×

Tips Mengasuh Anak Agar Bisa Tumbuh Cerdas

Bagikan Artikel :

Setiap orang tua tentu ingin memiliki anak cerdas yang bisa menjadi kebanggaan keluarga. Untuk membuat anda cerdas, peran anda tentu sangat berpengaruh. Lingkungan serta asuhan orang tua pada anak menjadi poin paling penting. Lalu, cara mengasuh atau asuhan seperti apakah yang bisa membuat anda tumbuh menjadi cerdas ? Berikut ini penjelasan mengenai tips mengasuh anak agar bisa tumbuh cerdas.

Tips Mengasuh Anak Agar Bisa Tumbuh Cerdas

1. Ikuti minat anak

Banyak orang tua yang selalu menuntut anaknya untuk mengikuti apa yang mereka pilih tanpa mempedulikan minat dan bakat dari anak. Sebaiknya hal tersebut anda hindari dengan selalu memberikan dukungan pada bidang apa saja yang mereka minati atau sukai. Bahkan, anda bisa ikut berlatih atau menjadi temannya saat latihan agar ia lebih semangat menjalankan latihan tersebut.

2. Membebaskan anak mengeksplorasi lingkungan

Seperti yang
diberitahukan, bahwa lingkungan memiliki peran untuk perkembangan anak.
Lingkungan akan menjadi sarana yang luas bagi mereka untuk belajar
tentang berbagai hal. Kegiatan eksplorasi alam yang dilakukan oleh anak,
akan membuatnya semakin ingin tahu tentang segala sesuatu yang terjadi
di alam bebas.

3. Membacakan beragam buku pengetahuan

Anda perlu membacakan buku pengetahuan secara rutin pada anak dengan intonasi yang benar dan suara cukup keras. Hal ini tentu bisa membuat anak lebih cepat menyerap apa yang anda bacakan. Anda juga sebaiknya memilih buku pengetahuan yang sesuai dengan minat si kecil.

4. Menjadi model yang baik

Orang tua tentu akan menjadi media tiruan sang anak. Oleh karenanya, anda harus bisa menjadi seorang model atau panutan yang baik bagi anak. Tunjukan bagaimana cara belajar yang baik, memilih makanan yang sehat, serta menjalin ikatan yang baik dengan semua orang.

5. Sering bertanya pada anak

Anda bisa memberikan satu atau beberapa pertanyaan pada anak yang bisa memancingnya untuk memberikan jawaban secara detail. Ketika anak menjawabnya, anda bisa terus menggali kemampuannya dalam menjelaskan sesuatu lebih lengkap. Hal ini untuk mengukur sampai dimana kemampuan sang anak.

6. Berikan kesempatan untuk mengambil keputusan

Biarkan anak untuk bisa mengambil keputusannya sendiri. Memberikannya kesempatan dalam mengambil keputusan, tentu akan membuatnya berpikir analitis dengan cara merangkaikan segala hal yang telah ia pelajari dan pahami.

Related Posts :

    8. Kesempatan bersosialisasi harus ditingkatkan

    Si kecil akan sangat membutuhkan kesempatan untuk bersosialisasi secara luas. Hal ini dilakukan untuk memperkaya pengalaman dan daya emosional mereka. Dengan ini juga, anak bisa mengekspresikan perasaannya. Emosional anak yang semakin baik, akan berdampak baik pula pada penyampaian rangsang antar sel saraf otak.

    9. Mencukupi kebutuhan gizi anak

    Jangan pernah pula melupakan asupan makanan yang harus dikonsumsi anak setiap harinya. Untuk mendukung kecerdasan dan kinerja otaknya, berikan ia makanan yang kaya akan kandungan Omega-3 dan protein. Asupan makanan tersebut bisa membantu peningkatan berpikir, konsentrasi, serta kewaspadaan.

    10. Menjaga kesehatan anak

    Poin penting yang paling akhir dan harus benar-benar diperhatikan adalah dengan menjaga kesehatan fisik anak. Kesehatan fisik akan memberikan pengaruh yang cukup besar juga pada kinerja otak. Sirkulasi darah, oksigen, proses penting lain dalam tubuh, dapat membantu produksi hormon sel saraf yang bisa mendukung kinerja otak anak, Dengan ini, anak akan bisa mengeksplorasi kemampuan dan kecerdasannya sendiri.

    Anak yang bisa tumbuh cerdas tak luput dari peranan orang tua. Untuk itulah, anda harus benar-benar memperhatikan setiap momen perubahan si kecil dan bantu ia agar bisa memiliki kemampuan di atas anak yang lainnya. Yuk, nantikan beberapa tips lainnya hanya di www.curhatbidan.com !

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : June 14, 2016

    Pertanyaan Pengunjung :

    Bahaya kah hamil muda minum sprite dan makan nanas

  • Oleh : Rian Rian
  • 1 bulan, 2 minggu yang lalu

    Assalamualaikum wr.wb

    Maaf ibu bidan mau bertanya bahaya gak sih hamil muda ,dengan kehamilan baru 1 minggu 5 hari makan nanas dan minum Sprite untuk kandungan

  • Oleh : Rian Rian
  • HAID

  • Oleh : Nayla Utami
  • 8 bulan, 1 minggu yang lalu

    Mau tanya, umur saya tahun ini 15 tahun tapi sampai saat ini saya belum mengalami haid apa penyebab dan solusinya?

  • Oleh : Nayla Utami
  • Haid tidak teratur.

  • Oleh : Okta Viani
  • 2 tahun yang lalu

    Malam bu, kenapa setelah pasang dan lepas kb iud haid sy jd tidak teratur?
    Sebelum nya tanggal 1 april sampai tanggal 2 saya sdh haid . Tanggal 3 4 5 itu haidnya sudah berenti nah tanggal 6 7 8 9 haid lagi dan tanggal 10 – 12 keluar flek coklat hingga bersih.
    Tanggal 13 pagi sampai sore celana dalam saya bersih tidak ada bercak sedikitpun nah saya berhubungan intim di malam hari tapi keluar darah segar , dan sekarang darah nya tidak keluar lagi . Itu kenapa ya bu ?

    Perbedaan darah haid sama keguguran

  • Oleh : Altapi Altapi
  • 7 bulan, 3 minggu yang lalu

    Dok kenapa suka kram perut sma kram pinggang mual² pusing lelah ngantuk kenapa klo misalkan hamil kan dok saya kan sudah haid tapi darah nya ngegumpal seperti orang keguguran kenapa itu dok

  • Oleh : Altapi Altapi
  • Kanker payudara

  • Oleh : Irma Andari
  • 2 tahun, 3 bulan yang lalu

    Bu saya punya masalah dgn payudara putingnya jika ditekan mengeluarkan cairan berwarna putih bening. Apakah ini termasuk gejala kanker payudara? Bagaimana cara mengatasinya?
    Terimakasih

    Tanya Bidan