×

Cara Merawat Anak di 1000 Hari Pertama Kehidupannya

Bagikan Artikel :

Saat ini kampanye 1000 hari kehidupan pertama terus digalakkan di Indonesia. Pada usia nol sejak di dalam kandungan hingga dua tahun merupakan periode penting. Periode ini disebut dengan masa keemasan (golden age) bagi anak. Pada masa ini pula pertumbuhan otak pada anak sangat pesat.

Asupana makanan yang tepat untuk anak di usia 1000 hari kelahirannya menjadi periode penting dalam menunjang tumbuh kembang anak. Maka dari itu, kenali 4 hal penting yang wajib Anda lakukan untuk menjadikan anak Anda cerdas, seperti yang dikutip saat promosi kesehatan dinas kesehatan Kota Depok. Berikut ini cara merawat anak di 1000 hari pertama kehidupannya.

Related Posts :

    Cara Merawat Anak di 1000 Hari Pertama Kehidupannya


    Inisiasi Menyusui Dini (IMD)
    Ini adalah tahap pertama kali bayi dilahirkan dan sangat penting. Biarkan bayi meraba dan merayap di dada ibu untuk menemukan puting ibu. Beri bayi kesempatan menyusu sendiri segera lahir selama minimal 1 jam.

    Beri ASI Eksklusif
    Kenapa bayi harus diberi ASI eksklusif? Karena ASI berperan penting dalam tumbuh kembang bayi dan menjaga bayi tetap sehat dan cerdas. Bayi yang diberi ASI eksklusif akan lebih tangguh terhadap penyakit, daya tahannya jauh lebih bagus. Berikan ASI kepada bayi hingga usianya menginjak 6 bulan.

    MP ASI (Makanan Pendamping ASI)
    Setelah bayi usia 6 bulan, maka ibu bisa memberikan asupan makanan pendamping ASI, namun tetap berikan ASI pada anak hingga usianya menginjak 2 tahun.

    Ajarkan Anak Hidup Bersih

    Bagi para orang tua, sebaiknya terapkan hidup sehat pada anak sejak usia dini dengan cara mengajarkannya untuk hidup bersih, apalagi pada saat anak sudah mulai merangkak dan berjalan. Selain itu, Anda juga bisa memberikan pengajaran dengan cara mengajarkan buah hati Anda untuk membiasakan cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah makan.

    Berikan Asupan Makanan Bergizi
    Dalam periode emas ini, sebaiknya Anda sebagai orang tua untuk memberikan asupan makanan yang bernutrisi dan bergizi tinggi, karena hal ini bisa menunjang kecerdasan anak. Selain itu, ajarkan pula anak untuk menyantap makanan dengan gizi seimbang dengan makanan kaya vitamin, mineral dan serat dari buah dan sayuran.

    Nah, maka dari itu penting sekali informasi kesehatan ini bagi para ibu muda yang kini sedang merawat buah hati tercintanya. Semoga artikel di curhat bidan ini bisa memberikan pelajaran berharga dan bermanfaat untuk Anda semua, dan terimakasih telah mengunjungi situs kami.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : February 23, 2017

    Pertanyaan Pengunjung :

    Ketinggalan memberikan imunisasi anak

  • Oleh : Aryanto Id
  • 2 tahun, 8 bulan yang lalu

    assalamu’alaikum
    bu bidan, saya ingin tanya dong kemaren anak saya berumur 4 bulan katanya harus diberikan vaksin DPT namun kemaren pas jadwal imunisasi lagi demam jadi saya telat memberikan vaksin nya. apakah itu tidak berbahaya ? apakah masih bisa diberikan imunisasi DPT tersebut ? terima kasih sebelumnya

  • Oleh : Aryanto Id
  • Pantangan ibu hamil

  • Oleh : FR
  • 12 bulan yang lalu

    Bolehkah ibu hamil usia 40 minggu banyak makan buah nanas ?

    anak sering mengalami cegukan

  • Oleh : Dewi Isma
  • 3 bulan, 2 minggu yang lalu

    hai bidan, bebera hari ini anak saya yang berusia 3 tahun sering mengalami cegukan pada saat sore hari, amankah dok kondisi seperti ini ?

    hamil pasca operasi kehamilan ektopik

  • Oleh : Lusi
  • 1 tahun, 10 bulan yang lalu

    Selamat sore buk,,
    saya mau tanya seputar kehamilan pasca operasi kehamilan ektopik di saluran tuba….pada bulan maret saya mengalami kehamilan ektopik,umur janin sudah 2 bulan,kemudian dokter menyarankan agar saya melakukan operasi karena KE sudah hampir pecah…jadi saya dan suami memutuskan untuk melakukan operasi pada bulan maret lalu…dokter menyarankan pasca operasi 3 bulan untuk melakukan hidrotubasi…tapi saya belum melakukannya meskipun sekarang sudah 3 bulan pasca operasi…yang ingin saya tanyakan,apakah saya bisa langsung program hamil aja tanpa hidrotubasi???mengingat keadaan keuangan dan rasa ketakutan saya terhadap efek samping dari hidrotubasi…mohon pencerahannya

    cara menemukan g-spot pada wanita

  • Oleh : Gita Febian
  • 2 tahun, 10 bulan yang lalu

    bagi saya pasangan suami istri muda sangat susah menemukan gspot pada istri saya, takutnya tidak memuaskan. Bagaimana cara kita menemukan g spot pada pasangan kita ?

  • Oleh : Gita Febian
  • Recent Topics

  • Baru-baru ini :

  • Follow Kami Di :

  • Tanya Bidan