×

Faktor Pemicu Timbulnya Bintik Merah Pada Kulit Bayi

Bagikan Artikel :

Bidan Online-, Faktor Pemicu Timbulnya Bintik Merah Pada Kulit Bayi-, Kulit bayi masih sangat sensitif jika terkena paparan asing yang mengenai bagian tubuhnya. Inilah alasannya kenapa bayi yang baru lahir tidak disarankan untuk menggunakan produk kecantikan pada kulitnya. Salah – salah justru malah menjadi infeksi pada kulitnya dan menyebabkan gangguan pada kulit si kecil dan merasa tidak nyaman.

Tidak sedikit orang tua yang memakaikan produk kecantikan pada bayinya agar tetap tercium wangi dan menyegarkan meskipun sebenarnya bayi tidak begitu memerlukan produk kecantikan untuk menunjang dirinya karena bayi juga tidak akan melakukan pergerakan yang menyebabkan banjir keringat. Tapi, jika Anda tetap ingin memberikan produk kecantikan pada bayi pilihkan produk yang aman dan tidak bereaksi pada kulit si kecil.

Selain itu, untuk memastikan ada tidaknya alergi pada kulit bayi. Sebaiknya jangan langsung mengaplikasikannya pada keseluruh permukaan tubuh bayi namun pada area tertentu saja dan menunggu beberapa saat atau satu hari untuk melihat ada tidaknya reaksi alergi pada tubuh bayi.

Semua masalah kesehatan yang menyerang si kecil tentu akan membuat setiap orang tua menjadi cemas, belum lagi si kecil yang masih bayi tergeletak di rumah dengan tidak berdaya bisa mempengaruhi angka produktifitas ayah dan ibu.

Nah, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai apa saja faktor pemicu timbulnya bintik merah pada bayi silahkan simak beberapa hal di bawah ini.

  • Faktor Keturunan

Salah satunya alergi yang menjadi pemicu paling umum dan kasus mengenai alergi cukup banyak ditemukan pada bayi yang rentan terhadap alergi. Jika Anda dan pasangan memiliki riwaya alergi, maka resiko si kecil mengalami alergi kulit 40-60% tetapi jika hanya salah satu saja kemungkinannya menjadi 25-40%. Penyakit alergi hanya menyerang anak yang memiliki bakar alergi atopik. Jika tidak ada riwayat alergi pada keluarga si bayi maka bayi Anda akan tetap memiliki resiko alergi 5-15%.

Bayi yang mengidap alergi lebih rentan terkena masalah gangguan kulit termasuk timbulnya bintik-bintik merah pada kulitnya dan reaksi alergi juga bisa disebabkan akibat penggunaan produk yang tidak cocok.

  • Biang Keringat

Penyebab munculnya bintik – bintik merah di bagian tertentu seperti jidat, leher, punggung dan bagian lainnya bisa disebabkan karena biang kering. Kondisi ini terjadi akibat adanya sumbatan pada bagian pori-pori kulit bay yang disebabkan oleh sistem untuk mengatur suhu tubuh bayi yang belum berkembang secara sempurna.

Kondisi seperti ini yang mengakibatkan produksi keringat pada bayi belum sempurna dan lancar, terlebih lagi di tanah air kita ini dikenal dengan suhu tropis yang bisa menyebabkan bayi cepat merasa kegerahan.

  • Eksim Bayi

Penyakit kulit seperti eksim tidak hanya bisa terjadi pada orang dewasa saja, melainkan juga pada bayi dan eksim jenis ini dikenal dengan eksim susu. Tapi ini bukan berarti disebabkan karena pemberian ASI.

Bunda harus tau, kebersihan bayi itu menjadi sangat penting dan harus diperhatikan. Seperti sisa ASI, susu formula, makanan bayi yang dikonsumsi serta air liur bayi yang dibiarkan pada tubuh bayi yang tidak segera dibersihkan bisa berpotensi menghasilkan reaksi timbulnya iritasi pada kulit bayi. Penyebab iritasi ini bisa bereaksi pada bayi yang memang mengalami alergi.

  • Jerawat Bayi

Biasanya kondisi terjadi akibat sisa hormon yang masih terbawa sejak kecil dan masih berada di dalam kandungan ibunya. Timbulnya bintik-bintik merah ini disertai dengan adanya benjolan tengah yang runcing seperti jerawat pada orang dewasa.

  • Ruam Popok

Sedangkan kondisi lainnya yang juga memungkinkan timbulnya bintik-bintik merah pada kulit bayi yaitu ruam popok akibat kualitas popok yang tidak baik atau penggunaan popok yang terlalu sempit untuk bayi Anda. Jika ruam popok dibiarkan begitu saja tanpa segera diatasi bosa menyebabkan kondisi kulit si kecil menjadi semakin parah seperti munculnya bintil – bintil kecil yang melepuh dan akan pecah. Jika bintil itu sudah pecah akan memicu bayi lebih rentan terkena infeksi.

  • Virus

Dan, faktor pemicu bintik merah pada kulit bayi yang terakhir yaitu disebabkan akibat virus. Jenis virus Roseola infantum merupakan sebuah penyakit menular yang seringkali menyerang bayi dan anak – anak yang masih begitu kecil.

Penyebab dari kondisi seperti ini bisa memunculkan virus jinak yang pada umumnya menyebar dengan mudah melalui percikan ludah si penderita misalnya pemeriksaan kesehatan atau imunisasi yang dilakukan di rumah sakit.

Gejala yang bisa ditimbulkan akibat kondisi ini adalah demam yang bisa mencapai 39,5 celcium yang terjadi selama beberapa hari. Setelah demam hilang biasanya akan muncul bintik – bintik pada permukaan tubuh bayi yang tidak berubah menjadi nanah dan tidak meninggalkan gatal. Bayi yang sedang mengalami kondisi seperti ini biasanya akan mudah rewel, mengantuk dan kehilangan selera makan.

Related Posts :

    Nah, itulah beberapa penyabab bintik merah pada kulit bayi yang harus diwaspadai oleh orang Anda sebagai orang tua. Semoga informasi yang curhatbidan.com sampaikan dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan Anda sebagai orang tua.

    Baca Juga :

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : February 14, 2017

    Pertanyaan Pengunjung :

    Haid lebih dari 14hari pertama kali terjadi semenjak menggunakan pil KB

  • Oleh : Osin Mantik
  • 3 minggu, 2 hari yang lalu

    Saya mau brtanya, saya seorang wanita yang menikah di usia muda (17tahun) hampir 2bulan yang lalu dikarenakan beberapa faktor pribadi, 2 minggu pertama setelah pernikahan saya dianjurkan untuk menggunakan pil KB untuk mencegah kehamilan,, jalan 2minggu penggunaan pil KB saya mengalami menstruasi dari tanggal 22agustus dan sampai saat ini 6september masih harus menggunakan pembalut karna masih ada darah yang terus keluar, apa yang sebenarnya terjadi dan apa yang harus saya lakukan?

  • Oleh : Osin Mantik
  • Sakit perut saat hamil berbahaya kah?

  • Oleh : Tika
  • 3 tahun, 10 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan, saya mau bertanya akhir-akhir ini saya sering mengalami sakit perut oh ya saya sedang hamil 7 bulan apakah hal ini normal atau berbahaya. Mohon jawabannya

    Fases bayu berwarna gelap cenderung kehitaman

  • Oleh : destiana
  • 3 tahun, 4 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan saya ingin konsultasi nih saya punya anak usianya baru 4 bulan ketika buang air besar fasesnya berwarna gelap, mulanya berwarna hijau gelap makin kesini fasesnya cenderung kehitaman. Apakah itu normal bu bidan dan kebetulan anak saya minum sufor sama ASI cuma lebih banyak minum sufor daripada ASI. Mohon jawabannya

    menstruasi tidak lancar

  • Oleh : Peggy Shintya
  • 2 minggu, 5 hari yang lalu

    Hallo dok, perkenalkan nama saya peggy.usia saya 22 tahun.saya mengalami menstruasi yang tidak lancar.saya tidak menstruasi paling lama selama 6 bulan. sekarang sayang sudah tidak menstruasi selama 4 bulan.saya ingin menanyakan apa itu bahaya atau tidak?dan apa yang saya harus lakukan.sedang kan saya lihat dan baca info di media internet selalu yang sudah menikah.sedangkan saya belum menikah.terima kasih

    Program Hamil

  • Oleh : Fajar
  • 3 tahun, 6 bulan yang lalu

    Saya sudah menikah kira kira 5 bulanan. Saat ini saya sedang melakukan program hamil. Saya dan suami berharap segera memiliki keturunan. Namun sayang, suami saya merupakan perokok aktif dan sangat susah untuk berhenti merokok. Yang saya mau tanyakan apakah program hamil saya akan terjadi meski sang suami merupakan perokok aktif?

    Tanya Bidan