Hentikan Kebiasaan Mencium Bibir Bayi

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Hentikan Kebiasaan Mencium Bibir Bayi

    Menggendong dan mencium bayi biasanya dikategorikan sebagai ungkapan kasih sayang dari orang tua. Hal ini wajar, namun sebaiknya hindari mecium bayi pada daerah mulut karena akan terjadi pertukaran bakteri yang berasal dari mulut Anda ke bayi. Apalagi jika bayi di bawah usia 4 bulan belum memiliki imunitas yang kuat. Sehingga sangat rentan terinfeksi kuman dan bakteri dari orang lain di sekitarnya.
    Terkadang seorang ibu merasa dilema ketika bayinya di cium oleh beberapa kerabat dan keluarga. Ingin melarang namun khawatir mereka tersinggung. Padahal seorang ibu memiliki ikatan batin yang erat kaitannya dengan masalah kesehatan bayinya.

    Mencium Mulut Bayi Akan menyebabkan

    1. Menularnya bakteri streptococcus

    Bakteri tersebut merupakan pemicu kerusakan gigi yang bisa membuat bolong atau rapuh. Jika kondisi gigi bayi yang belum tumbuh tapi dipenuhi dengan bakteri maka pertumbuhan gigi di kemudian hari bisa jadi terhambat, lalu saat tumbuh gigi bayi pun menjadi rusak.

    2. Menularkan kuman berbahaya

    Saat mencium bibir bayi, air liur bisa menempel pada mulutnya. Karena itu, sangat mungkin bila kuman dan virus berbahaya akan mudah menular pada bayi karena bayi masih memiliki daya tahan tubuh yang lemah.
    Biasanya saat kuman atau virus tertentu menyebar dalam tubuh bayi, akan

    3. Virus Cytomegalo

    Salah satu virus berbahaya yang bisa masuk dalam tubuh bayi dengan mencium pada mulutnya adalah cytomegalo. Penyakit yang disebut sebagai

    4. Virus Herpers

    Lebih dari setengah populasi mengidap virus herpes oral. Dan, bahaya untuk bayi adalah bayi usia di bawah tiga bulan tidak mampu melawan virus dan dapat mengubahnya menjadi sangat mematikan.
    Herpes pada bayi, terutama bayi yang baru lahir, selalu membutuhkan rawat inap dan pengobatan. Virus dalam satu bentuk (HSV-1) dapat ditularkan ke bayi melalui ciuman, bahkan ditularkan dari ibu ke bayi selama kelahiran dalam bentuk (HSV-2) versi virus herpes genital.
    Pada bayi, virus herpes akan menyerang organ hati, paru-paru, dan sistem saraf pusat serta kulit, mata, mulut bahkan bisa menyebabkan penyakit yang lebih serius hingga kematian.

    Hal Yang Harus Anda Lakukan

    Biasanya orangtua segan untuk membatasi bayi mereka disentuh dan dicium oleh kerabat. Namun, untuk mencegah penularan penyakit pada bayi, lebih baik beritahukan etika mencium yang baik dan benar kepada mereka.
    Jangan biarkan siapa pun mencium bayi Anda, meskipun mereka yang mencium terlihat sehat, karena sekitar 85% dari populasi manusia membawa virus. WHO merekomendasikan agar orang yang terinfeksi HSV-1 meskipun tidak menunjukkan gejala harus menghindari mencium bayi karena virus dapat ditularkan dalam air liur.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Citra Dewi Amd.Keb - July 31, 2018
    Diskusi Dari:
    Riza

    Selamat pagi bu bidan, saya penasaran nih apakah pria juga memiliki masa subur? Saya hanya tahu wanita saja yang memiliki masa subur. Mohon jawabannya bu bidan

    Dijawab Oleh : Riza
    Diskusi Dari:
    Ummu khalid

    Pada ibu hamil dengan mengkonsumsi semangka baik ndag dokter.

    Dijawab Oleh : Ummu khalid
    Diskusi Dari:
    Cherma

    Selamat pagi dok. Dulu sebelum menikah siklus hed saya lancar dan tepat waktu, namun setelah menikah siklusnya tidak teratur dan bahkan sering kali telat datang bulan. Ketika hal ini terjadi, biasanya di sertai dengan kram dibagian bawah perut dan juga sakit. Yang saya mau tanyakan, apakah ini ada hubungannya dengan sering melakukan hubungan seks? dan apakah ini berbahaya atau bahkan merupakan hal yang wajar dirasakan? Terimakasih, ditunggu jawabannya dok 🙂

    Dijawab Oleh : Cherma
    Diskusi Dari:
    Salma Syarifah Latipah

    Selamat siang bu bidan, saya mau tanya nih usia saya sekarang mau menginjak 20 tahun. Keluhan saya ini selalu kentut atau buang gas lewat vagina, apakah itu normal-normal saja untuk saya yang belum pernah melakukan hubungan suami istri? jika itu bahaya, apa yang harus saya lakukan bu? Terimakasih ditunggu jawabannya.

    Dijawab Oleh : Salma Syarifah Latipah
    Diskusi Dari:
    Alesha Zahra

    Pagi ibu bidan, saya mau tau apa sih bahaya dari placenta previa pada kehamilan?ditunggu jawabannya, terima kasih

    Dijawab Oleh : Alesha Zahra