×

Kapan Bayi Bisa Tersenyum Dan Mengoceh ?

Bagikan Artikel :

Kapan Bayi Bisa Tersenyum Dan Mengoceh

Setiap ibu pasti tidak ingin melewatkan setiap tumbuh kembang bayi nya. Karena mengamati perkembangan bayi merupakan salah satu kebahagiaan bagi ibu. Salah satu perkembangan yang dinanti dan membuat ibu senang adalah bayi bisa merespon dengan senyuman dan mengoceh. Ngomong-ngomong kapansih bayi bisa melakukan hal tersebut?

Senyuman dan ocehan bayi merupakan tanda bahwa kemampuan social bayi berkembang. Terkadang bayi dapat tersenyum pada minggu-minggu pertama setelah lahir. Namun senyuman ini bukanlah respons terhadap oerang di sekitarnya, melainkan senyuman refleks.

Nah sekitar usia 6 minggu, bayi dapat senyum untuk merespons senyum orang yang dilihatnya. Hal ini dimaksud dengan senyum social.

Bayi berespons bukan hanya terhadap senyuman, namun juga terhadap pengalaman yang menyenangkan seperti pelukan, wajah atau suara orang lain. Senyum juga dapat meningkatkan ikatan antara bayi dan orang tua, karena merupakan salah satu bentuk komunikasi bayi dan orang tuanya.

Setelah bayi bisa tersenyum social, saat berusia 3-6 bulan bayi akan mulai mengoceh dengan menggunakan suku kata tunggal seperti bababa, mamama, dadada. Walaupun sudah mulai mengoceh pada usia ini, bayi belumlah dapat membentuk kata-kata yang sebenarnya dan ocehannya tidak memiliki arti.

Selain senang mengoceh, mulai usia 3 bulan bayi juga senang mendengarkan suara, jadi ajaklah bayi berbicara jika sedang bersama dan berikan respons yang antusias terhadap suara dan senyum bayi. Untuk membantu kemampuan komunikasi bayi, seringlah tersenyum pada bayi, peluklah dan ajak bermain, sering berbicara pada bayi ketika sedang bersama, misalnya menjelaskan apa yang sedang dilakukan, menyanyikan lagu dan membaca untuk bayi. Penelitian juga menunjukkan bahwa bayi yang mendapatkan perhatian dari orang tuanya akan berkembang lebih cepat dan lebih mudah bersosialisasi nantinya.

Kemampuan Sosial Bayi

Otak bayi Anda akan bertumbuh sekitar 5 cm selama 3 bulan awal masa perkembangannya. Walaupun sang bayi belum bisa membalas saat kita menyanyi, bicara atau membacakan cerita kepadanya, tapi dia sedang mempelajarinya.
Hal yang tidak kalah penting, tidur yang cukup adalah pondasi utama yang akan mendukung perkembangan bayi. Pada usia 6 minggu, kebutuhan tidur bayi yang meningkat, akan membuatnya tidur lebih lama di malam hari dibandingkan saat baru lahir. Membacakan cerita atau memijat bayi dengan lembut dapat menjadi aktivitas pengantar tidur yang membuat bayi rileks menjelang tidur.

Kondisi yang Harus Diwaspadai

Perkembangan tiap anak unik, sehingga tidak perlu terlalu khawatir jika anak Anda belum menunjukkan tanda-tanda di atas pada usia ini. Namun tidak ada salahnya memeriksakan si Kecil ke dokter ketika ada beberapa hal yang dikhawatirkan.
Sebaiknya periksakan diri ke dokter jika anak Anda:
• Tidak bereaksi ketika mendengar suara kencang.
• Penglihatannya tidak fokus pada benda yang bergerak.
• Tidak menyadari tangan sendiri.
• Tidak tersenyum ketika Anda atau orang lain mengajaknya tersenyum.
• Tidak memasukkan tangannya ke mulut.
• Tidak dapat menegakkan kepala saat dibaringkan tengkurap.

Related Posts :

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : September 8, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    Ingin hamil lagi

  • Oleh : Erna Manurung
  • 7 bulan, 2 minggu yang lalu

    Gini buk bidan, saya habis melahirkan sekitar bulan 12 kemarin, tapi anak saya meninggal begitu lahir, dan saya belum mendapat haid sampai saat ini, tapi saya sudah berhubungan sama suami saya sekitar 2 minggu yang lalu dan rutin karna memang kami tidak menunda untuk kehamilan selanjut nya tapi sekarang saya merasakan sakit perut dibagian bawah, saya bingung ini gejala tanda kehamilan atau mau PMS y buk bidan,? Soal ny sudah saya tespek hasil nya negatif tapi sakit perut nya sudah berlangsung beberapa hari ini dan tidak ada keluar darah yang ada keluar keputihan terus menerus dan bagaimana cara agar bisa cepat hamil lagi sebelum datang haid setelah melahirkan?

    Frekuensi BAB Pada Bayi

  • Oleh : juwita
  • 2 tahun, 2 bulan yang lalu

    Siang Bu Bidan, saya mau tanya, pada bayi usia 7 bulan berapa kali frekuensi BAB yang normal ?

    Mens berkepanjangan

  • Oleh : Wiwin Anand
  • 1 tahun, 5 bulan yang lalu

    Mf bu saya sudah menikah 4 thn tapi blum dpat keturunan.. saya klo mens berhentinya lama hampir sebulan kadang sebulan lebih.. mens kaya gini udah 7 tahunan

    Pingin punya anak

  • Oleh : Rudi Hermawan
  • 1 tahun, 9 bulan yang lalu

    Dok apakah ejakulasi dini mempengaruhi kehamilan

    siklus haid

  • Oleh : liya
  • 2 tahun, 2 bulan yang lalu

    bu bidan, yang ingin aku tanyakan adalah ketika pms sudah datang namun haid tidak kunjung tiba, apakah itu tidak apa2 ? semenjak menikah, siklus haid saya jadi kacau padahal sebelum menikah siklus haid saya 30 hari

    Tanya Bidan