Bahaya Terlalu Sering Memberikan Mie Instan Pada Anak

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa mie instan adalah salah satu makanan yang banyak diminati oleh kaum remaja, dewasa bahkan anak-anak. Saat para orang tua malas untuk memasak mereka sering kali memberikan  mie instan untuk makanan anaknya, dan anak-anak yang susah makan, biasanya memililih mie instan dari pada makanan yang lainnya. Penyajian yang praktis dan menjadi makanan cepat saji ini sudah menjadi salah satu makanan kegemaran banyak orang.

Tapi bund, jika anak mengkonsumsi mie instan terus menerus justru akan berakibat buruk bagi kesehatannya. Tidak hanya bisa menyebabkan obesitas atau berat badan berlebih mengkonsumsi mie instan terus menerus juga bisa menyebabkan beberapa gangguan kesehatan yang serius pada tubuh anak. Bahaya mie instan untuk kesehatan diantaranya:


Kerusakan hati
Mie instan mengandung zat berbahaya salah satunya proplene glycol yang jelas merusak dan mengganggu kerja organ hati yang berakibat pada kerusakan hati.

Penyakit Diabetes
Mie instan memang dikenal dengan rasanya yang gurih dan juga mengandung banyak gula dimana dapat menyebabkan penyakit diabetes.

Memicu tekanan darah tinggi
Pada umumnya tekanan darah darah seseorang normalnya adalah 130/80. tapi mie instan bisa menjadi penyebabkan naiknya tekakanan darah menjadi tinggi karena zat kimia berbahaya di dalamnya yang tidak terlihat.

Menghambat penyerapan nutrisi.
Tidak sedikit orang tua yang selalu menuruti keinginan naknya untuk makan mie agar karena anak bisa makan dengan lahap bila makan mie instan. padahal mie instan akan menghambat penyerapan nutrisi dalam tubuh anak. Apalagi bagi anak-anak dibawah usia 6 tahaun.

Mengganggu sistem pencernaan
Mie instan juga dapat mengganggu pencernaan anak. Karena mie instan menghambat nutrisi yang masuk ke dalam tubuh, ini juga menjadikan pencernaan terganggu. Karena pencernaan yang baik memerlukan bantuan nutrisi dan mineral yang banyak. Biasanya anak-anak akan mengalami gangguan pencernaan seperti sembelit dan susah buang air besar. Dan bahkan bisa menyebabkan lambung serta usus bocor.

Penyakit kanker
Bumbu yang ada pada mie instan, sebenarnya mengandung MSG (Mono Sodium Glutamat) yang tinggi. MSG dalam mie instan tersebut dapat memicu kanker atau zat karsinogenik pada tubuh. Apalagi bila keika bunda memasak mie instan tersebut dengan menyatukan bumbunya dengan suhu diatas 100 derajat celcius.

Bisa menyebabkan konstipasi
Mie instan memiliki kandungan lemak dan karbohidrat yang tinggi, dengan kandungan serta yang sedikit. Hal tersebut bisa mengakibatkan konstipasi atau mengalami kesulitan sistem pencernaan. Dan biasanya mie instan bisa mengakibatkan perut menjadi kembung sampai konstipasi yang bisa memperparah keadaan usus atau organ dari sistem pencernaan.

Nah bun, itulah beberapa bahaya apabila anak mengkonsumsi mie instan terus menerus. Mie instan memang makanan siap saji yang selalu di gemari oleh anak-anak, tapi apa bunda akan membiarkan anak-anak memakan makanan yang akan berakibat buruk bagi kesehatan anak? saja memberikan mie instan pada anak tapi itupun jangan terlalu sering ya bun, coba beri anak makanan yang sehat seperti sayuran dan buah-buahan. Apabila anak tidak suka sayuran bunda bisa mengsiasatinya dengan mengolah sayuran tersebut menjadi lebih menarik bagi si kecil. Dengan begitu anak-anak akan lebih senang dan lahap untuk makan makanan yang sehat. 

Menurut Rita Ramayulis, DCN, M. Kes, Praktisi Gizi Klinik menjelaskan bahwa mie instan merupakan sumber karbohidrat. Kalau dikonsumsi dalam jangka panjang dan jumlah yang berlebihan. Dampaknya, anak akan mengalami kelebihan energi.

Citra Dewi Amd.Keb - April 1, 2017
Diskusi Dari:
Santana jaya

Selamat malam. Saya riza dari bandung. Mau menanyakan jika asi yang d bekukan didalam freezer yang menggunakan botol kaca kemudian ketika d cairkan dan botol kaca pecah tiba tiba. Apakah Asi yang masih membeku tersebut bisa d manfaatkan atau d buang saja padahal pantat botol kaca sudah pecah. Mohon informasinya karena banyak ibu2 beranggapan sayang ketika asi d buang padahal saya berfikirnya bahwa itu bahaya karena takut ada pecahan kaca. rizausman5@gmail.com

Dijawab Oleh : Santana jaya
Diskusi Dari:
Diranan

Selamat pagi, saat ini saya lagi hamil dan memasuki trimester kedua. Namun, kebetulan kemarin ada teman saya yang bilang, bahwa vitamin B kompleks sangat baik bagi ibu dan pertumbuhan janin dalam kandungan. Hanya saja saya takut dok, bukannya ibu hamil dilarang minum obat berbahan kimia yah dok? Mohon jawabannya.

Dijawab Oleh : Diranan
Diskusi Dari:
uye (wanita)

selamat pagi bu bidan. Saya mau tanya, saya baru saja menikah bulan maret kemarin. Dan setelah menikah hingga sekarang saya hanya mengalami satu kali datang bulan yaitu pada tanggal 15 april lalu. kemudian saya mencoba tes menggunakan tespack. Namun hasilnya negatif. Saya dan suami masih penasaran. Hingga seminggu kemudian kamipun tes ulang menggunakan tespeck, namun hasilnya masih negatif. apa yang terjadi pada saya bu bidan? apa saya hamil? tetapi mengapa hasil di tespeck negetif? mohon jawabannya bu bidan..

Dijawab Oleh : uye (wanita)
Diskusi Dari:
Anonymous

Selamat pagi bu bidan saya mau bertanya, saya siska umur 26 tahun sudah beberapa bulan ini saya mengalami mentsruasi dua kali dalam sebulan apakah itu normal. Dan apa penyebab menstruasi terjadi dua kali dalam sebulan? mohon penjelasannya trims

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Amel Fayunl

Masa nifas saya selesai tgl 4nov.2017..Masa subur saya kira2 tgl BRP yah..

Dijawab Oleh : Amel Fayunl