Bahaya Hubungan Seksual Melalui Anus

Bahaya Anal Seks

Hubungan seksual diciptakan lewat vagina karena diharapkan secara fisiologis, saat penis dimasukkan, terjadi respons pembasahan di vagina agar tidak terjadi perlukaan. Namun, adakalanya pasangan melakukan hubugan seksual selain dari vagina yaitu melewati anal dan oral. Biasanya dilakukan pada pasangan homoseksual.

Bila hubungan seks dilakukan lewat anal/anus yang relatif tidak terjadi pembasahan, maka sudah pasti hubungan seks akan terasa menyakitkan. Selain itu, kepekaan saraf erotiknya berbeda dengan saraf vagina sehingga kenikmatan tidak didapat oleh wanita

Meski hubungan seks yang dilakukan lewat anal sering kali dilakukan oleh pasangan homoseksual, ternyata tak sedikit pria heteroseksual yang diam-diam ingin melakukan seks anal dengan istrinya. Untuk kelompok heteroseksual, yang senang dengan seks anal pada umumnya merasa lebih terpuaskan. Mereka akan lebih puas karena jepitan otot-ototnya lebih kuat dibandingkan otot vagina.

Bahaya Melakukan Seks Anal

1. Risiko iritasi

Seks anal dapat meningkatkan risiko pasangan terkena iritasi. Tidak seperti vagina yang menghasilkan cairan pelumas, anus tidak akan memproduksi cairan serupa meskipun tahapan foreplay sudah dipraktikkan sedemikian rupa. Karena ketiadaan pelumas inilah, gesekan antara penis dan dinding anus berisiko besar memicu timbulnya luka dan iritasi. Jika Anda dan pasangan tetap ingin mencobanya, maka disarankan untuk menggunakan pelumas buatan (lubricant). Hal ini ditujukan untuk meminimalisir timbulnya luka pasca hubungan seks.

2. Memicu infeksi virus dan bakteri

Selain memicu luka dan iritasi, bahaya anal seks juga dipercaya sejak lama dapat membuat Anda dan pasangan lebih rentan terkena infeksi virus dan bakteri. Risiko terjadinya hal ini akan semakin besar jika Anda atau pasangan terbukti tidak membersihkan organ vital sebelumnya.

3. Rentan penularan penyakit

Anal seks terbukti meningkatkan risiko Anda dan pasangan terkena berbagai penyakit menular seksual, seperti kutil & herpes kelamin, hepatitis B, gonore, sifilis, dan HIV.

4. Memicu masalah medis lain

Seperti yang telah Anda ketahui, pada anus terdapat cincin (sfingter) yang berfungsi untuk mengatur akitivitas buang air besar. Singkatnya, cincin ini akan membuka ketika Anda ingin buang air besar, dan kembali menutup setelah hajat selesai dilakukan. Anal seks ternyata dapat membuat cincin anus ini mengendur. Dampaknya, Anda akan kesulitan mengontrol buang air besar.

5. Pendarahan

Anal seks juga terbukti dapat memicu pendarahan yang diakibatkan oleh hemoroid atau robeknya jaringan anus. Karena alasa inilah, ada baiknya Anda mendiskusikan terlebih dahulu keputusan untuk mencoba anal seks dengan pasangan.

Penyakit Yang Terjadi Pada Pasangan Yang Melakukan Seks Anal

1. Fisura anal (anus robek).2. Kutil dubur.

3. Iritasi usus besar.

4. Nyeri perut dan nyeri panggul kronis.

5. Migrain

6. Kanker serviks.

7. Penyakit menular seksual, seperti HIV, hepatitis B, dan gonore.

8. Gangguan otot anus, seperti encopresis (buang kotoran di celana), atau nyeri saat buang air besar.

9. Kanker anus

Dampak secara psikis dan emosional

1. Ketakutan berlebihan.

2. Kecemasan.

3. Mudah marah dan gugup.

4. Post-traumatic stress disorder (PTSD).

5. Gangguan tidur dan gangguan makan.

6. Merasa rendah diri dan depresi.

7. Stress

8. Penyalahgunakan alkohol dan narkoba.

9. Masalah dalam hubungan intim.

Citra Dewi Amd.Keb - August 14, 2018
Diskusi Dari:
Anonymous

Sya mau tanya es krim yg jenis nya apa yach yg biisa membantu kesuburan agar cepat hamil…

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Della Aprita

Pagi dok. Saya seorang ibu yang memiliki anak berusia 7 bulan. Saat ini anak saya sering kali mengeluarkan darah dari bagian hidungnya yang disertai dengan panas dan juga mata merah. Terusterang saya sebagai orang tua merasakan khawatir dengan keadaan anak saya yang masih balita ini. Kalau boleh tau ini itu jenis gejala penyakit apa ya dok? Tolong berikan penjelasannya, terimakasih.

Dijawab Oleh : Della Aprita
Diskusi Dari:
Dian Poenya Raizo

Assalamu’alaikum Bidan saya mau tanya dalam istilah medis ada kata SADARI
apa perlu kita mendatangi Bidan di kota kita dan dokter kandungan?
bagaimana maksudnya?mohon dibalas.

Dijawab Oleh : Dian Poenya Raizo
Diskusi Dari:
Salma Syarifah Latipah

Selamat siang bu bidan, saya mau tanya nih usia saya sekarang mau menginjak 20 tahun. Keluhan saya ini selalu kentut atau buang gas lewat vagina, apakah itu normal-normal saja untuk saya yang belum pernah melakukan hubungan suami istri? jika itu bahaya, apa yang harus saya lakukan bu? Terimakasih ditunggu jawabannya.

Dijawab Oleh : Salma Syarifah Latipah
Diskusi Dari:
Indri Ekawaty

Bu bidan saya mau bertanya, saya sekarang sedang mengandung, usia kandungan saya baru menginjak 3 bulan, tapi kenapa akhir akhir ini saya susah tidur. Kalau saya minum obat tidur apakah tidak apa ?

Dijawab Oleh : Indri Ekawaty