Bahaya Susu Kental Manis Jika Dikonsumsi Secara Rutin Oleh Anak-anak


Susu merupakan salah satu sumber nutrisi yang paling lengkap untuk pertumbuhan anak. namun beda hal dengan kandungan susu kental manis yang sering diiklankan di media yang seolah-olah sebagai produk susu bernutrisi tinggi untuk menambah asupan gizi. Pada minggu lalu BPOM menunjukkan bahwa susu kental manis justru tidak mengandung susu.

Padahal sudah sekian lama susu kental manis menjadi alternatif untuk dikonsumsi masyarakat setiap hari. Selain karena rasa yang manis, harga susu kental manis relatif jauh lebih murah dibanding susu tinggi protein. Hal ini bukan berarti produk susu kental manis dilarang diproduksi atau dikonsumsi. Hanya saja, konsumen maupun produsen dianjurkan untuk lebih bijak menggunakan produk tersebut. Kental manis tidak boleh dijadikan makanan pokok. Konsumsi kental manis juga harus dilengkapi dengan gizi lainnya.

Kandungan Susu Kental Manis

SKM ternyata memiliki kandungan lemak dan gula yang sangat tinggi, dan sebaliknya kandungan protein dan kalsiumnya yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, sangat rendah. Sehingga SKM dianggap sebagai penggemuk badan karena tingginya kandungan lemak dan gula (sekitar 70%).

Kemenkes menyatakan bahwa produk Kental Manis bukan termasuk susu karena tidak bernutrisi. Susu kental manis memiliki kandungan gula yang tinggi. Kandungan gula tinggi diperlukan untuk membuat tekstur susu menjadi lebih kental dan lengket.

Susu Kental Manis Tidak Bisa Dikonsumsi Anak Di Bawah 15 Tahun

Susu memiliki kandungan protein dan kalsium yang bisa membantu metabolisme tubuh lebih baik dan membuat tulang menjadi sehat. Hal ini berarti, susu seharusnya bisa membuat berat badan tetap stabil. Hal ini tentu saja tidak akan ditemui jika kita memilih untuk mengkonsumsi SKM. Untuk itu SKM sebaiknya hanya dikonsumsi oleh dewasa sebagai topping penambah rasa pada makanan dan minuman, misalnya untuk es buah, martabak manis dan sebagainya, bukan untuk dikonsumsi sebagai minuman layaknya susu oleh anak-anak bahkan bayi.

Akibat Tingginya Kadar Gula pada Kental Manis

1. Konsumsi susu kental manis dapat menimbulkan gangguan kesehatan gigi dan mulut. Gula yang menempel di gigi akan menjadi asam. Proses ini masih ditambah dengan proses penguraian oleh bakteri dalam mulut. Asam dapat mengikis lapisan enamel gigi dan menyebabkan lubang gigi.

2. Konsumsi gula yang tinggi membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dan bersifat sangat asam. Ini akan menyebabkan makanan muncul lagi melalui kerongkongan, lalu menyentuh pita suara dan menyebabkan spasme laring (batuk)

3. Melemahkan daya tahan tubuh pada anak-anak. Hal ini terjadi karean mengkonsumsi terlalu banyak gula dapat mengubah keseimbangan antara bakteri baik dan buruk sehingga melemahkan sistem kekebalan tubuh. Anak pun akan mudah terserang flu, demam dan lain-lain. Gejala mereka dapat berkurang jika asupan gula mereka berkurang juga.

Teguran BPOM terhadap Produsen Susu Kental Manis

a) Produk kental manis dilarang menampilkan anak-anak berusia kurang dari lima tahun dalam bentuk iklan televisi, maupun iklan lainnya.

b) Tak hanya itu, produk kental manis juga dilarang memvisualisasikan produknya dengan produk susu lain yang setara sebagai pelengkap gizi.

c) Produk Kental Manis ini juga dilarang memvisualisasikan gambar susu cair atau susu dalam gelas dan disajikan dengan cara diseduh atau dikonsumsi sebagai minuman.

d) iklan kental manis ini dilarang ditayangkan pada jam tayang yang biasa dikonsumsi anak-anak atau disandingkan dengan tayangan anak-anak.

Susu Kental Manis Berbeda Dengan Susu Yang Sterilkan

Istilah susu kental manis memang bisa menyesatkan masyarakat untuk terus mengonsumsinya secara rutin. Sehingga visualisasi iklan susu kental manis yang bisa menjerumuskan konsumen anak-anak, remaja dan dewasa perlu diatur.
Label dan iklan juga dilarang menggunakan visualisasi bahwa produk susu kental dan analognya disetarakan dengan produk susu lain sebagai penambah atau pelengkap gizi, seperti susu sapi, susu yang dipasteurisasi, susu yang disterilisasi, susu formula atau susu pertumbuhan.

Selain itu dilarang menggunakan visualisasi gambar susu cair dan/atau susu dalam gelas serta disajikan dengan cara diseduh untuk dikonsumsi sebagai minuman.

Citra Dewi Amd.Keb - July 17, 2018
Diskusi Dari:
Obey Hungkul

Pagi ibu bidan, saya mau tanya kenapa ibu hamil dilarang makan makanan pedas dan asam?

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Aolia SucCie Priyatna

Selamat siang bu bidan, saya mau tanya. Adakah umur ideal bagi anak untuk disunat ? Sekarang ini umur anak saya baru menginjak 2 tahun. Apakah usianya masuk kriteria untuk disunat atau belum ? Mohon penjelasannya bu bidan. Terimakasih.

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Tutut Kartikasari

Saya mau tanya bu bidan, apa boleh ibu hamil mengikuti olahraga? dan sebaiknya olahraga apa yang harus dipilih saat hamil?

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Tika

Mohon masukan dan saran nya bu bidan.
saya melahirkan sesar, setelah masa nifas selesai, saya berencana pakai KB IUD tetapi menurut bidan yang saya datangi tidak bisa,
harus menunggu 3 bulan setelah operasi.
Jadi, sebagai alternatif nya saya KB suntik 3 bulan, karena saya menyusui.
tapi Setelah 3 bulan kemudian saya tidak suntik KB lagi. karena saya ingin Haid normal setiap bulan nya.

Waktu itu saya suntik KB bulan oktober, sampe bulan ini saya belum dapat haid juga.
jika saya berhubungan dengan suami pasti saya menggunakan Kondom. saya ingin pakai KB IUD, tetapi sampai saat ini saya blm haid.
setau saya, pemasangan IUD dilakukan jika kita sedang haid.

pertanyaan nya:
kanapa yah, saya blm haid juga ? padahal saya sudah tidak pakai KB suntik lg.

Terima Kasih.

Dijawab Oleh : Tika
Diskusi Dari:
Anonymous

Sebelum telat haid sy pernah 2x tespek tp 1 hasil negatif 1 lagi 2 garis tapi samar membayang setelah telat haid 2 hari sy tespek lagi namun negaif , yg saya rasakan sdh 2 minggu ini pusing migran mual dan baru2 ini tenggorokan sy sakit . Apakah sy harus nunggu beberapa hari lagi untuk tespek kembali atau sy langsung memeriksakan diri ke bidan/usg ?

Dijawab Oleh :