×

Ketahui Bayi Baru Lahir Tidak Menangis dan Cara Penanganannya

Bagikan Artikel :

www.curhatbidan.com – Pada umumnya saat seorang bayi telah dilahirkan, maka bayi tersebut akan menangis. Karena hal ini merupakan reaksi pertama yang dapat dilakukan oleh seorang bayi. Dengan menangis menandakan bahwa organ paru-paru pada bayi sudah mulai berfungsi. Ketika masih dalam rahim, oksigen yang didapat oleh bayi yaitu dari melalui plasenta. Maka setelah dilahirkan, bayi sangat perlu menangis untuk membuka rongga pernafasan serta menghirup oksigen ke dalam paru-paru.

Bayi yang menangis saat dilahirkan juga merupakan suatu reaksi dari perubahan yang pernah dialami oleh bayi. Ketika masih berada dalam kandungan ibu, bayi akan merasakan perlindungan, kenyamanan, dan kehangatan didalam suasana rahim yang gelap. Sedangkan saat dilahirkan, maka bayi akan merasakan udara luar yang dingin serta merasakan adanya cahaya. Dari perubahan lingkungan dan juga adaptasi ini disikapi oleh bayi dengan cara menangis.

Namun tidak pada semua bayi akan menangis saat dilahirkan. Salah satu penyebab dari bayi tidak menangis atau terjadinya terlambat menangis saat dilahirkan karena kelahiran atau kondisi prematur. Kelahiran prematur yaitu proses persalinan yang dilakukan sebelum pada usia kehamilan 37 minggu atau 3 minggu lebih awal dari masa waktu normal perkiraan persalinan.

Oleh karena itu tangisan pertama pada bayi adalah hal yang sangat wajar dan wajib, karena jika hal tersebut tidak terjadi maka justru akan menjadi pertanda adanya suatu gawat bayi. Sehingga petugas kesehatan pun harus segara melakukan tindakan yang cepat dalam mengatasi masalah tersebut.

Penyebab

Penyebab dari bayi tidak menangis saat lahir sangat banyak. Bahkan pada bayi yang pada saat dalam pemeriksaan kondisinya baik, bisa saja pada saat lahir tidak langsung menangis, hal ini disebabkan oleh berbagai hal tertentu, diantaranya :

1. Sebelum Persalinan

Pada kondisi ibu sebelum melakukan persalinan memiliki potensi menyebabkan bayi baru lahir tidak menangis bahkan tidak bernafas. Kondisi ini diantaranya :

  • Ibu menderita penyakit Diabetes Mellitus – Ibu yang menderita DMG (Diabetes semasa kehamilan), maka sekitar 40% akan melahirkan bayi Makrosomia (bayi besar) yang merupakan salah satu resiko penyebab terjadinya trauma lahir, asfiksia pada bayi baru lahir, fraktur, dan sindrom gawat nafas.
  •  Ibu memiliki panggul sempit – Panggul sempit (Disproportio Selafo Pelvik) akan terjadi apabila ukuran pada tulang pelvic ibu tidak cukup dan bentuknya tidak tepat untuk melewati kepala janin. Kondisi ini maka kepala sanga janin belum masuk pada pintu atas panggul, maka pembukaan akan berlangsung lama, dan kemungkinan air ketuban akan pecah sebelum pada waktunya sehingga kepala tidak akan menekan pada serviks kecuali sang bayi sangat kuat. Pada kondisi ini dapat menyebabkan adanya suatu tekanan pada janin atau karena posisi yang tidak normal sehingga membuat sang janin sulit untuk bernafas.
  • Terjadi pendarahan sebelum melahirkan – Pendarahan yang terjadi sebelum melahirkan disebabkan oleh adanya kelainan plasenta, kelainan insersi tali pusar atau pembuluh darah pada selaput air ketuban.
  • Warna air ketuban hijau – Sangat bahaya jika bayi meminum air ketuban hijau yang kental atau bercampur mekonium yang mungkin bisa saja terjadi.
  • Infeksi pada ibu – Jika ibu mengalami anemia atau penyakit infeksi lainnya sehingga akan mengakibatkan sang janin saat dalam kandungan menderita Retardasi Pertumbuhan dalam Rahim.
  • Ibu menderita Preeklamsia – Hal ini ditandai dengan adanya peningkatan tekanan darah pembengkakan dan terjadinya proteinuria. Kondisi ini sangat beresiko sehingga menyebabkan sindrom gawat nafas, prematuritas, bahkan kematian pada sang janin.

2. Selama Persalinan

Bayi akan mengalami kesulitan untuk bernafas dan tidak akan menangis saat dilahirkan apabila bayi lahir sungsang dan jalan lahir pada sang ibu sempit. Penekanan tali pusar pada bagian tubuh bayi, bayi kembar, bentuk rahim yang tidak normal, serta tumor pada rahim juga dapat mengganggu pada pernafasan sang bayi. Asfiksia dapat terjadi apabila plasenta atau ari-ari terlepas dengan terlebih dulu dan bayi akan terlilit tali pusar. Dan kejadian seperti itu dikenal sebagai istilah kalung usus.

3. Setelah persalinan

Resiko dari asfiksia atau bayi yang saat lahir tidak bernafas dengan cara spontan, ternyata tidak berakhir dengan sendirinya setelah bayi terlahir. Sesudah melakukan persalinan maka asfiksia terjadi jika bayi memiliki tumor pada organ paru-paru, terjadi kelainan pada jantung, menderita sepsis, atau menderita penyakit paru berat.

Pada dasarnya penyebab dari bayi baru lahir tidak menangis karena adanya gangguan pada sistem pernafasan, dan terutama pada organ paru-paru. Sehingga mengakibatkan gangguan oksigen didalam tubuh bayi, dan akan berdampak pada perkembangan sang bayi.

Cara Penanganannya

Jika bayi baru lahir tidak menangis maka harus segera melakukan tindakan awal seperti :

1. Menjaga kehangatan tubuh bayi
Langkah awal yang harus dilakukan adalah dengan menjaga kehangatan pada sang bayi. Karena tindakan ini dapat dilakukan dengan cara mengeringkan serta menyelimuti tubuh bayi, karean suhu hangat sangat diperlukan oleh bayi supaya terus bertahan hidup.

Related Posts :

    2. Atur posisi kepala bayi serta bersihkan saluran pernafasan
    Supaya sistem pernafasan pada bayi dapat berjalan dengan normal dan lancar, maka posisi kepala bayi juga perlu diatur dengan baik (posisi kepala sejajar dengan tubuh). Selain itu juga bersihkan dari berbagai macam penyumbat yang terdapat pada saluran pernafasan (mulut dan hidung).

    3. Berikan rangsangan taktil
    Rangsangan taktil merupakan rangsangan yang dilakukan untuk merangsang pernafasan bayi dengan cara menepuk atau menyentil pada bagian telapak kaki dan punggung bayi.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : March 31, 2017

    Pertanyaan Pengunjung :

    Apakah saya hamil?

  • Oleh : uye (wanita)
  • 4 tahun, 11 bulan yang lalu

    selamat pagi bu bidan. Saya mau tanya, saya baru saja menikah bulan maret kemarin. Dan setelah menikah hingga sekarang saya hanya mengalami satu kali datang bulan yaitu pada tanggal 15 april lalu. kemudian saya mencoba tes menggunakan tespack. Namun hasilnya negatif. Saya dan suami masih penasaran. Hingga seminggu kemudian kamipun tes ulang menggunakan tespeck, namun hasilnya masih negatif. apa yang terjadi pada saya bu bidan? apa saya hamil? tetapi mengapa hasil di tespeck negetif? mohon jawabannya bu bidan..

    HAID

  • Oleh : Ayu Safitri
  • 2 bulan, 4 minggu yang lalu

    Dok saya mau nnya, saya kan nikah udh 5bulan, pas nikah saya gak haid selama 3bulan, trs haid tapi dikit2 selama 3hari . Trs gak haid lagi selama 2 bulan . Trs ini haid lagi pas Haid kluar darahnya bnyk bgt dok, sama kluar darah kaya Jeli2 warnanya Merah ati . Udh mau 2minggu blm tiris dok… Itu knp ya dok.. Trmksh

  • Oleh : Ayu Safitri
  • Kehamilan Setelah KB

  • Oleh : Nelly Tampubolon
  • 2 tahun, 8 bulan yang lalu

    Assalamualaikum bu bidan …

    Nama saya Disti Hanifa, saya sudah menikah sekitar 4 bulan ini dan kemarin saya mengaja menggunakan KB jenis suntik 1 bulan sekali untuk menunda kehamilan dan sudah 2 kali ini saya menggunakan KB suntik bu. Sekarang saya mau program hamil dan saya mau bertanya, untuk kembali mendapatkan kesuburan setelah KB berapa bulan bu ? Terus makanan apa aja yang harus saja hindari supaya program hamil saya lancar.

    Terima kasih.

    Tentang Masa Subur dan Kehamilan

  • Oleh : Latifa Arisanny
  • 6 bulan yang lalu

    Assalamualaikum dokter, saya Nanda. Saya nikah baru 1thn, dan memang selama ini saya dan suami menunda punya anak ( mau pacaran dulu )

    Mau nanya dokter, saya kan telat menstruasi nih baru bulan ini. Seharusnya saya mens di tanggal 8 tapi belum haid juga, dan perkiraan di Aplikasi Flo tanggalan haid saya itu masuk di tgl 12 utk Haid nya.

    Dan saya pagi ini berhubungan intim, lalu suami menumpahkan sperma di dalam hanya sedikit, apa kah itu bisa kemungkinan hamil di tgl tua yg seperti ini subur/tidak subur ibu dokter?

    Dan untuk lebih jelas lagi kapan saya bisa testpeck ibu dokter?

  • Oleh : Latifa Arisanny
  • Kesehatn laki2

  • Oleh : M Sholej
  • 2 tahun, 4 bulan yang lalu

    Selamt malam,m’f saya mau tanya apakah penyebah ejakulasi dini pada laki2,dan apa obatnya,trima ksih??

    Tanya Bidan