×

Walaupun Dalam Keadaan Lelah, Mendengarkan Curhat Anak Itu Pentig Lho!

Bagikan Artikel :

mendengarkan curhat anak

Selesai beraktifitas atau bekerja memang melelahkan. Tapi bila si kecil ingin bercerita harus di tanggapi lho! meskipun dalam keaadaan capek. Karena orang tua, akan menjadi tempat pertama untuk anak mengungkapkan apa yang dirasa. Seburuk apapun kabar yang disampaikan anak saat mereka curhat, orang tua harus mendengarkan secara utuh. Setelah di akhir cerita, saat anak minta saran atau ada kesempatan buat menanggapi apa yang dialami anak, orang tua juga perlu memberikan nasihat untuk mereka.

Manfaat Mendengarkan Curhat Anak

1. Sebagai kontrol/monitor perilaku anak

Sebagai orangtua kita tidak mungkin bisa mengawasi anak-anak kita 24 jam. Kesibukan kita bekerja dan kegiatan anak di sekolah, di tempat les, bermain membuat kita tidak selalu bisa bersama mereka. Menyisihkan waktu 15-30 menit per hari untuk mendengarkan curhat mereka sangatlah penting. Curhatan mereka merupakan rekaman dari kegiatan dan kejadian-kejadian yang mereka alami dan rasakan.

2. Melatih kesabaran orangtua

Ketika anda lelah sepulang kerja, dalam pikiran anda tentu nyaman beristirahat sambil rebahan di tempat tidur. Tapi kenyataannya anda harus duduk manis dengan penuh perhatian untuk mendengarkan cerita si bungsu tentang kegiatannya di sekolah hari ini, dan setiap hari dan tidak sebentar pula. Namun demi senyum bahagianya si bungsu anda harus rela menahan lelah dan kantuk. Ketika kejadian ini berulang setiap harinya, secara tidak sadar kesabaran anda telah terbentuk.

3. Lebih mendekatkan anak dengan oragtua

Jaman sekarang ini waktu bertemu anak dan orangtua semakin sedikit. Masing-masing mempunyai kesibukan yang berbeda-beda. Pagi-pagi anak sudah berangkat sekolah dan masih pula disambung dengan kegiatan les di luar rumah. Orangtua dari pagi sampai malam sibuk bekerja di luar rumah. Jadi selagi ada di rumah temanilah anak Anda bercerita/curhat.0 Begitu pentingnya quality time bagi mereka.

4. Sebagai alat memotivasi yang efektif

Pada saat anak curhat kepada orangtua terjadi interaksi personal yang sangat dalam diantara keduanya. Terjadi transfer kepercayaan, anak percaya kepada orangtua dengan menceritakan apa yang dirasakan, orangtua juga merasa dipercayai oleh anak. Inilah saatnya nasehat dan motivasi yang diberikan orangtua akan sangat ampuh untuk dipahami dan dituruti oleh sang anak.

5. Lebih mengenali sifatnya

Komunikasi yang terjalin antara anak dan orangtua dapat digunakan oleh orangtua untuk lebih mengenali sifat anaknya. Bertambahnya usia anak, pergaulan baik di sekolah maupun di rumah sedikit banyak akan mempengaruhi perilaku anak. Dengan memahami sifat-sifat anak, orangtua akan lebih mudah mengontrol dan mengarahkan anak menjadi pribadi yang lebih baik.

6. Mengurangi Tantrum pada Anak

Anak yang kurang mendapat perhatian orang tuanya dan tidak memiliki kebebasan untuk berbicara biasanya akan melampiaskan rasa kesalnya dengan menjadi tantrum. Tantrum memang kerap terjadi pada anak, namun jika kita mau mendengarkannya dan memberikan perhatian lebih, tantrum dapat diminimalisir. Mendengarkan keluhan anak juga bisa menjadi cara mendidik anak yang suka membantah agar mau menurut pada orang tuanya.

7. Membuat Anak Merasa Aman

Kehadiran orang tua dalam kehidupan anak merupakan hal yang sangat dibutuhkan, mengingat dalam setiap kegiatannya anak bisa saja menghadapi masalah yang membuatnya tertekan. Dengan bercerita pada orang tua, anak akan merasa lebih aman karena hanya orang tualah yang paling mengerti apa yang dirasakannya. Apalagi jika orang tua membantu mengarahkan anak untuk mendapatkan solusi dari masalahnya tentu anak akan semakin merasa terlindungi karena adanya orang tua yang setia mendengarkan keluh kesahnya.

8. Memahami Kelebihan dan Kekurangan Anak

Orang tua yang lebih sering meluangkan waktu untuk mendengar cerita dan keluhan anak biasanya akan lebih memahami kelebihan dan kekurangan anak. Hal ini dikarenakan saat bercerita, orang tua dapat menangkap bagaimana kepribadian anak yang sebenarnya, jadi orang tua dapat mengambil keputusan untuk mendidik anak menjadi lebih baik. Hal ini tentu menjadi penting dalam menentukan cara mengasah bakat anak dan cara meningkatkan rasa percaya diri anak karena orang tua telah memahami karakter anak.

9. Anak Lebih Percaya dengan Orang Tuanya

Tidak sedikit anak yang merasa ragu dan tidak nyaman dengan orang tuanya karena mereka tidak didengarkan. Padahal, hal ini bisa membuat anak menjadi tidak percaya pada orang tua dan akhirnya saat menemui masalah justru mencari solusi ke tempat lain yang belum tentu tepat. Hasilnya, anak bisa terpengaruh hal-hal negatif karena tidak percaya untuk menceritakan keluhannya pada orang tua. Bila ini terjadi, cobalah untuk melakukan cara mengatasi anak yang suka berbohong agar anak mau lebih terbuka.

10. Perkembangan Anak Mudah Terpantau

Saat anak menceritakan keluhan dalam hidupnya, saat itulah orang tua memiliki kesempatan yang besar untuk dapat mengarahkan anak menemukan solusi yang tepat. Dalam keluhan dan curhatan anak, pasti akan ada kondisi yang membuatnya merasa buntu. Dengan kehadiran orang tua yang mendengarkan keluhannya, anak bisa mendapat nasihat yang baik sehingga ia tidak salah dalam memutuskan solusi untuk masalahnya. Cara mengajarkan disiplin pada anak dan cara mengatasi rasa takut pada anak juga bisa mendukung dalam mendapatkan manfaat tersebut.

Related Posts :

    Apabila Orangtua Tidak Memberikan Kesempatan Si Kecil Untuk Curhat

    1. Anak akan mencari perhatian dengan tingkah yang negatif

    2. Kurang pandai dalam berkomunikasi

    3. Pemalu, sensitiv dan mudah tersinggung

    4. Perkembangan otan yang terhambat

    5. Mencari orang yang bisa mendengarkanya

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : November 16, 2018

    Pertanyaan Pengunjung :

    Mengenai Masalah Gangguan Kesehetan Baby Blues

  • Oleh : Tivaa Rachmawati Putri
  • 6 tahun, 1 bulan yang lalu

    Siang bu bidan, saya sedang hamil muda anak pertama bu bidan. Katanya ada salah satu gangguan mental yang bisa terjadi pada ibu hamil muda yang dinamakan dengan “Baby Blues”. yang ingi saya tanyakan apa sih itu baby blues? benarkah sering menyerang ibu hamil muda? jika benar bagaimana cara saya untuk menghindarinya? lalu seperti apa gejala baby blues tersebut? saya khawatir bu, mohon untuk dijawab bu bidan. Terimakasih

  • Oleh : Tivaa Rachmawati Putri
  • gatal gatal saat hamil

  • Oleh : heidi8931881
  • 5 tahun, 10 bulan yang lalu

    selamat pagi bu bidan, saya mau tanya tentang penyebab dan cara menghilangkan gatal yang berlebihan saat hamil itu bagaimana yah ? gatal yang timbul itu terlalu mengganggu dan saya merasa lebih nyaman pada saat gatal itu langsung di garuk tapi kalo kelamaan di garuk badan saya gampang terluka. itu saja bu, ditunggu jawabannya.

    Konsul hamil

  • Oleh : Nirwana Tanio
  • 2 tahun, 10 bulan yang lalu

    Assalamualaikum dok, saya ingin hamil tapi asi saya msh bnyak.. Apakah itu klebihan hormon atau gmna yah dok.. Anak saya sdh 3th lbih

    Infertilitas sekunder

  • Oleh : Aisyah Putri Setiawan
  • 4 tahun, 2 bulan yang lalu

    Hallo bu bidan.. usia saya 35 thn dan sudah memiliki anak berusia 10 tahun yang lahir di tahun 2006, pada tahun 2008 saya hamil kembali tapi janin tidak berkembang dan harus kuret. Setelah kuret saya langsung pakai KB spiral selma 6 tahun. Dan sudah 2 tahun berjalan saya sudah lepas KB nya. Pertanyaan saya bu bidan, apakah saya termasuk kategori infertilitas sekunder karna sampai saat ini kehamilan belum terjadi kembali bu bidan. Terima kasih

    ASI

  • Oleh : erni uli
  • 2 tahun, 6 bulan yang lalu

    bu bidan saya saya seorang ibu yg lagi menyusui,anak saya baru berumur 2,5 bulan,waktu lahir asi saya blm keluar sampai hari ke 3 setelah operasi namu anak saya gak mau menyusui langsung,jadi saya harus pumping,sementara dari PD saya setia setengah jam asi sudah menetes,jadi per dua jam saya pumping bisa sampai 500-600 ml
    nah karena saya sdh kerja saya jarang pumping akhirnya sekarang asi saya terjun bebas sekali pumping cuma 60 ml,sedih bu bidan anak saya jadi rewel
    apa yg saya harus lakukam agar asi saya bisa kembali banyak ?
    dan apakah masih mungkin bisa banyak
    Terimakasih sebelumnya

    Tanya Bidan