×

Kenapa Ya Nafas Bayiku Bunyi Grok Grok ?

Bagikan Artikel :

Kenapa Ya Nafas Bayiku Bunyi Grok Grok ?
One month old baby girl swaddled in a beige wrap. Shot in the studio on a white blanket.

Ibu-ibu muda pasti pernah panik dong pas ngedenger baby nafas bunyi grok grok. Padahal pada kaebanyakan kasus, bunyi nafas grok grok sebenarnya bukanlah hal yang berbahaya. Ini dikatakan normal dan akan hilang sendiri di usia 6-12 bulan.

Perlu diketahui bahwa bunyi grok grok pada nafas bayi itu karena dinding saluran pernapasan menghasilkan lendir yang bermanfaat menangkap zat asing dari udara yang dihirup anak. Namun efeknya, akan menimbulkan gangguan napas pada anak, karena lendir terbawa ke tenggorokan, lalu ditelan. Kalau jumlahnya banyak, refleks batuk akan terangsang. Nah, pada bayi yang baru lahir, mekanisme ini belum sempurna sehingga tersisa lendir dalam saluran napasnya.

Tapi ada juga bunyi grok grok yang disebabkan karena kelainan saluran napas. Kondisi ini disebut laringomalasia. Ini merupakan kondisi bawaan di mana struktur laring bayi tidak terbentuk dengan baik dan kurangnya kelenturan otot si saluran udara bagian atas.

Untuk membantu melegakan saluran pernapasan si kecil

Related Posts :
    1. Humidifier
      Pelembab udara atau humidifier akan membantu menghidrasi udara, sehingga membantu meredakan napas bayi yang berbunyi grok-grok.
    2. Aspirator hidung
      Jika hidung si kecil mengeluarkan lendir, Bunda bisa membantu mengeluarkannya dengan bantuan aspirator hidung atau penyedot ingus. Saluran hidung dan napas bayi sedang berkembang ke paru-paru, jadi harus dilakukan secara perlahan-lahan ya, Bun.
    3. Berikan ASI
      Lakukan tindakan pencegahan, agar bayi tidak mengalami infeksi dengan menjaga udara tetap lembab. Pastikan Bunda memberikan ASI secara maksimal pada anak. Cairan yang cukup akan membantu melonggarkan lendir dan membersihkan saluran hidung.
    4. Menjemur bayi
      Sinar matahari pagi membawa banyak manfaat bagi bayi. Salah satunya mengatasi napas bayi yang berbunyi grok-grok. Jemur bayi selama 5 hingga 10 menit pada pukul 06.00 – 08.00 pagi.
    5. Terapi uap
      Bunda bisa menguap si kecil di rumah, dengan bantuan air panas yang ditetesi minyak telon atau minyak kayu putih. Seketika, ruangan akan lebih lembab dan segar untuk membantu pernapasan bayi.
    6. Posisi tidur lebih tinggi
      Untuk membuatnya nyaman saat tidur, usahakan untuk meletakkan posisi kepala bayi lebih tinggi saat tidur. Sehingga lendir tidak akan naik ke atas dan membuat hidungnya tersumbat.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : November 7, 2019

    Pertanyaan Pengunjung :

    Telat haid

  • Oleh : Lina Widyaningsih
  • 6 bulan yang lalu

    Assalamu’alaikum bunda, mau tanya kalo telat haid hampir 2bln tp di tespek hasilnya kok negatif ya bun..
    Sblm nya juga tdk teratur masa haid nya

    Insomnia Akut

  • Oleh : Alfiyah
  • 4 tahun, 1 bulan yang lalu

    Dok saya mau bertanya, akhir akhir ini saya sering kali merasakan susah tidur atau insomnia. Akibat insomnia, di kantorpun kerjaan menjadi menumpuk dan konsentrasi tidak seperti biasanya. Saya mau bertanya, bagai mana cara mengatasi insomnia akut ini?

  • Oleh : Alfiyah
  • Makan dan minum saat proses bersalin, bolehkah?

  • Oleh : Rani Anggraeni
  • 4 tahun, 4 bulan yang lalu

    Sore bu bidan.
    Saya saat ini tengah mengandung usia kehamilan tua, dan ini adalah kehamilan kedua saya. Saat persalinan saya yang pertama, saya kurang begitu banyak memiliki tenaga. Kata teman-teman saya, lebih baik pada persalinan kali ini saya ngemil jadi tenaga saya bisa bertambah. Yang mau saya tanyakan, jika saya makan atau ngemil dalam proses tahapan persalinan apakah berbahaya atau tidak? Terimakasih

  • Oleh : Rani Anggraeni
  • Makan dalam proses tahapan persalinan, bolehkah?

  • Oleh : Reny Anggra
  • 4 tahun, 4 bulan yang lalu

    Sore bu bidan.
    Saya saat ini tengah mengandung usia kehamilan tua, dan ini adalah kehamilan kedua saya. Saya mau tanya, jika saya makan atau ngemil dalam proses tahapan persalinan apakah berbahaya atau tidak? Terimakasih

  • Oleh : Reny Anggra
  • Menstruasi

  • Oleh : Evi Safitri
  • 1 tahun, 8 bulan yang lalu

    Dokter, sejak februari saya mengalami menstruasi yg tidak wajar, saya menstruasi berkepanjangan, jarak berhentinya keluar darah hanya sekitar 5-7 hari. Apakah itu normal?

    Tanya Bidan