×

Awas! Posisi Menyusui Yang Salah Bisa Membuat Perut Bayi Kembung

Bagikan Artikel :

Hallo bunda, sudah taukah ciri-ciri apabila perut bayi kembung? Bila diketuk berbunyi pung pung pung dan biasanya akan gelisah, rewel dan menangis kesakitan. Nah Bunda salah satu penyebab perut bayi kembung adalah posiisi menyusui yang salah, pola minum ASI yang terlalu cepat, menelan terlalu banyak udara atau mencerna makanan tertentu. Sehingga membuat gas terjebak di dalam perut. Seperti Apakah Posisi Menyusui Yang Salah? Posisi menyusui yang salah ini adalah salah satu penyebab perut kembung yang sering dialami bayi usia di bawah 6 bulan. Jadi Bunda posisi menyusui yang salah ini adalah posisi menyusui yang datar atau sampai tiduran maka mennghisap tidak adekuat dan banyak udara yang masuk, posisi menyusui yang benar adalah kepala bayi sedikit lebih tinggi dibanding perutnya. Atau bisa juga karena botol dot yang tidak masuk sempurna sehingga menyebabkan masuk udara. Dalam hal ini, gas dapat berlebihan dan membuat rewel dikarenakan sistem gastrointestinal pada bayi belumlah matang. Itu sebabnya, mereka sering mengalami gas yang berlebihan yang ditandai dengan perut kembung serta buang angin. Kondisi ini biasanya akan membuat bayi lebih rewel. Tidak perlu dikhawatirkan karena keadaan ini tidaklah berbahaya. Cara Menangani Perut Kembung 1. Tummy Time Posisi ini dapat menekan perut bayi dengan lembut dan membantu mendorong keluar gas yang terperangkap di perutnya. Tunggu setidaknya 30 menit setelah menyusui, untuk memungkinkan perut bayi Bunda tenang sebelum tummy time 2. Gendong bayi menghadap ke bawah Cobalah menggendongnya dengan menghadap ke bawah dan tubuh bertumpu pada lengan Bunda serta dagunya berada di siku Bunda. Pastikan memiringkan kepalanya ke samping agar hidung atau mulutnya tidak tersumbat. Bawalah si kecil dalam posisi menghadap ke bawah, dengan tujuan memberikan tekanan lembut yang sama pada perutnya. 3. Sendawakan bayi setelah menyusui Jangan lupa untuk selalu menyendawakan bayi setelah menyusui. Berikan bayi waktu beristirahat satu atau dua menit untuk menyusu, karena kemungkinan bayi menelan terlalu banyak udara dengan cepat. 4. Menyusui secara miring Saat menyusui, pegang bayi dengan sudut yang lebih besar dan pastikan kepala serta lehernya sedikit lebih tinggi dari perutnya. Jagalah bayi tetap tegak selama 30 menit setelah menyusui agar dapat membantunya tetap nyaman.

Hallo bunda, sudah taukah ciri-ciri apabila perut bayi kembung? Bila diketuk berbunyi pung pung pung dan biasanya akan gelisah, rewel dan menangis kesakitan. Nah Bunda penyebab perut bayi kembung diantaranya adalah posiisi menyusui yang salah, pola minum ASI yang terlalu cepat, menelan terlalu banyak udara atau mencerna makanan tertentu. Sehingga membuat gas terjebak di dalam perut. Dari beberapa penyebab perut kembung pada bayi, posisi menyusui yang salah lah yang paling sering di alami bayi di bawah 6 bulan. kenapa demikian? simak penjelasannya di bawah ya Bun!

Seperti Apakah Posisi Menyusui Yang Salah?

Posisi menyusui yang salah ini adalah salah satu penyebab perut kembung yang sering dialami bayi usia di bawah 6 bulan. Jadi Bunda posisi menyusui yang salah ini adalah posisi menyusui yang datar atau sampai tiduran maka mennghisap tidak adekuat dan banyak udara yang masuk, posisi menyusui yang benar adalah kepala bayi sedikit lebih tinggi dibanding perutnya. Atau bisa juga karena botol dot yang tidak masuk sempurna sehingga menyebabkan masuk udara.

Dalam hal ini, gas dapat berlebihan dan membuat rewel dikarenakan sistem gastrointestinal pada bayi belumlah matang. Itu sebabnya, mereka sering mengalami gas yang berlebihan yang ditandai dengan perut kembung serta buang angin. Kondisi ini biasanya akan membuat bayi lebih rewel. Tidak perlu dikhawatirkan karena keadaan ini tidaklah berbahaya.

Related Posts :

    Cara Menangani Perut Kembung

    1. Tummy Time
      Posisi ini dapat menekan perut bayi dengan lembut dan membantu mendorong keluar gas yang terperangkap di perutnya. Tunggu setidaknya 30 menit setelah menyusui, untuk memungkinkan perut bayi Bunda tenang sebelum tummy time
    2. Gendong bayi menghadap ke bawah
      Cobalah menggendongnya dengan menghadap ke bawah dan tubuh bertumpu pada lengan Bunda serta dagunya berada di siku Bunda. Pastikan memiringkan kepalanya ke samping agar hidung atau mulutnya tidak tersumbat. Bawalah si kecil dalam posisi menghadap ke bawah, dengan tujuan memberikan tekanan lembut yang sama pada perutnya.
    3. Sendawakan bayi setelah menyusui
      Jangan lupa untuk selalu menyendawakan bayi setelah menyusui. Berikan bayi waktu beristirahat satu atau dua menit untuk menyusu, karena kemungkinan bayi menelan terlalu banyak udara dengan cepat.
    4. Menyusui secara miring
      Saat menyusui, pegang bayi dengan sudut yang lebih besar dan pastikan kepala serta lehernya sedikit lebih tinggi dari perutnya. Jagalah bayi tetap tegak selama 30 menit setelah menyusui agar dapat membantunya tetap nyaman.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : January 9, 2021

    Pertanyaan Pengunjung :

    Benjolan kecil di dalam bibir vagina sebelah kanan

  • Oleh : Yuni Setiasih
  • 1 tahun, 10 bulan yang lalu

    Selamat sore dok.
    Saya mau tanya.
    Apakah benjolan kecil di dalam bibir vagina sebelah kanan dengan berbahaya? Tidak sakit sih dok. Cuman kalo misal di pegang agak sedikit gatal. Lalu kalo di teken terasa sedikit sakit. Mohon jawabannya 🙏

  • Oleh : Yuni Setiasih
  • Kehamilan

  • Oleh : dimas syahputra
  • 2 tahun, 6 bulan yang lalu

    Saya ingin bertanya apakah penis dimasukan ke dalam vagina hanya 1x(masuk langsung keluar)bisa menyebabkan kehamilan?

    Telat haid 13 hari

  • Oleh : Nadia Kartika
  • 1 tahun, 11 bulan yang lalu

    Dok, saya mau tanya saya berenti kb sudah satu bulan. Lalu saya telat haid sudah 13 hari. Payudara nyut nyutan dan puting nyeri seperti lecet, keram dibawah perut . Saat berhubungan sakit sebelah kiri, kadang juga tidak sakit. Jalan juga pinggang sebelah kiri sakit tapi ringan. Tolong penjelasannya dok. Trimakasih

  • Oleh : Nadia Kartika
  • Pake IUD saat berhubungan intim

  • Oleh : Azelia Jihan saputri
  • 3 tahun, 3 bulan yang lalu

    Dok, saya mau bertanya kalo melahirkan anak pertama terus di pasang IUD yg 8 tahun. Apakah saat berhubungan intim mengeluarkan sperma kedalam vagina apakah bisa hamil atau tidak?saat pake IUD?. Apakah saat berhubungan intim pake IUD terasa sakit atau tidak dok? Terima kasih dok

    Kehamilan

  • Oleh : Nena Nurlianti
  • 5 bulan, 3 minggu yang lalu

    Assalamu’alaikum bu bidan, saya mau tanya. Usia saya 20 tahun dan sudah menggunakan pil KB selama 6 bulan. HPHT saya tanggal 2 Februari 2022, pada tanggal 14 Februari, saya merasakan kram perut seperti yang sedang haid tapi terasa ringan disertai nyeri payudara, padahal perkiraan haid saya masih 2 minggu lagi. Kram perut dan nyeri haid itu berlangsung hingga hari ini, dan disertai seringnya BAK. Pada tanggal 16 Februari saya coba testpack tapi hasilnya negatif. Apakah yang saya alami sekarang tanda2 hamil atau apa ya bu? Apakah karena terlalu awal di testpacknya, sehingga kadar hcg nya masih rendah?. Terimakasih sebelumnya nya bu, wassalam.

  • Oleh : Nena Nurlianti
  • Tanya Bidan