×

Bolehkah Bayi Menggunakan Skincare?

Bagikan Artikel :

Bolehkah Bayi Menggunakan Skincare?

Ternyata bukan hanya bundanya saja yang memiliki perintilan skincare, tetapi juga buah hatinya. Dalam memilih produk skincare bayi, Bunda tentu ingin memastikan produk tersebut cocok dipakai Si Kecil dan tidak berisiko ruam atau alergi.

Kulit bayi yang baru lahir berbeda dari kulit orang dewasa. Kulit bayi lebih rentan terhadap trauma dan infeksi, sehingga membutuhkan perawatan khusus.

Namun, apakah bayi perlu menggunakan produk skincare berbahan natural? Apalagi, mengetahui bahwa tidak sedikit skincare natural memiliki harga yang sedikit lebih mahal.

Jika Si Kecil memiliki kulit sensitif, maka akan lebih mudah untuk memilih produk yang dibuat dengan kandungan bahan yang mudah dipahami. Tetapi, klaim produk natural pun sebenarnya hanya merupakan label semata, dan bukan merupakan istilah resemi.

Related Posts :

    Tidak ada sistem formal yang mengatur ‘alami’ atau definisi secara hukum tentang apa arti istilah ini . Perusahaan dapat membuat klaim bahwa suatu produk itu ‘alami’ tetapi masih mengandung bahan-bahan yang tidak dianggap alami.

    Penting diingat, produk skincare natural pun belum tentu memiliki kandungan hypoallergenic, yaitu produk menggunakan bahan yang seminimal mungkin memunculkan risiko reaksi alergi.

    Klaim ‘alami’ atau ‘organik’ tidak membuat kulit lebih baik, sehat, atau aman. Istilah-istilah ini tidak berarti hypoallergenic. Lalu, sebaiknya bagaimana cara memilih produk skincare yang aman untuk bayi?

    Tips Memilih Skincare Bayi dengan Tepat

    1. Pilih Produk untuk Kulit Sensitif atau Bebas Iritan
      Skincare dengan istilah ini menjamin produk bebas iritasi dan baik untuk kulit sensitif. Produk ini biasanya telah melalui uji klinis, yang artinya, telah diuji berulang kali pada orang dewasa untuk menentukan apakah produk tersebut dapat menyebabkan iritasi.
    2. Pilih Skincare dengan Klaim Hypoallergenic
      Pilihlah oroduk hypoallergenic yang berarti telah diuji secara klinis dan kecil kemungkinan menyebabkan reaksi alergi. Secara khusus, pengujian produk juga dilakukan pada orang dewasa.
      Pengujian tempel dilakukan dengan memaparkan kulit seseorang ke produk selama jangka waktu yang lama dan kemudian melihat apakah produk tersebut akan menyebabkan reaksi alergi.
    3. Gunakan Produk yang Bebas Pewangi
      Ini juga penting, karena bayi memiliki kulit yang lebih lembut dan rentan iritasi, sehingga produk-produk bebas pewangi bagus digunakan pada kulit bayi Wewangian terbuat dari bahan kimia, dan untuk menciptakan aroma wangi dapat melibatkan lebih dari 100 bahan kimia. Sehingga, bisa berisiko untuk kulit bayi.
      Paparan produk skincare dengan pewangi yang terus menerus dapat meningkatkan risiko alergi, sehingga yang terbaik adalah menghindari wewangian pada kulit bayi.
    4. Pilih Produk dengan pH Seimbang
      Kandungan pH normal kulit manusia bersifat asam dengan pH 4,5 hingga 5. Karenanya, produk skincare dikatakan memiliki pH seimbang jika punya kisaran pH yang serupa.
      Produk-produk dengan pH seimbang cenderung tidak mengiritasi karena kandungan bahannya menghindari pelepasan minyak kulit alami.
      Studi dari jurnal Dermatology Research and Practice, mengatakan bahwa menjaga kulit bayi tetap bersih, terutama dalam menghindari tanda-tanda kulit bayi sensitif dan menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan.
      Karena itu gunakan produk skincare yang ramah untuk kulit bayi, terlepas apakah itu diklaim memiliki bahan yang natural atau tidak ya, Bunda..

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : November 6, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    Volly

  • Oleh : Tian Yulianti
  • 11 bulan, 3 minggu yang lalu

    Assalamu’alaikum, sy mau tanya , saya pny anak satu laki laki berumur 3 th, sy melahirkan lewat operasi sc, apakah boleh saya berolahraga volly setelah sy sc kurang lebih 3 th keblakang? Mhon d bantu yaa..

  • Oleh : Tian Yulianti
  • Sering merasa nyeri dan geli

  • Oleh : Dini sulistyorini
  • 3 tahun, 11 bulan yang lalu

    Pagi bu.
    Usia kandungan saya 17minggu. Saya sering merasakan nyeri kadang merasa geli dibagian bawah perut bawah, itu kenapa yah bu?
    Mohon penjelasannya.

    Benjolan di belakang telinga

  • Oleh : Ridwan Ridwan
  • 1 tahun yang lalu

    Bidan di belakang telinga saya ada benjolan kurang lebih 2 cm itu nama benjolannya apa??dan ngak ada gejala juga mengenai benjolan ini..tapi teksturnya seperti kenyal??

  • Oleh : Ridwan Ridwan
  • Terlambat Haid 2 Bulan

  • Oleh : Een Kumala
  • 10 bulan yang lalu

    Selamat Malam..
    Saya mau konsultasi ke bu bidan.
    saya sudah tidak haid 2 bulan lebih 2 hari.
    itu karna apa ya bu?

    saya single.
    saya takuf kalau ada sesuatu ditubuh saya.
    siklus menstruasi saya berubah” kadang sesuai kadang lebih dari 35 hari.

    saya biasa nya konsumsi Sangobion Femine untuk melancarkan haid..

    apakah bisa dibantu bu?

  • Oleh : Een Kumala
  • Ingin hamil lagi

  • Oleh : Erna Manurung
  • 1 tahun, 6 bulan yang lalu

    Gini buk bidan, saya habis melahirkan sekitar bulan 12 kemarin, tapi anak saya meninggal begitu lahir, dan saya belum mendapat haid sampai saat ini, tapi saya sudah berhubungan sama suami saya sekitar 2 minggu yang lalu dan rutin karna memang kami tidak menunda untuk kehamilan selanjut nya tapi sekarang saya merasakan sakit perut dibagian bawah, saya bingung ini gejala tanda kehamilan atau mau PMS y buk bidan,? Soal ny sudah saya tespek hasil nya negatif tapi sakit perut nya sudah berlangsung beberapa hari ini dan tidak ada keluar darah yang ada keluar keputihan terus menerus dan bagaimana cara agar bisa cepat hamil lagi sebelum datang haid setelah melahirkan?

    Tanya Bidan