Tips Jitu Menghindari Kecemburuan Di Antara Anak Kembar

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Memiliki dan mengasuh anak kembar tentunya menjadi kegitan yang gampang-gampang susah bagi para orang tua. Bagaimana tidak, hal ini terkadang menjadi hal yang cukup merepotkan bagi sebagian orang tua. Karena semakin banyak kepala yang harus diatur dan juga di didik, maka semakin banyak pula tugas yang harus mereka emban.

    Pada dasarnya, orang tua sangat di tuntut untuk mendidik anak-anaknya menjadi disiplin. Namun selain dari pada itu, Masih ada tugas lain yang jauh lebih penting di emban oleh para orang tua yakni ikut membangun karakter yang di miliki oleh sang anak. Terlebih ini mengasuh dan merawat anak kembar. Ada saja hal yang menjadi persoalan yang saat mengasuh mereka, seperti salah satunya yang menjadi problema para orang tua yang memiliki anak kembar adalah masalah kecemburuan yang terjadidiantara keduanya.

    Masalah itu tak hanya di alami oleh adik dan kaka, tapi tak terkecuali terjadi pula pada anak kembar. Meski kita sering kali menganggap saat kita melihat anak kembar pergi bersama dan selalu melakukan hal bersama adalah kegiatan yang mengasyikan dan terlihat menarik. Namun pada kenyataannya kita tak pernah tahu kondisi mental dan tekanan yang di rasakan oleh anak. Apakah si anak nyaman bersama-sama, memaki baju yang sama, atau kah hal tersebut malah membuat mereka merasa terbayang bayangi satu sama lainnya. Sangat banyak masalah yang dihadapi oleh anak kembar, yang mana salah satunya adalah masalah kecemburuan yang mungkin timbul pada si anak.

    Namun, anda tak perlu khawatitr lagi akan hal tersebut. Karena pada kesempatan kali ini tim bidan online akan memaparkan beberapa tips jitu untuk menghidari kecemburuan di antara anak kembar, sehingga mereka bisa merasa nyaman satu sama lain dengan kelurga maupun dengan lingkungannya sendiri. Simak selengkapnya hanya disini.

    Tips jitu menghindarkan kecemburuan diantara anak kembar

    Ada beberapa hal yang bisa anda lakukan agar hal tersebut tidak terjadi. Dianataranya adalah sebagai berikut.

    Tidak memilih salah satunya menjadi anak kesayangan

    Jika anda cenderung lebih tertarik dengan kepribadian dari salah satu anak kembar anda,  sebaiknya anda kontrol emosi anda di hadapan mereka. Hal tersebut sebaiknya tidak di tunjukkan pada anak melalui sikap bahkan perkataan. Karena hal tersebut akan menumbuhkan kecemburuan pada salah satu anak anda. Maka ada baiknya jika anda mengupayakan segala sesuatu hal yang bisa membuat anda bersikap netral kepada keduanya.

    Tidak memperlakukan anak kembar sebagai satu kesatuan

    Paras yang sama, perawakan yang mirip serta segala sesuatu hal yang hampir mirip yang di miliki oleh kakak beradik yang kembar, tidak berarti pula mereka harus terikat satu sama lain sehingga mereka menjadi suatu kesatuan. Seperti salah satu dari si kembar tidak mengerjakan pekerjaan rumahnya dan si kembar lainnya mengerjakan pekerjaan rumahnya dengan sangat rapih. Maka tidak sebaiknya ibu ataupun ayah menghukum keduanya. Hal tersebut tentunya akan menumbuhkan kecemburuan pada si kembar yang menjalankan tugas karena di anggap tidak adil.

    Maka dari itu, mulailah untuk menghindari pemikiran bahwa anak kembar harus selalu bersama dan menjadi kesatuan. Meski keduanya terlihat memiliki banyak kesamaan namun tidak berarti harus membangun karakter dan identitas yang sama pula. Hal tersebut bertujuan agar mereka bisa mandiri sedini mungkin dan mulai bisa mengembangkan dan minat sesuai dengan keinginan si anak.

    Habiskan waktu satu per satu dengan anak anda

    Misal anda mengajak satu anak ke taman selama satu atau dua jam pada hari sabtu pagi. Kemudian anda bisa mengajak yang lainnya di sore hari. Menghabiskan waktu satu persatu dengan mereka memungkinkan setiap anak untuk berbicara dengan anda tanpa khawatir kembaran mereka mendengarkan apa yang ia katakan. Hal ini memiliki tujuan untuk membangun budaya komunikasi dan juga keadilan bagi keduanya.

    Identitas kepemilikan yang sesuai

    Mungkin kita pernah melihat bagaimana anak-anak saat masih kecil berebut barang satu sama lain hingga mereka memukul atau menggigit satu sama lainya. Untuk mengantisipasi hal tersebut pada anak kembar, anda dapat memberitahukan sejak dini kepada mereka bahwa barang tersebut milik A, dan bukan milik B, atau sebaliknya, meski mereka terlalu muda untuk bisa memahaminya. Anda dapat membuat ide  seperti mengadakan petemuan keluarga dan mengidentifikasi barang-barang dan harta mereka secara benar. Sehingga secara terbuka anda dapat menyatakan siapa yang memiliki apa. Dan jika A ingin meminjam barang milik B, Aperlu meminta iin dari B dan begitu pula sebaliknya.

    Tanamkan nilai kerjasama dan bukan kompetesi pada anak kembar

    Hal ini sering kali di sebut dengan ‘twin work’ (kerjasama antara si kembar). Salah satu caranya untuk merealisasikan hal tersebut adalah anda dan pasangan harus bisa memberikan contoh bagaimana cara kerjasama yang baik. Seperti jika ibu tengah mencuci piring, maka ayah yang bertugas untuk memperhatikan anak-anak. Dan anak pun akan melihat hal ini dan pada saat bermain bersana mereka akan bekerja sama dan saling membantu satu sama lainnya.

    Nah, itulah beberapa tips jitu menghindari kecemburuan diantara anak kembar yang bisa para orang tua terapkan pada si kembar. Semoga informasi yang telah kami sampaikan pada kesempatan kali ini dapat bermanfaat dan meringankan beban anda dalam menangani dan mengasuh anak kembar.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Citra Dewi Amd.Keb - November 29, 2016
    Diskusi Dari:
    Marini Sjola Manoppo

    Maaf bu bidan saya mau tanya. istri saya hamil 5 bulan dan sering merasakan rasa sakit pada perut, apakah itu tanda gejala penyakit ataukah itu hanya reaksi sang bayi di dalam kandungan ?

    Dijawab Oleh : Marini Sjola Manoppo

    Selamat pagi Bu Bidan,

    Saya aneu, 25 tahun. Saat ini saya sedang hamil usia kandungan 2 bulan, tapi tidak ada tanda-tanda seperti payudara sakit dan membengkak, mual-mual di pagi hari seperti contoh tanda kehamilan umumnya. Apakah kehamilan saya normal?

    Dijawab Oleh : Ribka Veronika Tatengkeng

    Selamat Pagi Ibu Bidan 🙂

    Saya mau bertanya seputar persalinan di dalam air, apakah persalinan itu aman di lakukan? Dan apa saja manfaat manfaat serta bahaya dari persalinan tersebut bagi kesehatan ibu dan anak yang akan di lahirkan?

    Perlu Jawaban
    Diskusi Dari:
    puji

    selamat siang, saya mau bertanya bu, apa bahaya penyakit tifus saat hamil? terima kasih, saya sangat tunggu jawabannya

    Dijawab Oleh : puji
    Diskusi Dari:
    Dwickadeck Doen

    Saya mau tanya nih bu bidan seputar rambut bayi, anak saya berumur 1,5 tahun tapi pertumbuhan rambut nya kok sedikit sekali yah. Kira-kira penyeba nya apa saja yah ? saya lihat teman sebayanya rambutnya bagus semua bu bidan. saya khawatir sekali terlebih anak saya itu perempuan.

    Dijawab Oleh : Dwickadeck Doen