4 Tips Mudah dan Aman Merawat Gusi Bayi

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Halo bunda, selamat datang di website Bidan Online. Situs kesehatan yang mengupas segala bentuk informasi mengenai kesehatan termasuk pada bayi. Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas hal yang tidak kalah penting yaitu 4 Tips Mudah dan Aman Merawat Gusi Bayi yang harus bunda dan ayah ketahui. Berikut informasi selengkapnya di bawah ini.

    Melihat bayi yang sedang tersenyum pastinya memberikan kebahagiaan tersendiri terlebih jika bayi sudah tumbuh gigi. Senyum ceria yang dipancarkan oleh bayi akan bertambah. Sebaiknya Anda juga melakukan perawatan gigi pada bayi saat pertama kali gigi susu tumbuh yaitu pada saat memasuki usia ke 6. Anda bisa melakukan perawatan gusi dan gigi bayi. Dan sayangnya yang seringkali dilupakan adalah perawatan gusi bayi. Padahal gusi merupakan bagian mukosa mulut yang terdiri dari jaringan ikat, tempat akar gigi menempel.

    Gusi yang sehat bisa memberikan tanda kesehatan untuk anak, ciri gusi yang sehat diantaranya berwarna merah muda, permukaan gusi tidak rata tapi terdapat bintik – bintik, bagian tepi gusi tidak mengalami pembengkakan dan gusi tidak mudah berdarah.

    4 Tips Mudah dan Aman Merawat Gusi Bayi

    Nah, berikut di bawah ini merupakan beberapa cara mudah yang bisa bunda dan ayah lakukan dan terapkan untuk merawat gusi si kecil.

    Membersihkan Gusi Bayi Menggunakan Kain Halus
    Hal pertama yang harus dilakukan yaitu menyeka gusi bayi atau membersihkan gusi bayi dengan menggunakan kain halus setelah minum asi atau susu formula. Tapi ada cara lain yang bisa Anda lakukan untuk menyeka gusi bayi dengan menggunakan kain halus yang sudah dibasahi dengan air hangat lalu dibalutkan ke ibu jari Anda. Alangkah baiknya Anda lakukan setelah bayi makan, tapi jika tidak memungkinan Anda bisa mengatur jadwal dengan rutin dua kali sehari di pagi dan sore hari.

    Hindari Minum Susu Sembari Tidur
    Kebanyakan bayi senang minum susu sambil tidur atau sebelum tidur padahal sebenarnya yang menjadi masalah minum susu botol sampai bayi tertidur pulas. Jika Anda membiarka bayi tidur sambil minum susu maka bisa membuat gusi bayi menjadi terancam karena rasa manis yang berasal dari gula mengendap di mulut bayi sehingga merusak gigi dan gusi pada bayi.

    Jangan Menambahkan Gula Pada Susu
    Bayi sangat tidak disarankan minum susu yang ada tambahan gulanya begitu juga pada anak – anak. Sebaiknya batasi asupan gula pada bayi dengan cara menghindari penambahan gula pada susu formula bayi dan hal ini bisa membuat gusi serta giginya bermasalah, selain itu menambah asupan gula berlebih juga bisa mengakibatkan gangguan kesehatan seperti diabetes dan obesitas atau kelebihan berat badan sejak dini.

    Mengenalkan Bayi Dengan Tekstur Makanan Secara Bertahap
    Anda bisa memperkenalkan makanan pada bayi secara bertahap seperti mengenalkan rasa, jenis dan tekstur. Jika bayi mengkonsumsi makanan makanan padat maka Anda bisa memberikan sayuran seperti wortel yang bagus untuk membantu pertumbuhan giginya. Potong kecil – kecil dan kukus atau memberikan buah pisang.Jika seperti ini, maka keseimbangan dalam menjaga kesehatan gigi serta gusi bayi harus bisa Anda lakukan.

    Jangan lupa untuk membiasakan kebiasaan baik dari usia dini seperti merawat gigi, anak sudah tumbuh gigi biasakan untuk menggosok gigi di pagi, sore dan malam sebelum tidur. Gunakan sikat gigi khusus untuk bayi yang memiliki bulu lembut dan tidak akan membuat gusinya sakit. Sebelum menggunakan dot sebaiknya bersihkan terlebih dahulu agar steril dan tidak merusak gigi. Setelah diberikan makanan pendamping asi sebaiknya berikan air putih untuk membantu membersihkan sisa makanan yang tertinggal di sela gigi bayi.

    Nah, itulah beberapa tips yang kami sampaikan dan bisa Anda coba terapkan pada si kecil. Semoga artikel kami bermanfaat dan menambah pengetahuan Anda. Terima kasih sudah menyempatkan berkunjung.

    Baca Juga :

    11 Cara Memberikan Obat Pada Bayi

    3 Tips Aman Menambah Berat Badan Si Kecil

    Kenali Ciri Lapar Palsu Pada Bayi

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Citra Dewi Amd.Keb - August 4, 2017
    Diskusi Dari:
    Hilman Suhilman

    Pagi bu bidan, nama saya Saddam usia 26 tahun dan saya sudah menikah hampir dua tahun tapi belum memiliki anak. Setelah diperiksa, menurut dokter saya mengidap penyakit azoospermia karena leukosit tinggi. Saya masih mengkonsumsi obat dari dokter tapi ada cara lain kah bu bidan yang lebih alami ? Terima kasih mohon dijawab bu bidan.

    Dijawab Oleh : Hilman Suhilman
    Diskusi Dari:
    leticiabauer1

    Anak saya umurnya 5 tahun, dia tipe anak engga bisa di suruh diam atau bahkan malah ngga dengerin apa yang orang tua bilang. Saya sebagai orang tua kadang merasa kesal karena susah diatur dan bingung mesti ngapain. Apakah menurut bu bidan, tipe anak seperti ini bagus dalam tumbuh kembangnya? dan bagaimana sikap orang tua sebaiknya dalam menghadapi anak yang seperti ini?

    Dijawab Oleh : leticiabauer1
    Diskusi Dari:
    Lutfi Maharani

    Selama pagi Dok. Saya mau bertanya, kan akhir akhir ini anak saya sering kali merasakan batuk di mana saat batuk ini pasti dia merasakan nafas yang tak menentu dan bahkan sering kali terlihat seperti yang susah sekali untuk bernafas. Yang saya mau tanyakan, kira kira ini jenis masalah kesehatan apa? Dan bagian mana solusi yang tepat untuk mengatasinya?

    Dijawab Oleh : Lutfi Maharani
    Diskusi Dari:
    Dian Poenya Raizo

    Selamat sore, bidan saya mau tanya lagi, mengapa saya menstruasi terlalu lama. biasanya saya mens hanya 5-7 hari, namun sehabis menjalani treatment bekam saya menjadi mens terlalu lama bisa sampai 14 hari lebih, dan biasanya darah yang keluar setelah 7 hari berwarna merah kehitaman. saya takut karena katanya kalau lebih dari 14 hari itu darah penyakit. padahal 2 bulan lalu saya bekam sebelum haid. mohon penjelasannya terimakasih

    Dijawab Oleh : Dian Poenya Raizo
    Diskusi Dari:
    Ratu

    Pagi Bu Bidan, sodara saya kemarin mengalami keguguran yang diakibatkan oleh kehamilan anggur atau kosong. Namun, hal itu sebelumnya tidak diketahui oleh keluarga kami dan sebelumnya juga kami menyangka sodara saya mengalami kehamilan normal.

    Nah, belajar dari pengalaman sodara saya, bagaimana cara mengetahui lebih dini mengenai hamil anggur itu? dan adakah gejala yang membedakannya?

    Dijawab Oleh : Ratu