Batuk Berdarah Pada Anak Dan Ramuan Tradisional Untuk Mengatasinya

Saat anak mengalami batuk yang disertai darah akan membuat orang tua cemas dan khwatir. Orang tua langsung menduga-duga adanya suatu keadaan yang serius atau berbahaya yang terjadi pada anaknya. Batuk darah adalah keluarnya darah atau lendir bercampur darah pada saat batuk.

Batuk dengan dahak berdarah bisa menjadi tanda serius atau berbahaya, namun adakalanya itu hanya gejala ringan yang tak perlu dikhawatirkan.  Tapi tetap harus mejadi kewaspadaan Anda sebagai orang tua.

Saat batuk berdarah, gejala yang pertma muncul ialah berupa rasa gatal pada tenggorokan dan juga terasa ingin batuk. Ketika batuk itulah dahak bersamaan dengan darah akan keluar, darah yang keluar biasanya berbuih dengan warna merah terang.

Yang harus Anda waspadai jika anak sudah mengalami gejala seperti dibawah ini:

  • Saat batuk, keluar lendir atau dahak yang disertai degan darah yang berwarna merah segar.
  • Muka menjadi pucat.
  • Malam hari akan muncul banyak keringat dingin.
  • Nafsu makan menjadi berkurang.
  • Sesak nafas atau nafas menjadi berat.

Apa penyebab batuk beradar ini?

Perlu Anda ketahui behwa ada begitu banyak yang menjadi penyebab munculnya batuk berdarah pada anak diantaranya infeksi yang terjadi disaluran pernafasan, tumor yang melekat pada paru-paru, bronkitis, penyakit kardiovaskular, radang paru-paru, kanker paru-paru, iritasi pada tenggorokan dan kelainan hematologi.

Semua kondisi diatas adalah penyebab dari terjadinya batuk berdarah pada anak. Untuk itu sebelum batuk berdarah pada anak menjadi semakin parah Anda harus segera melakukan pengobatan untuk anak Anda. 

Untuk mengatasi penyebab batuk berdarah yang disebabkan oleh iritasi dan infeksi, Anda bisa mengobatinya menggunakan ramuan alami tradisional yang terbuat dari bahan alami.

Kunir dan kencur. Kunir dan kencur selama ini dikenal sebagai obat keluarga atau toga yang bisa bermanfaat untuk meredakan batuk berdarah. Caranya adalah dengan membersihkan kunir dan juga kencur. Kupas kulitnya. Haluskan kunir dan kencur tersebut secara bersamaan. Rebus kunir dan kencur yang telah dihaluskan tadi menggunakan air yang mendidih. Bisa ditambahkan menggunakan gula jawa. Minum saat pagi dan juga sore hari.

Ramuan kedua yang bisa mengatasi batuk berdarah ialah dengan menggunakan kayu manis. Kayu manis bermanfaat untuk penyembuhan batuk berdarah pada anak. Cara membuatnya ialah dengan merebus kayu manis tersebut sampai mendidih, setelah itu campurkan dengan gula dan madu. Saring dan kemudia Anda bisa langsung memberikan air rebusan kayu manis tersebut pada anak. Diminum secara teratur agar batuk berdarah pada anak segera membaik.

Citra Dewi Amd.Keb - June 9, 2017
Diskusi Dari:
Anonymous

Selamat pagi bu bidan saya ingin konsultasi nih saya punya anak usianya baru 4 bulan ketika buang air besar fasesnya berwarna gelap, mulanya berwarna hijau gelap makin kesini fasesnya cenderung kehitaman. Apakah itu normal bu bidan dan kebetulan anak saya minum sufor sama ASI cuma lebih banyak minum sufor daripada ASI. Mohon jawabannya

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Anonymous

Dok saat ini saya sedang hamil 10 minggu dan sering kali merasakan mual mual tanpa alasan. Mungkin ia pada awalnya mual ini terjadi hanya saat pagi hari saja, namun akhir akhir ini justru mual ini sering kali datang dan bahkan setiap kali sudah mengkonsumsi makanan pasti keluar lagi. Saya mau bertanya obat apa yang aman untuk mengatasi rasa mual ini ya dok?

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Pipit Winartii

Selamat Pagi dok,

istri saya haid terakhir tanggal 5 Juni 2018 dan berakhir pada tanggal 16 juni 2018
kemudian saya melakukan hubungan dengan istri saya terakhir tanggal 25 Juni 2018
apakah bisa hamil jika saya melakukan hubungan di tanggal tersebut ?

dikarenakan saya ada tugas diluar kota ?
saya takut terjadi sesuatu kejadian yang tidak di ingikan oleh istri saya.

mohon jawabannya Dok,

salam,

Dijawab Oleh : Pipit Winartii
Diskusi Dari:
Santana jaya

Assalamualaikum dok saya mau tanya,saya mengalami keluar gumpalan darah dan rasa sakit pada bagian bawah perut apakah saya mengalami keguguran atau tidak

Dijawab Oleh : Santana jaya
Diskusi Dari:
rina

pre-eklampsia pada ibu hamil itu berbahaya ga ya bu bidan?

Dijawab Oleh : rina