artikel :

Memiliki seorang bayi tentunya merupakan suatu anugrah tak terhingga dari sang maha kuasa. Kehadirannya membuat hari anda bersama pasangan penuh dengan kebahagiaan. Namun, ada kalanya anda akan di buat kerepotan saat anda di hadapkan pada masalah untuk menyingkirkan kebiasaan si kecil yang dapat mempengaruhi kualitas kesehatan mereka. Sebut saja,  Menghisap jempol salah satunya.

Bayi maupun balita sendiri mulai menghisap jari-jari mereka sebagai alat untuk mengeksplor lingkungan sekitar mereka. Beberapa bayi sering kali melakukan kebiasaan ini saat gusi mereka terasa gatal yang di sebabkan akan tumbuhnya gigi baru, sehingga memerlukan sesuatu yang dapat mengurangi rasa gatal yang mereka alami.

Tak sedikit dari orang tua beranggapan bahwa perilaku anak menghisap jari-jari mereka tersebut hanya untuk bermain-main saja. Namun, pada kenyataannya perilaku tersebut menjadi suatu kebiasaan yang di lakukan oleh si kecil terus menerus bahkan hingga mencapai usia anak-anak.

Perilaku bayi tersebut merupakan perilaku refleks survival yang telah di lakukan oleh bayi semenjak berumur 15 minggu di rahim ibunya. Meski sebagian dari anak berhenti saat usianya memasuki 2 hingga 3 tahun, namun sebagian besar anak lainnya masih melakukan kebiasaan tersebut hingga usia memasuki 7 tahun.

Jika sudah seperti itu, kecemasan dan kekhawtiranpun muncul pada diri anda sebagai orang tua. Pasalnya, resiko yang di timbulkan untuk kesehatannya juga meningkat secara drastis.   Sebab, tak dapat di elakan lagi bahwa penyebaran kuman dari tangan ke muluit akan jauh lebih besar. Hal tersebut di karenakan pada saat si kecil mengisap jarinya, mereka cenderung mengabaikan kebersihan tangannya. Selain dari pada itu, kerugian lain yang di sebabkan oleh kebiasaan mengemut jarinya hingga usia kanak-kanak, adalah dapat memicu terganggunya keselarasan gigi bahkan dapat meningkatkan resiko  berlubangnya gigi si kecil. Maka dari itulah, sepatutnya sebagai orang tua anda harus menjaga sekaligus menjauhkan anak dari segala marabahaya dan segala bentuk ancaman yang dapat merugikan kesehatannya.

Dan bagi anda yang kini sedang mencari informasi seputara cara untuk menghilangkan kebiasaannya tersebut, anda dapat menyimak tips menghentikan kebiasaan menghisap jari pada bayi, yang akan bidan online rekomendasikan seperti berikut ini.

Tips cerdas menghentikan kebiasaan menghisap jari pada anak

Ada beberapa trik ataupun tips cerdas yang dapat anda lakukan untuk menghentikan kebiasaan si kecil menghisap jari. Diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Mulai menghentikannya sejak usia dini

Menghentikan kebiasaan menghisap jari pada bayi lebih baik di lakukan sedini mungkin. Pada usia 18 bulan bayi mulai mengenal dan dapat memegang berbagai objek seperti halnya makanan atau mainan. Dan pada saat itulah awal yang baik untuk anda menghentikan kebiasaanya tersebut. Jika pada saat itu jempol yang menjadi objeknya, anda dapat menggantinya dengan yang lebih baik, yaitu menggantinyan dengan objek lain, seperti halnya menggantinya dengan mainan yang higienis dan aman tentunya.

2. Mengalihkan kebiasaannya

Related Posts :

    Saat si kecil sedang menghisap jarinya, anda dapat mengalihkan perhatiannya dengan kegiatan yang mengharuskan mengguanakan tangannya. Seperti halnya anda memberikan boneka, dan pinta ia untuk memeluk boneka tersebut menggunakan kedua tangannya. Selain itu masih banyak aktivitas lain yang memungkinkan kedua tangannya beraktivitas, sehingga iapun tidak secara terius menerus menghisap jari-jarinya.

    3. Jangan memarahi anak

    Jika anak sangat susah untuk menghilangkan kebiasaannya tersebut anda jangan memarahinya ataupun mengeluarkan jarinya secara paksa dari mulutnya. Karena hal tersebut hanya akan membuat kecenderungan meraka untuk melakukan  kebiasaannya tersebut semakin kuat da tinggi. Namun, anda dapat memujinya saat dia sedang tidak melakukan kebiasaannya tersebut. seperti anda berkata “wah ade pinter ya kalau sedang tidak menghisap jari”.

    4. Membiasakan berkomunikasi dengan si kecil tentang kebiasaanya tersebut

    Katakan pada anak anda, bahwa anda dapat membantu menghentikan kebiasaanya tersebut, dan berikan dia iming-iming hadiah jika si kecil bisa menghentikan kebiasaan menghisap jarinya dalam waktu satu hari, satu, minggu, satu bulan dengan hadiah yang berbeda-beda. Sehingga anakpun dapat bersemangat untuk menghentikan kebiasaannya tersebut.

    Kebiasaan anak menghisap jari-jarinya secara terus menerus dapat menimbulkan keluhan penyakit di kemudian hari. Hal tersebut di karenakan potensi berpindahnya kuman dari tangan ke mulut sangatlah besar. Untuk itu, segera hentikan kebiasaan anak menghisap jari mulai sejak dini.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : August 2, 2016

    Pertanyaan Pengunjung :

    Wasir / Ambeien Saat Hamil

  • Oleh : Ririn
  • 2 tahun, 10 bulan yang lalu

    Selamat pagi, saat ini saya tengah mengandung usia 8 bulan. Beberapa hari yang lalu saya mengalami sembelit, yang berujung (mohon maaf) anus saya perih. Saya pikir itu akan sembuh dalam sehari, tetapi kini rasa sakit dan perih bertambah parah, juga seperti ada yang mengganjal. Saya mendiskusikannya dengan suami saya, dan kami rasa itu adalah wasir / ambeien. Yang mau saya tanyakan, apakah bagi ibu hamil itu adalah kondisi yang wajar, dan apakah akan berdampak buruk bagi persalinan saya yang hanya beberapa minggu lagi? Lalu bagaimana cara mengobatinya?
    Terimakasih

  • Oleh : Ririn
  • Menstruasi yang tidak teratur

  • Oleh : herry sinaga
  • 1 tahun, 10 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan,

    aku mau tanya, siklus haid aku setiap bulannya selalu terlambat maksimal setelah meikah april tahun ini telat 1 minggu.

    hal demikian kenapa terjadi ya bu bidan, dan menyebabkan susah hamil atau tidak?

    atau daya da kelainan hormon atau bagaimana bu? dan cara mengatasinya bagaimana agar jika ada kelainan saya bisa mengobatinya sejak dini bu bidan.

    terimakasih

    Anak usia 2 tahun tidak mau makan sayur

  • Oleh : Aisyah Putri Setiawan
  • 3 tahun, 1 bulan yang lalu

    selamat pagi bu bidan, saya mau bertanya. Saya mempunyai anak usia dua tahun kurang saat ini memang sedang aktif-aktifnya kesana kemari. Namun anak saya itu tidak mau makan sayur, setiap hari anak saya selalu makan dengan daging. Apakah jika anak saya tidak mau makan sayur akan berdampak pada perkembangan juga kesehatannya? dan bagaimana cara agar anak saya mau makan sayur? Mohon jawabannya Terimakasih

    Haid tidak lancar

  • Oleh : Naisyabilla Sutarno
  • 4 bulan, 1 minggu yang lalu

    Saya mahasiswi usia 18 tahun. Siklus menstruasi saya tidak lancar, terkadang 4 bulan bahkan lebih tidak menstruasi. Apakah seperti itu normal atau ada gangguan? Saya belum periksa ke dokter. Jika ingin lancar menstruasi itu caranya seperti apa?

    Terimakasih

    Mentrulasi

  • Oleh : Fidella Annaumi
  • 1 bulan, 3 minggu yang lalu

    Halo dok mau tanya, usia saya 18 tahun yang sedang sibuk cari kuiah dok, haid saya sellu lancar meski agak panjang sekitar 10 harian, tapi mulai bulan lalu saya haid berwarna hitam dari awal haid sampai akhir dok, dan setelah 11 hari saya haid lagi dengam keadaan yang sama dok haid berwarna hitam, tidak menggumpal, dan hanya sedikit sekali dok seperti flek saja dan berlangsung 13 hari dok, lalu setelah 6 hari flek lagi dok sekarang sudah memasuki 2 hari dari awal flek terakhir dok, apakah ini penyakit?

  • Recent Topics

  • Baru-baru ini :

  • Follow Kami Di :

  • Tanya Bidan