Bahaya Tidur Menggunakan Bantal Pada Bayi Baru Lahir

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Bidan Online -, Bahaya Tidur Menggunakan Bantal Pada Bayi Baru Lahir -, Masih banyak masyarakat yang beranggapan tidur menggunakan batal untuk bayi bia membantu kepala bayi bundar dengan sempurna. Padahal, sampai saat ini belum ada bukti mengenai adanya manfaat bantal untuk bayi, justru sebaliknya banyak pakar yang menganjurkan orang tua tidak menggunakan bantal apapun untuk bayi sampai berusia dua tahun.

    Bayi yang baru saja lahir belum memiliki bentuk kepala yang sempurna, baik karena pengaruh dari proses kelahiran atau alat bantu persalinan seperti forsep. Kepala bayi yang baru lahir memerlukan waktu untuk bisa berubah ke bentuk yang ideal.

    Walaupun proses kelahiran juga memiliki peran pada bentuk kepala bayi, tapi Anda tidak perlu khawatir. Dalam sebagian kasus, seiring berjalannya waktu bentuk kepala bayi akan menjadi bundar sempurna. Maka dari itu Anda tidak harus menyiasati dengan menggunakan bantal yang sebenarnya malah membahayakan bayi.

    Bantal jenis apapun, bentuk apapun sebenarnya kurang baik untuk bayi.

    Bahaya Tidur Menggunakan Bantal Pada Bayi Baru Lahir

    • Penggunaan bantal pada bayi baru lahir bisa memicu adnaya sesak napas atau tersedak.
    • Apabila batal sobek, meskipun sangat sedikit isi dari bantal keluar lalu masuk ke dalam hidung atau mulut bayi maka bisa menyebabkan bayi tersedak.
    • Bayi yang tidur dengan menggunakan bantal berbentuk hurup U akan menyulitkan bayi untuk memutar kepalanya ke salah satu sisi dan jika bayi muntah akan beresiko membuat bayi tersedak oleh muntahannya sendiri.
    • Bantal juga bisa memicu kematian mendadak pada bayi atau disebut dengan SIDS ( Sudden Infant Death Syndrome )
    • Kaitan Bantal dan Sindrom Kematian Mendadak Bayi

    SIDS merupakan kematian yang tidak dapat dijelaskan dan biasanya terjadi pada bayi yang sedang tidur. Walaupun bayi terlihat sehat tapi tidak menutup kemungkinan bayi mengalami SIDS. Fenomena seperti initerutama terjadi pada bayi yang berusia kurang dari setahun. Sindrom SIDS dikenal sebagai kematian boks bayi karena bayi sering meninggal dalam boks mereka.

    Walaupun penyebab utamanya belum diketahui secara pasti SIDS dikaitkan dengan abnormalitas pada porsi otak bayi yang mengontrol pernapasan dan terbarung dari tidur bayi. Sedangkan pada teori lainnya beranggapan, bayi yang bisa memiliki resiko SIDS yang lebih tinggi jika tidur dengan cara posisi tengkurap khususnya jika bayi tidur di kasur yang lembut atau seprai dengan boneka mainan mereka atau bantal di dekat wajahnya.

    Pada teori lainnya, menyatakan bahwa permukaan bantal yang bersifat lembut atau benda yang berada di sekitarnya terciptanya sekat kecil di sekitar mulut bayi dan akan mengganggu hembusan napas. Akibatnya, bayi akan menghirup kembali hembusan napasnya. Jumlah oksigen yang berada di dalam tubuh lalu akan menurun dan karbon dioksida akan terakumulasi yang akhirnya kekurangan oksigen bisa berkonstribusi pada SIDS.

    Tips Menggunakan Bantal Untuk Bayi

    Anda masih tetap bisa memberikan bantal pada bayi dengan beberapa tips yang kami berikan di bawah ini.

    • Jauhkan semua bantal dari tempat tidur bayi ketika malam hari atau saat bayi sedang tidak mendapatkan pengawasan.
    • Bantal boleh digunakan untuk bayi tidur siang dengan mendapatkan pengawasan jika tidak sebaiknya hindari bantal di dekat bayi.
    • Apabila bayi tidur dengan menggunakan bantal, perlahan ambil bantalnya secara halus dan letakkan bayi di keranjangnya.
    • Alangkah baiknya jika Anda memilih bantal dengan isian yang bersifat hipoalergenik atau rendah resiko alergi.
    • Pilih bantal kecil dan kukuh dengan sarung yang bersifat halus.
    • Jangan menggunakan bantal yang memiliki hiasan kancing, manik – manik, rumbai atau dekorasi lainnya.
    • Jangan menggunakan bantal yang terbuat dari bahan poliester karena bisa menyebabkan iritasi.
    • Anda harus memeriksa bantal bayi secara rutin, jika terlihat ada yang sobek jauhkan bantal.
    • Bersihkan bantal secara rutin, bantal bisa menjadi sarang kuman, debu, keringat, sisa susu yang mengering serta minyak bayi.
    • Jika bayi sedang berada di dalam ayunan jangan meletakan bantal.
    • Jika bayi memiliki ruam pada kulitnya dan terus berkembang segera periksakan pada dokter.
    • Jangan memberikan makan pada bayi saat sedang berbaring di atas bantal, suapi bayi dengan posisi seperti sedang menyusui.

    Sebenarnya bayi yang usianya masih di bawah 2 tahun belum membutuhkan bantal, Anda tidak perlu memaksakan bayi untuk menggunakan bantal. Apabila bayi tidur di samping Anda jauhkan semua bantal dan guling.

    Penulis : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd.Keb - January 9, 2017
    Diskusi Dari:
    Gomez

    Dok saya mau bertanya, kenapa yang setiap kali saya menggunakan hp telalu lama, biasnaya tangan saya sering kali mengeluarkan keringan yang cukup banyak, kira kira ini gejala masalah kesehatan apa ya dok? Mohon jawabannya 🙂

    Dijawab Oleh : Gomez
    Diskusi Dari:
    Dessi Yudha Arisandy

    Assalamualikum bu bidan, nama saya Filza Syafira. Saya mau bertanya kira – kira biaya untuk cek kesuburan suami istri butuh berapa ya ? Rincian pemeriksaannya seperti apa aja bu ? Terima kasih, mohon dijawab.

    Dijawab Oleh : Dessi Yudha Arisandy
    Diskusi Dari:
    Claudia harapankita

    Dok selama ini saya sering kali merasakan masalah dibagian hidung seperti hidung yang terasa perih sehingga membuat saya kesulitan untuk bernafas dimana hal ini sering juga disertai dengan adanya rasa sakit pada bagian kepala. Biasanya saya merasakan hal ini dimana saat musim dingin dok. Dulu saya sempat tinggal di daerah perkampungan yang udaranya sangat dingin sehingga tiap malam dan pagi hari saya sering merasakan masalah pada bagian hidung serta bersin bersin. Saya mau tanya, kira kira ini salah satu gejala penyakit apa ya dok? Terus berbahaya gak ya bagi kesehatan saya?

    Dijawab Oleh : Claudia harapankita

    Selamat Pagi Ibu Bidan 🙂

    Saya mau bertanya seputar persalinan di dalam air, apakah persalinan itu aman di lakukan? Dan apa saja manfaat manfaat serta bahaya dari persalinan tersebut bagi kesehatan ibu dan anak yang akan di lahirkan?

    Perlu Jawaban
    Diskusi Dari:
    Gigin Gumay

    Selamat siang ibu bidan. Saat ini usia kandungan saya sudah semakin membesar, namun saya masih bingung untuk proses persalinan. Hal yang saya ingin tanyakan, persalinan seperti apa yang harus saya lakukan, dan apa manfaat yang bisa di dapatkan ketika saya melakukan persalinan dengan cara itu?

    Perlu Jawaban