×

Usia Berapa Anak Aman Mengkonsumi Makanan Pedas?

Bagikan Artikel :

Usia Berapa Anak Aman Mengkonsumi Makanan Pedas?

Makanan yang pedas memang membuat ketergantungan. Bahkan ada beberapa orang yang kalau makan nasi harus dengan lauk yang pedas. Hal ini aman-aman saja, asalkan tidak berlebihan. Jika orang dewasa boleh makan pedas, lalu bagaimana dengan anak?

Mendengar makanan pedas terkadang ibu langsung berpikir memberikan cabai pada anak. Padahal, untuk mengenalkan makanan pedas, ibu bisa mengenalkan rasa pedas yang berasal dari rempah aromatik. Rasa pedas yang dihasilkan dari rempah aromatik terbilang cukup ringan.

Related Posts :

    Selain dapat menambahkan rasa dalam makanan anak, rempah yang dikonsumsi memiliki kandungan antioksidan yang baik bagi kesehatan anak. Ada berbagai jenis rempah aromatik yang bisa bunda berikan pada anak, seperti bawang putih, jahe, ketumbar, cengkeh, kayu manis, pala, dan kapulaga. Ngomong-ngomong usia berapa anak aman memakan makanan pedas?

    Waktu yang Tepat untuk Mengenalkan Makanan Pedas kepada Anak

    Ketika Bunda mengonsumsi makanan pedas atau berempah saat masa menyusui, sebenarnya Si Kecil juga turut merasakan rasa makanan tersebut melalui ASI yang diminumnya. Namun, pemberian makanan pedas secara langsung kepada bayi perlu dipertimbangkan lagi.

    Agar lebih aman, Bunda sebaiknya mulai mengenalkan Si Kecil dengan makanan pedas ketika ia sudah memasuki usia berikut ini:

    1. Usia 12 bulan
      Bunda dianjurkan untuk menunggu anak hingga berusia 12 bulan, bila ingin mengenalkan rasa pedas secara langsung. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko gangguan pencernaan atau alergi yang mungkin dialami Si Kecil.
      Untuk mengenalkan rasa pedas, Bunda bisa mulai memasukkan sedikit bahan rempah dengan cita rasa pedas yang bersifat ringan ke dalam makanannya, misalnya kayu manis dan pala.
    2. Usia 18 bulan
      Setelah anak berusia 18 bulan dan sudah terbiasa dengan makanan berempah yang memiliki rasa sedikit pedas, Bunda bisa memperkenalkan jenis rempah lain dengan rasa pedas yang lebih kuat, seperti cabai atau lada hitam, dalam jumlah sedikit.
      Namun, Bunda sebaiknya berhati-hati saat memberikan cabai segar atau bubuk kepada Si Kecil, karena mungkin ia akan merasa kepedasan dan berdampak pada kondisi kesehatannya.

    Cara Awal Mengenalkan Makanan Pedas Pada Si Kecil

    1. Memarut sedikit jahe atau satu siung bawang putih, lengkuas, kemudian ditambahkan ke dalam makanan Si Kecil
    2. Menambahkan bubuk kunyit, jintan, dan ketumbar ke dalam masakan yang berkuah
    3. Menambahkan bubuk kayu manis, pala, atau kapulaga ke dalam makanan manis, seperti puding atau oatmeal
    4. Meletakkan daun mint atau daun ketumbar sebagai hiasan pada menu makan Si Kecil

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : February 25, 2022

    Pertanyaan Pengunjung :

    Tentang payudara

  • Oleh : Monica Sindi
  • 3 tahun, 9 bulan yang lalu

    Bidan..
    Saya mau bertanya..
    Saya terkejut karena ada benjolan di payudara saya ,selama ini saya tidak menyadari bahwa ada benjolan..
    Namun benjolan nya tidak terasa sakit..
    Namun saya search digoogle ciri2 kanker payudara..
    Kan ada tuh putingnya dicubit keluar air atau tidak..
    Nah ini gak ..
    Hanya saja ada benjolan namun tidak terasa sakit..

    Itu kenapa ya?
    Mohon bantuannya 🙏🏻

    Normalkah Kentut Melalui Vagina?

  • Oleh : Salma Syarifah Latipah
  • 5 tahun, 9 bulan yang lalu

    Selamat siang bu bidan, saya mau tanya nih usia saya sekarang mau menginjak 20 tahun. Keluhan saya ini selalu kentut atau buang gas lewat vagina, apakah itu normal-normal saja untuk saya yang belum pernah melakukan hubungan suami istri? jika itu bahaya, apa yang harus saya lakukan bu? Terimakasih ditunggu jawabannya.

    Apakah keguguran dua kali bisa mengalami keguguran yang ketiga kali?

  • Oleh : Sabilillah Anjani Cintakamoesllu
  • 7 tahun, 9 bulan yang lalu

    Selamat sore bu bidan , saya mau bertanya apabila sudah mengalami keguguran dua kali dan ingin hamil lagi apa saya akan mengalami keguguran seperti sebelumnya ?

  • Oleh : Sabilillah Anjani Cintakamoesllu
  • Bercak Hitam Saat Menstrulasi

  • Oleh : Marini Sjola Manoppo
  • 7 tahun, 9 bulan yang lalu

    Dok, saya mau bertanya. Biasanya kan tanggal sekarang ini saya jadwalnya menstrulasi, namun 2 hari belakang ini saya melihat di celana dalam saya ada bercak hitam sering sekali membuat gatal bagian miss V saya, mau tau dong apa sih penyebabnya itu?

  • Oleh : Marini Sjola Manoppo
  • Telat Haid

  • Oleh : Ira Putri
  • 3 tahun, 8 bulan yang lalu

    Assalamuallaikum ibu bidan….
    Saya mau tanya saya udah telat haid 19hari sudah berapa kali tes hasilnya negatif salahnya itu dimana ya dok….
    saya jadi bingung…..
    terus saya keputihan terus kayak air terus ada juga berlendir……
    Mintak solusinya dok itu apakah saya beneran hamil atau tidak….
    Terimakasih y dok atas bantuanya

  • Oleh : Ira Putri
  • Tanya Bidan