×

Tips Memilih Mainan Anak Yang Tepat Sesuai Dengan Usianya

Bagikan Artikel :

Sebagai orang tua, memilih mainan anak yang tepat dapat menjadi hal yang sangat penting untuk di lakukan. Pasalnya, tak hanya sekedar mengisi waktu, mainan juga sering kali menjadi sarana bereksplorasi dan belajar untuk anak.

Related Posts :

    Tak hanya itu, anak-anak juga sangat identik dengan bermain. Bahkan bermain menjadi dunia anak yang paling dominan. Menerapkan sistem belajar sambil bermain pun kini banyak di jumpai untuk menyampaikan pelajaran. Karena metode ini, terbilang lebih efektif untuk menyampaikan pelajaran pada anak, terlebih pada anak usia dini. Hal tersebut di karenakan otak anak yang gemar melakukan hal-hal yang menyenangkan seperti bermain salah satunya.

    Maka dari itu, pembelajaran pun harus di sesuaikan dengan kemampuan anak-anak sesuai usianya. Dan dengan bermain di percaya bahwa pelajaran yang di sampaikan lebih mudah diterima dan di serap oleh anak. Namun diluar itu, kita sebagai orang tua di tuntut untuk lebih bijak dalam memilih jenis mainan untuk anak-anak kita. Sehingga anak dapat bermain dengan mainanan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan otaknya, sekaligus dapat memanfaatkannya sebagai media untuk belajar.

    Dan berikut tim bidan online paparkan tips memilih mainan untuk anak yang tepat sesuai dengan usia dan kebutuhannya:

    • Anak berusia 0-12 bulan

    Untuk bayi hingga anak berusia 10 tahun, pilihlah mainan anak dapat di manfaatkan sebagai sarana eksplorasi mengaktifkan pancera indera mereka. Sebagaian besar jenis mainan pada usia tersebut antara lain memicu anak untuk menggigit, meraih dan menjatuhkan benda.

    Mainan yang di rekomendasikan pada usia ini diantaranya adalah mainan yang mengeluarkan lagu dan di gantung di atas ranjang, gelang yang warna warni dengan beragam mainanan yang menempel untuk menimbulkan bunyi, cermin yang terbuat dari plastik dan buku yang terbuat dari kain dengan berbagai gambar dan penuh warna di dalamnya. Dan jika anak mulai bisa duduk anda dapat memberikan ring stack (cincin susun) yang dapat di susun ulang berkali-kali dapat di berikan. Permainan ini dapat merangsang motorik halus anak sekaligus belajar mengenai warna dan nomor yang tertera pada lingkaran tersebut.

    • Anak usia 1-3 tahun

    Pada masa ini, anak belajar untuk mengemnali lingkungan dengan berusaha mengetahui cara kerja berbagai hal yang di temuinya. Hal ini sangat baik untuk merangsang daya pikir, motorik halus dan memperkuat otot. Pada usia ini, anda dapat memberikan mainan pada anak seperti puzzle, shape sorter, serta krayon untuk menggambar dengan bahan dasar yang aman. Anda juga dapat memberikan mainan yang sedikit menantang seperti sepeda roda tiga, bola serta push toys untuk merangsang anak berkonsentrasi untuk berjalan sambil bertumpu pada mainan tersebut

    • Anak usia 3-5 tahun

    Pada usia ini, anak mulai menggunakan mainan dan benda-benda di sekitarnya untuk tujuan tertentu. Selain itu, pada masa ini pula anak di dominasi dengan imajinasi yang tinggi. Pada usia ini anak dapat bermain peran tertentu. Misal dengan menggunakan kostum pemadam kebakaran untuk anak laki-laki, dan menjadi ibu yang memasak pada anak perempuan. Selain itu, mainan lain yang telah di kenal oleh anak masih bisa di lakukan seperti puzzle, menggambar dan lainnya.

    • Anak diatas usia 5 tahun

    Pada usia ini anak umumnya sudah beraktivitas di sekolah. Pemahaman mereka pada lingkungan pun sudah lebih baik. Pada usia ini juga, anak biasanya menunjukkan minat meraka, mulai dari membaca atau memainkan alat musik. Kemampuan motorik mengendarai sepeda roda duapun mulai terasah.

    Beberapa mainan lain yang dapat menantang anak untuk lebih bergerak aktif, misalnya mengajak anak bersepeda ke alam bebas, bermain kartu atau papan mainanan (monopoli atau ular tangga), sangat baik untuk anak belajar tentang strategi, aturan, menanti giliran, kerja sama, dan sportif.

    Dan pada masa ini anak dapat belajar alat musik, seperti gitar, piano, dan alat musik lainnya. Selain itu, satu set alat-alat sains seperti teropong misalnya, dapat dimanfaatkan jika anak memiliki minat dalam bidang tersebut yang akan melatih kemampuan anak dalam menyelesaikan masalah, menciptakan penemuan dan mengasah imajinasi.

    Selain memperhatikan jenis mainanan anak yang tepat berdasarkan usia dan kemampuannya, juga sangat penting untuk memperhatikan keamanan dari mainan anak sendiri mulai dari bahan, warna, ataupun wujud mainan yang mungkin bersiko melukai anak. Maka jangan salah pilih, jadikan mainan anak sebagai sarana belajar yang efektif, edukatif dan menyenangkan bagi anak.

    Nah, itulah tips memilih mainan anak yang tepat sesuai dengan usia dan kemampuannya. Semoga dapat menjadi inspirasi dan wawasan yang berharga bagi bunda. Sehingga mulai sejak ini bunda tidak memberikan mainan yang tepat untuk si kecil.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : October 4, 2016

    Pertanyaan Pengunjung :

    Menstruasi Setelah Melakukan Hubungan Suami Istri

  • Oleh : ALif AL Maun Yoyox
  • 4 tahun, 1 bulan yang lalu

    Assalamualaikum Bu Bidan, Melakukan hubungan pasangan suami istri sebelum masa menstruasi itu apakah termasuk pada masa subur ? Tapi kalau setelah berhubungan intim lalu terdapat darah haid bagaimana, apa kemungkinan bulan besoknya saya bisa hamil atau harus melakan hubungan pasangan suami istri lagi bu ? Terima kasih sebelumnya.

  • Oleh : ALif AL Maun Yoyox
  • luka jahitan lahiran normal

  • Oleh : ena arina
  • 2 bulan, 2 minggu yang lalu

    Maaf bu bidan… saya sudah ampir 6 bulan setelah melahirkan. luka yang di luar nya sudah kering. gak tau kalo luka yang di dalem. Tp sampe sekarang di CD tuh pasti ada plek warna nya ke coklat coklatan gitu. Saya pernah periksa ke bidan kata nya luka dalam nyainfeksi dan d kasih Obat . Setelah maka obat. Plek nya itu gak ada di CD. Cuman obat nya habis plek nya itu ada lagi. gimana ya solusi terbaik nya

    Perbedaan Miom dan Kista Pada Wanita

  • Oleh : Mocil Ngocol
  • 4 tahun, 2 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan. Saya mau tanya nih apakah miom dan kista termasuk penyakit kanker? dan apakah keduanya merupakan penyakit yang sama atau berbeda? jika berbeda, apa perbedaannya?
    Terimakasih bu bidan, mohon di jawab yah:)

  • Oleh : Mocil Ngocol
  • Sudah selesai haid keluar darah lagi

  • Oleh : Siti Siti soleha
  • 2 minggu, 6 hari yang lalu

    Dok saya mau tanya,bulan ontober 2020 tgl 22-28 saya haid dan bulan november ini tgl 2 kok keluar bercak darah lagi sama payudara sakit,sering buang air kencing,pingang sakit,perut kram kira”tanda”ap y dok

  • Oleh : Siti Siti soleha
  • Tentang payudara

  • Oleh : Monica Sindi
  • 2 bulan, 2 minggu yang lalu

    Bidan..
    Saya mau bertanya…
    Gini baru2 ini saya baru mengetahui ada benjolan di payudara saya .
    Namun tidak terasa sakit
    Saya pernah search digoogle bahwa kanker payudara itu jika puting dipencet akan keluar air .
    Nah ini gak ..
    Hanya ada benjolan namun tidak terasa sakit…
    Itu kenapa ya?
    Mohon bantuannya 🙏🏻🙏🏻

    Tanya Bidan