×

Berbagai Penyebab Bayi Mengalami Kejang dan Cara Mengatasinya

Bagikan Artikel :

Bidan Online – Melihat bayi yang tiba-tiba mengalami kejang dapat membuat para orang tua merasakan panik dan khawatir. Sebenarnya apa sih yang dapat menyebabkan terjadinya kejang pada bayi? Bagaimanakah cara mengatasi kondisi tersebut?

Kejang merupakan suatu kondisi ketika adanya masalah pada fungsi otak yang dapat menyebabkan tubuh menjadi bergerak tanpa bisa dikendalikan. Pada gerakan tubuh tersebut terjadi diluar kesadaran dan perhatian dari fungsi otak. Terdapat berbagai jenis yang dapat terjadi dan penyebab yang berbeda-beda. Pada setiap jenis kejang bisa saja berpengaruh untuk sebagian anggota tubuh atau bahkan semua anggota tubuh.

Lalu apa yang menyebabkan bayi kejang?

Fungsi dan gerakan tubuh diatur oleh bagian otak lewat hantaran sinyal listrik (neurotransmitter) yang dikirim menuju saraf-saraf otot. Kejang akan terjadi akibat dari adanya kelainan aktivitas sinyal listrik tersebut sehingga dapat menyebabkan gangguan pada gerakan, kesadaran, sensasi, atau bahkan menimbulkan perilaku ganjil tanpa dengan disadari serta tanpa bisa dikendalikan oleh tubuh.

Adanya kelainan pada aktivitas neurotransmitter dapat dipicu oleh adanya kerusakan saraf yang disebabkan oleh cedera kepala atau cacat lahir, masalah dengan keseimbangan senyawa kimia yang ada dalam otak, infeksi, bahkan hingga demam tinggi.

Terjadinya kejang pada bayi cenderung disebabkan oleh demam tinggi yang disebut dengan kejang demam (step). Kejang demam sering terjadi pada anak-anak yang berumur 6 bulan hingga 5 tahun. Penyebab kejang demam yaitu terjadinya demam tinggi akibat dari peradangan atau adanya infeksi. Hal ini diduga faktor genetik yang berperan dalam kasus kejang anak terutama apabila terdapat riwayat epilepsi didalam anggota keluarga.

Gejala Bayi Kejang

Pada umumnya gejala yang akan timbul saat bayi mengalami kondisi kejang yaitu terjadinya kaku pada otot, bola mata yang memutar ke atas dan kelojotan sekujur tubuh. Tetapi tidak semuanya kejang akan melibatkan gerakan kejut yang tidak henti pada seluruh tubuh. Tubuh anak juga akan mengalami lemas secara tiba-tiba seperti tidak bertenaga sehingga akan terjatuh. Selain itu dengan mata yang berkedip-kedip tetapi tatapan mata yang kosong serta tidak ada respon.

Bahkan kondisi kejang yang lebih parah yaitu bayi akan diam mematung dan tampak tidak bernafas, bibir yang membiru hingga mengeluarkan busa dari mulutnya.

Cara Mengatasi Bayi Kejang

Pertolongan pertama yang bisa dilakukan yaitu dengan cara membaringkan bayi tersebut pada bidang mendatar (lantai, kasur). Posisikan tubuhnya dengan berbaring ke samping guna untuk mencegah air liur atau muntah masuk kedalam saluran nafas. Longgarkan pakaian supaya lebih nyaman untuk bernafas.

Untuk mengatasi pada anak kejang, jangan memasukkan benda apapun kedalam mulut. Karena seseorang yang mengalami kejang tidak boleh diberikan makanan ataupun minuman apapun. Jika memberikan makanan atau minuman maka dapat menyebabkan si kecil tersedak, sehingga pada seluran pernafasan akan tersumbat dan berujung pada henti nafas. Selain itu jangan lakukan dengan cara menahan kaki atau tangan secara paksa ketika kejang karena akan menyebabkan patah tulang.

Setelah kondisi bayi berangsur pulih, biarkan ia beristirahat. Karena saat sudah mengalami kejang, biasanya sang anak akan merasakan ngantuk atau bahkan masih belum sepenuhnya sadar. Dan perlu diawasi hingga si kecil terbangun dan sudah sadar sepenuhnya. Supaya kita mengetahui kondisi bayi yang dialami, alangkah baiknya untuk mencari tahu penyebabnya dan konsultasikan pada dokter.

About : Citra Dewi Amd. Keb

Citra Dewi Amd. Keb

Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : January 19, 2018

    Pertanyaan Pengunjung :

    Setelah melahirkan caesar

  • Oleh : Dwi Mulyono
  • 2 tahun, 4 bulan yang lalu

    Kenapa setelah istri saya habis melahirkan caesar setiap BAB keluar darah mohon penjelasanya

    Bayi Usia 1 Bulan Terkena Pilek

  • Oleh : mahdi
  • 3 tahun, 11 bulan yang lalu

    Siang dok. Saya Shelly. Anak saya yang berusia 1 bulan terkena pilek tapi tidak panas. Ada batuk sedikit jika sedang menyusui saja. Bagaimana cara menanganinya ? Apa perlu saya periksakan ke dokter ?

    Kanker payudara

  • Oleh : Irma Andari
  • 3 tahun, 6 bulan yang lalu

    Bu saya punya masalah dgn payudara putingnya jika ditekan mengeluarkan cairan berwarna putih bening. Apakah ini termasuk gejala kanker payudara? Bagaimana cara mengatasinya?
    Terimakasih

    Disentri

  • Oleh : Mocil Ngocol
  • 4 tahun, 6 bulan yang lalu

    Cara mengatasi disentri dok

    Tentang kehamilan

  • Oleh : My Future
  • 1 tahun, 8 bulan yang lalu

    Kaka saya telat mens dok dan dia belum pernah sama sekali berhubungan badan,akan tetapi dia melihat channel dokter tentang keputihan yang ada bercak darah dok,dia udah telat dan hanya sekali keputihan dan ada bercak darahnya dok,apa itu hamil dok??

  • Oleh : My Future
  • Tanya Bidan